Tampilkan postingan dengan label Deface. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Deface. Tampilkan semua postingan

Database Email TNI AD Dihack

Saat ini tengah marak di dunia maya “bocoran” informasi seputar database email milik anggota TNI AD beserta password akun tersebut. Database itu didapat oleh kelompok hacker Anonymous asal Indonesia yang mengambilnya dari situs resmi Angkatan Darat.


Adalah pengguna Twitter dengan nick anonymouSabu yang pertamakali menyebutkan bahwa rekan-rekannya di #opIndonesia telah menayangkan hasil penerobosan mereka ke laman http://www.tniad.mil.id.

“Our brothers at #opIndonesia dropping another dump for the indonesians: pastebin.com/ax26qcm2 tniad.mil.id #antisec #anonymous,” tweet anonymouSabu, pada akunnya, di Twitter.

Dari pantauan POLICE LINE, 10 Agustus 2011, terdapat 109 alamat email dan password yang berhasil diambil oleh hacker dari situs tersebut.

Selain di Twitter, para hacker juga menggelar kampanye mereka di situs-situs media sosial lain seperti di YouTube, Facebook, dan lewat kanal IRC. Para hacker ini menentang rencana pemerintah yang berupaya untuk melakukan sensor terhadap konten Internet.

Sebelum ini, database email dan password milik anggota TNI AD tersebut sempat diposting di salah satu thread di forum Kaskus. Namun tak berapa lama thread tersebut langsung dihapus.
Saat dikonfirmasi terpisah, Kepala Dinas Penerangan TNI Angkatan Darat Brigadir Jenderal Wiryantoro belum mengetahui informasi adanya pembobolan situs resmi TNI Angkatan Darat yang beralamat di www.tni.mil.id itu. Wiryantoro akan berkoordinasi dengan divisi terkait.

"Kami belum bisa mengeluarkan pernyataan resmi. Tapi saya akan koordinasi dulu dengan Direktorat Informasi dan Komunikasi TNI Angkatan Darat," kata Wiryantoro saat dihubungi,Rabu 10 Agustus 2011.
Selengkapnya >>>

Waspadai Serangan Hacker di Website Anda


Hacking dalam sejarahnya mengalami peningkatan yang sangat pesat dari kapasitas dan intensitasnyadalam perkembangan tejnologi saat ini. Hacking pada umumnya sering disebut perusak dari teknologi systemthrough. Tapi tidak sampai disitu ada hacker juga dapat digunakan untuk menangkap kasus kriminal kelas kakap.

Dunia hacking pengembang web khususnya memiliki banyak progres sejak sistem dan jaringan Internet saat makin meningkat drastis.berikut adalah hacking sering dilakukan oleh seorang hacker untuk sebuah web.

1. Deface atau mengubah tampilan sebuah website baik yang diarahkan ke website lain atau mengubah visual biasanya background di ubah menjadi hitam dan sebagainya.situs yang diserang biasanya memiliki reputasi yang bagus ataupun yang memiliki dendam pribadi (seperti indonesia VS malaysia hahaha)

2. Injeksi SQL untuk dunia pemrograman web sebelum mulai membuat website harus memiliki mencoba untuk menggunakan SQL Injection dan jiwa dari sebuah situs web seperti SQL atau database harus menjadi prioritas karena database dapat diakses sampai kemudian akan berakibat fatal dari data hilang sampai diubah.

3. Hack FTP file transfer protocol digunakan untuk pengkodean meng upload atau website untuk kontak langsung serverwithout dengan CPanel. biasanya yang seringdigunakan dan password SmartFTP.This Filezilla tidak boleh jatuh ke tangan orang untuk menyenangkan karena sama halnya memberikan domain anda secara gratis . Situs Anda bisa dihancurkan dalam sekejap.(ibarat bom buzz hahah heboh ).

4. Login Login Injeksi Mirip dengan injeksi SQL jika Anda memiliki keamanan yang burukakan dengan mudah menembus hacker untuk masuk ke panel admin dan akhirnya bisa mengacaukan website.

5. Script injeksi atau hacking dengan coding langsung untuk menyerang kelemahan dariscriptcreated oleh programmer hacker biasanya menggunakan XSS.

