Badan Intelijen Amerika Serikat (AS) memprediksi jika negara tersebut tidak akan menang jika cyberwar benar-benar terjadi saat ini. Hal ini dikarenakan jaringan internet yang dimiliki AS tergolong paling lemah.
"Jika kita ikut perang di dunia maya sekarang, dipastikan kita tidak akan menang karena kita memiliki jaringan yang paling lemah, dengan pengguna internet yang cukup banyak. Oleh karena itu AS memiliki peluang yang cukup besar untuk kalah," ujar mantan pimpinan badan intelijen AS Michael McConell, seperti dikutip melalui AFP.
Bahkan, lanjut McConnell, yang juga pensiunan angkatan laut AS dan pernah dipercaya sebagai direktur badan intelijen nasional pada masa kepemimpinan George Bush, mengatakan bahwa cyberwar dianggap lebih berbahaya ketimbang perang nuklir.
Keamanan nasional dan perekonomian AS sedang terancam. Sebuah serangan besar di dunia maya mampu melumpuhkan infrastruktur negara yang lemah ini, baik itu pembangkit energi, telekomunikasi maupun layanan finansial," ujar Senator dari Partai Demokrat Jay Rockefeller.
Dalam pidatonya, ditambahkan McConnell, AS membutuhkan strategi nasional untuk digunakan dalam perang cyber, sebuah strategi yang hampir sama dengan strategi nasional yang digunakan pada masa perang dingin, ketika Uni Soviet dan senjata nuklir mengancam negara AS.
McConnell juga mengatakan, pembentukan lembaga keamanan internet yang telah digagas oleh Presiden Barack Obama merupakan suatu hal yang bagus. Hanya saja melawan pasukan di era perang cyber ini tidaklah cukup hanya dengan sebuah lembaga koordinasi.
"Langkah yang baik adalah dengan meningkatkan komitmen dan aturan di dunia maya, salah satunya dengan membangun National Cybersecurity Center yang mirip dengan lembaga antiteroris, yang telah dibentuk pemerintah AS untuk menghindari kejadian 11 September lalu terulang kembali," ujarnya.
Share
Cyberwar Terjadi, AS Dipastikan Kalah
-
Dunia maya adalah alam ketiga setelah nyata alam gaib. Dalam dunia maya, kita bisa bebas berinteraksi dengan siapa pun tanpa batas teritoria...
-
Siapa yang mengira dibalik kecantikan dan otak encernya, Kristina Svechinskaya menjadi dalang pencurian uang senilai US$35 juta dari rekenin...
-
Adobe Reader merupakan software yang paling sering dieksploitasi dalam serangan terarah. Temuan tersebut diungkapkan oleh F-Secury, perusaha...
-
Perusahaan spesialis software keamanan, yang didirikan Natalia dan Eugene Kaspersky asal Rusia mengalami serangan. Baru-baru ini, salah satu...
-
Ulang tahun Malaysia 2010 kembali jadi ajang pelampiasan hacker Indonesia. Hingga siang ini ratusan situs Malaysia telah dibajak dan hacker ...
-
Saat ini teknologi internet memang tidak bisa dipisahkan dari kehidupan sehari-hari, termasuk dari kehidupan buah hati Anda. Internet bisa m...