6. Menggunakan perangkat lunak untuk menentukan struktur dari sebuah situs web.untuk lokasi mudah dari script utama dari sebuah situs web.
Selengkapnya >>>

Banyak Instansi Abaikan Serangan Hacker


Menteri Komunikasi dan Informatika, Tifatul Sembiring, mengatakan bahwa saat ini telah banyak serangan yang dilakukan aktivis peretas (hacktivist), terhadap situs resmi pemerintah. Kemenkominfo pun memperingatkan semua pihak untuk meningkatkan kesadaran akan bahaya keamanan nasional akibat serangan dalam dunia maya.

"Saya menyayangkan sikap-sikap yang terlalu mengabaikan bahaya-bahaya serangan yang terjadi di dunia maya. Ini sudah merupakan masalah serius di seluruh dunia," kata Tifatul, dalam keterangan pers yang diterima.

Tifatul kemudian mencontohkan sejumlah serangan terhadap situs resmi yang ada di dunia. Misalnya, serangan terhadap situs resmi pemerintah Esthonia, Iran, Swiss, Malaysia, dan lembaga-lembaga seperti Badan Intelijen Amerika Serikat (CIA), media Fox News, dan Google.

"Bahkan di dalam negeri, lembaga pemerintah situsnya pernah diserang. Seperti, Mabes Polri, Lemhanas, TNI, Pertamina, tidak luput pula situs Kemenkominfo," tutur Tifatul.

Tifatul kemudian menjelaskan, berdasarkan penelusuran Kemenkominfo, masih banyak lembaga dan kementerian negara yang belum membangun sistem keamanan komputer yang baik. Bahkan, cenderung mengabaikan aspek-aspek keamanan sistem informasi.

Padahal, menurut Tifatul, serangan para peretas dapat berskala luas tanpa batas. Lemahnya keamanan bisa mengakibatkan lumpuhnya sistem teknologi-informasi milik pemerintah dan lembaga negara. "Masa ada situs lembaga yang passwordnya adalah 123. Ditempel pula di atas meja," ujar Tifatul.
Selengkapnya >>>

Waspadai Serangan Hacker Anonymous ke Indonesia


Serangan cyber yang melanda Malaysia beberapa waktu lalu memaksa Indonesia untuk pasang kuda-kuda. Ancaman serupa dikhawatirkan terjadi di Tanah Air oleh grup hacker yang menamakan diri sebagai Anonymous.

Wakil Ketua Indonesia Security Incident Response Team On Internet Infrastructure (ID-SIRTII), M. Salahuddien pun mengaku bahwa pihaknya telah mengeluarkan imbauan kepada para penyelanggara jasa internet (ISP) agar waspada.

"Melihat apa yang terjadi di Malaysia jadi kita sudah ingatkan kepada para penyelenggara (ISP-red) agar waspada dengan meningkatkan keamanan," tukas pria yang biasa disapa Didin Pataka ini.

Menurutnya, beberapa waktu sebelum Anonymous menyerbu Malaysia, Negeri jiran itu sempat mendapat kiriman spam alias email sampah dalam jumlah besar.

"Jadi trennya itu setelah serbuan spam, normal sebentar, baru serangan dilancarkan," tukas Didin.

Program jahat (malware) yang digunakan Anonymous juga diyakini tidak dibuat oleh grup hacker tersebut. Namun cuma dimodifikasi dari sumber yang sudah ada.

Sebelumnya, puluhan website milik pemerintah Malaysia dihajar dalam gelombang serangan cyber oleh hacker. Setidaknya 51 website menjadi target dan gangguan terjadi pada 41 website yang disasar.

Kejadian yang menyasar situs berakhiran .gov.my itu diumumkan langsung oleh otoritas Malaysian Communications and Multimedia Commission (MCMC).

Diduga kuat pelaku serangan adalah grup hacker Anonymous. Terlebih sebelumnya ada peringatan dari kelompok hacker yang sudah cukup tenar ini untuk menyerang website pemerintah setempat.

Anonymous mengancam akan menyerang karena tidak setuju dengan kebijakan sensor internet Malaysia. Sebelumnya, kelompok ini juga menyabotase beberapa website di Turki terkait alasan serupa.
Selengkapnya >>>

Puluhan Situs Pemerintah Malaysia Dijebol Hacker

Berbagai website milik pemerintah Malaysia dihajar dalam gelombang serangan cyber oleh hacker. Setidaknya 51 website menjadi target dan gangguan terjadi pada 41 website yang disasar.



Kejadian itu diumumkan langsung oleh otoritas Malaysian Communications and Multimedia Commission (MCMC). Serangan ke website berakhiran .gov.my terjadi sekitar Rabu tengah malam waktu setempat.


"Malaysian Communications and Multimedia Commission dapat mengkonfirmasi bahwa memang benar ada upaya untuk melakukan hack di beberapa website," kata MCMC.

Menurut MCMC, pemulihan pada situs yang terkena serangan tidak membutuhkan waktu terlalu lama. Kebanyakan website diklaim telah pulih dari serangan tersebut.

Belum jelas siapa pelaku serangan ini, namun sebelumnya memang ada peringatan dari grup hacker Anonymous. Kelompok hacker yang sudah cukup tenar ini mengancam akan menyerang website pemerintah setempat.

Anonymous mengancam akan menyerang karena tidak setuju dengan kebijakan sensor internet Malaysia. Sebelumnya, kelompok ini juga menyabotase beberapa website di Turki terkait alasan serupa.
Selengkapnya >>>

'80% Situs Pemerintahan Mudah Dibajak'


Jebolnya satu persatu situs pemerintah menimbulkan sebuah pertanyaan. Seberapa amankah situs dengan domain .go.id tersebut? Ternyata 80% di antaranya diklaim mudah dibajak.

Beberapa situs milik Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri), Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas), dan pemerintah kota Palembang telah disusupi oleh hacker yang berhasil menemukan celah dalam situs tersebut.

Modus penyerangan yang dilakukan para peretas yang menyerang situs pemerintah itu pun bisa digolongkan modus lama dan sederhana, yakni menggunakan teknik SQL injection.

Dan konon masih banyak lagi situs dengan domain .go.id yang memiliki tingkat keamanan rendah sehingga bisa diserang dengan metode serupa.

"Sekitar 80% situs pemerintah itu nggak keurus, dari 33 provinsi 26 di antaranya malah sudah bisa dijebol," klaim salah satu hacker.

Untuk membuktikan perkataannya, hacker yang pernah tergabung dalam grup #antihackerlink itu juga memberikan salah satu contoh situs pemerintahan lainnya, seperti jambiprov.go.id.

Hanya dengan memasukkan beberapa script khusus, maka pengunjung bisa mendapatkan detail user yang tersimpan dalam server situs tersebut. Cukup mudah memang, padahal ini merupakan situs yang cukup penting.
Selengkapnya >>>

Menyikapi Situs yang Diobrak-abrik Hacker


Akhir-akhir ini marak terjadi penyerangan (penyusupan) ke situs pemerintah bahkan situs POLRI juga tidak luput dari serangan tersebut. Mengenai alasan mengapa situs-situs tersebut diserang menurut saya bukanlah suatu yang layak dibahas secara Telematika karena bila bicara mengenai alasan maka topik bahasannya bisa dari A sampai Z, begitupun kemungkinan pelakunya bisa si A sampai si Z.

Sebenarnya yang perlu dilakukan cukup fokus terhadap apa yang dihadapi dan mencari solusi sesuai tahapan yang benar. Kita tidak perlu sesali bila situs kena hack, justru itu menjadi feed-back bagi kita bahwa situs kita belum terlindungi dengan benar dan perlu ada pembenahan, perlu ada pembelajaran.

Lalu pertanyaan berikut adalah mengapa situs D,E & F yang kena incar bukan X,Y & Z?

Di luar dugaan kemungkinan adanya niatan dari pihak tertentu (non teknis) salah satu jawaban paling logis dalam dunia hacking adalah apabila suatu metoda berhasil membobol suatu situs maka cara yang termudah untuk kembali sukses membobol situs lain pasti dengan mencari situs yang menggunakan cara yang sama seperti yang berhasil dibobol sebelumnya tersebut, betul bukan?

Hal itu karena tantangan (baca: kebanggaan) membobol situs pemerintah bukanlah kepada "seberapa sulit" bisa melakukan penerobosan melainkan "seberapa banyak" yang berhasil dibobol.

Ironisnya kenyataan yang ada di lapangan justru sangat membuka peluang untuk itu karena walau proyek-proyek pengadaan situs menghabiskan biaya yang tidak sedikit tapi ternyata situs yang terpasang sering kali sangat rentan atau misal menggunakan framework dari sumber yang sama dan banyak di internet.

Dengan demikian pasti memiliki kerentanan yang sama dan lebih parahnya lagi sangat umum terjadi pada situs pemerintah bahwa kurangnya kesadaran untuk memelihara situs (melakukan patching, upgrade), ini yang lazim terjadi walau tentu tidak mengeneralisir bahwa semua pengelola situs pemerintah seperti ini.



Hal lain tapi tidak dipungkiri bahwa maraknya pembobolan ini sangat mungkin dimanfaatkan oleh oknum tertentu untuk menjadikan "musibah massal" ini sebagai alasan mendapat proyek perbaikan situs, jadi tetap mungkin saja (walau tidak bermaksud menuduh) suatu situs dibobol oleh orang dalam sendiri.

Adapun pembuktian pencarian pelaku pembobol apakah itu dilakukan orang dalam atau luar sepenuhnya menjadi tugas kepolisian yang tentu mungkin bisa terlacak dengan rekam jejak, log, analisa alur akses, pemeriksaan setting firewall (bila ada) dan sebagainya. Namun itu semua secara Telematika tidak terlalu berarti karena pada akhirnya hanya upaya pencari pelakunya. Ketemu atau tidak ketemu pelakunya toh situsnya sudah "terkapar" dan perlu dipulihkan.


Yang perlu dilakukan pengelola situs adalah selain membantu pihak kepolisian dengan memberikan berbagai informasi yang dibutuhkan (guna pelacakan pembobol) pengelola situs harus segera melakukan perbaikan situs agar dapat kembali melayani masyarakat.

Tanpa bermaksud menganggap remeh situs yang dimiliki pemerintah tapi pada umumnya isinya (walau dinamik) sekedar informasi elektronik mengenai lembaga / institusi / departemen yang bersangkutan dan belum sampai ke data penting dan hal lain yang kelak mengganggu operasional dan merugikan Negara.

Sehingga untuk pemulihan situs dengan karakter seperti ini bukanlah hal yang sulit dilakukan (bagi yang paham dan berpengalaman), tidak butuh berhari-hari dan tidak akan mengeluarkan dana banyak. Salah satu contoh logis, sejauh apapun yang bisa dilakukan si hacker namun secara fisik aksesibilitas terhadap server tentu 100% ada pada kuasa pengelola dan begitu pula super user password (atau admin password).

Itu sudah cukup menjadi kunci sukses utama dalam pemulihan. Misal ternyata bahkan akses ke Super User itupun telah diambil alih si hacker maka pengelola dapat mengatasi dengan mengganti harddisk dengan yang lain dan 100% pengaruh si hacker sudah musnah dari server tersebut. Tidak rumit bukan?




Formulasi Langkah 5 R


Selanjutnya pihak pengelola cukup melakukan langkah yang saya formulasikan dengan istilahkan 5R --agar mudah diingat-- yaitu Recovery, Rebuild, Restore, Resolve dan Retain sebagai berikut:


Recovery

Upaya pengambilan data bergerak yang mungkin ada dari sejak terakhir backup dilakukan termasuk diantaranya semua file yang bersifat log atau hal yang bisa membantu yang berwajib untuk melakukan pelacakan pelaku. Anggap pekerjaan ini membutuhkan 2 jam.


Rebuild

Ini adalah upaya pembangunan kembali struktur sistem bisa sekedar pada tingkat aplikasi web yang mungkin hanya beberapa menit saja. Misal keadaan yang terjadi sangat parah sehingga tahap ini harus dari tahap instalasi sistem operasi maka baik pada Linux atau Windows server tahap instalasi dan setting bisa dilakukan (secara tidak terburu-buru) diprakirakan menghabiskan waktu sekitar 2 jam.

Kemudian dilanjutkan dengan instalasi piranti lunak atau tools yang biasa digunakan, waktunya tergantung dari jumlah piranti yang diperlukan untuk direinstalasi. Dalam melakukan ini skala prioritas sangat berguna yakni utamakan yang penting dan sangat diperlukan segera ada dan selebihnya bisa dilakukan setelah tahapan 5R ini selesai.


Restore

Ini adalah pengembalian database dari file backup. Tentu keberhasilan ini tergantung dari kerajinan pengelola melakukan backup baik full-backup (Differential) maupun update-backup (Incremental). Apabila ternyata pengelola tidak memiliki backup maka saya pribadi lebih menganjurkan agar pengelola tersebut diberi sanksi yaitu diganti oleh pihak lain.

Mungkin hal itu terlihat sangat ekstrim tapi patut diketahui bahwa kelalaian melakukan backup adalah suatu hal yang tidak boleh ditolerir dengan alasan apapun dan menjadi tugas utama pengelola situs.

Dengan analogi sopir maka dia tidak boleh memarkir kendaraan pada lokasi yang retan kecelakaan atau kehilangan bukan? Dapat dikatakan anggaplah pengelola situs (server admin / db admin / web admin / webmaster dan segala posisi yang terkait dengan pekerjaan tersebut) utamanya digaji hanya untuk backup data dan selebihnya itu sekedar tugas tambahan J. Yang ingin ditekankan adalah apalah arti kerja berbulan-bulan apabila tidak dapat menyimpan pekerjaannya tersebut secara baik.

Tentu disini penting juga langkah rutin latihan restore, sebagai bagian dari DRP (Disaster Recovery Plan) bahwa data yang dibackup harus dipastikan dapat dipulihkan (restorable). Durasi pekerjaan ini tergantung dari besarnya backup yang dimiliki dan jenis restore yang dilakukan.


Resolve

Menuntaskan tahapan pemulihan dengan melakukan pengujian dan pemastian bahwa segalanya telah kembali normal (atau lebih baik dari kondisi sebelumnya) atau setidaknya pemulihan telah sampai pada tingkat yang dapat dipertanggungjawabkan atau diterima oleh pimpinan, lalu dipastikan sistem pelindung telah terpasang dan diaktifkan, patch yang diperlukan telah dipasang. Bila semua dinyatakan "SIAP" maka layanan ini bisa segera dibuka kembali.

Pada tahap ini sangat diperlukan adanya pencatatan mengenai apa yang dipasang, ditingkatkan, perbedaan dengan setting terdahulu. Sehingga apabila terjadi penyerangan berikut maka pengelola tidak perlu melakukan fall-back (atau kembali ke sistem sebelum tahap 5R) melainkan cukup mengulang tahapan 5R dengan benar, mungkin saja ada langkah yang terlupa atau ada langkah mendetil yang terlewati.


Retain

Secara parallel (karena situs telah dibuka kembali) dilakukan pengujian terhadap situs untuk dipastikan bahwa setidaknya situs tidak akan rubuh dengan modus operandi yang sama dan juga diuji dengan cara lainnya.



Tahap 5R ini bukan jaminan bahwa sistem akan lebih kuat karena dalam dunia ICT tidak ada istilah lebih kuat. Yang perlu diutamakan bukan sekedar keamanan (Secure) tetapi juga kecepatan (Speed), stabil (Stable) dan lancar (Smooth) keempat ini bisa diingat dengan istilah 4S (lagi-lagi ini bukan istilah baku namun agar mudah mengingatnya) dan perlu disadari dibalik sistem ICT tersebut adalah manusia yang mungkin lalai melakukan semua tahapan tersebut secara mendetil dan benar walau sudah diterapkan SOP (Standard Operating Procedure).

Sehingga control berupa check-recheck akan sangat membantu. Tahapan 5R ini setidaknya dapat memberikan panduan kepada pengelola situs untuk tidak panik lalu malah melakukan banyak langkah yang tidak perlu dan justru lupa pada skala prioritas manfaat dan kepentingan situs tersebut.

Semoga informasi ini bermanfaat untuk kita semua dan membuat liat lebih sering belajar dalam melakukan trouble shooting yang baik, dan pesan ini untuk kita semua termasuk untuk diri saya sendiri.

*Penulis: Abimanyu Wachdjoewidajat merupakan akademisi dari UIN Syarif Hidayatullah serta praktisi telematika. Ia bisa dihubungi melalui blog http://awam.multiply.com.
Selengkapnya >>>

Situs Disusupi, Kominfo Diminta Berkaca


Hacker yang menyusup ke halaman situs Kementrian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) meninggalkan pesan khusus. Kementerian yang dipimpin Tifatul Sembiring itu diminta untuk berkaca dan segera membenahi situs tersebut.

Hacker yang berhasil menyusup situs yang beralamat di www.depkominfo.go.id itu sepertinya tidak memiliki niat jahat di balik aksinya. Buktinya, meski mendapatkan akes ke 'jantung' situs tersebut, pelaku hanya meninggalkan pesan kekecewaannya.

"Kenapa depkominfo.go.id yg menjadi target?

Silakan kunjungi link http://goo.gl/sEwEa dan baca baik2 sebelum kalian merasa kebakaran jenggot karena situs kalian di-hack dan mencoba menangkap pelakunya, ada baiknya kalian berkaca pada diri sendiri, benahi dahulu situsnya," tulis pelaku.

Situs yang beralamatkan di http://xxxxxx.depkominfo.go.id/xxx.txt, memang membocorkan banyak detail situs kominfo.

Masih berdasarkan keterangan di halaman tersebut, pelaku juga terlihat sudah mendapatkan usename berserta password para pengelola situs tersebut. Mulai dari administrator, reporter, dan beberapa user lainnya.

"Nice.. Sebuah IT team professionals yg katanya secara teknis mudah untuk menangkap seorang defacer melalui IP address ternyata menggunakan plaintext untuk passwordnya Hebat! Sungguh Hebat!," lanjut pelaku.
Selengkapnya >>>

Website Kemenbudpar Disusupi Hacker


Situs Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata (Kemenbudpar) yang beralamat di www.budpar.go.id disusupi hacker. Ketika disambangi, tampak ada keanehan dalam welcome page di website tersebut.

Link paling atas menampilkan tulisan 'This Website Has Been Hacked by m0rn!ngw00d'. Dan ketika diklik, tampaklah pesan bahwa situs ini telah digerayangi hacker.

Hacker penyerang mengaku berasal dari Malaysia. Ini mereka tulis dalam pesan tersebut yang menyatakan agar pengelola situs lebih memperhatikan soal sekuriti.

Terdapat pula gambar bendera Malaysia dalam halaman yang disusupi. Tidak jelas apakah si hacker benar-benar berasal dari negara tetangga itu atau tidak. Sampai saat ini, ulah sang hacker masih dapat disaksikan di website tersebut.
Selengkapnya >>>

Situs KBRI Pakistan Diserang 'Hacker Turki'


Di halaman depan Kedutaan Besar Republik Indonesia tampak tentara menyerbu sambil menodongkan senjata, pesawat tempur dengan bendera turki pun mengancam di kejauhan. Jika ini terjadi secara fisik, mungkin pemerintah Indonesia sudah panik.

Untungnya adegan itu hanya gambar yang ditempelkan, secara tidak sah tentunya, pada halaman depan situs Kedutaan Besar Republik Indonesia di Islamabad, Pakistan (kbri-islamabad.go.id).

Dari tampilan aksi yang dilakukan, bisa diduga pelaku berasal dari Turki. Kelompok-kelompok tertentu di Turki memang dikenal gemar melakukan vandalisme online seperti ini.

Biasanya aksi kelompok yang kerap digeneralisir sebagai 'hacker turki' ini dilakukan secara massal. Jadi, jangan dulu menduga-duga ada muatan politik atau ideologi terhadap Indonesia dari aksi ini.

Penelusuran di Zone-H, situs yang mencatat aksi web defacement di dunia, juga menunjukkan indikasi yang sama. Kelompok bernama 1923-Turk, yang menstempel halaman depan situs KBRI itu, sedang melakukan aksi massal pada berbagai server di dunia.
Selengkapnya >>>

Hacker Iran Bobol Situs Voice of America


Dedemit maya asal Iran dilaporkan telah berhasil menyusup dan melakukan aksi deface terhadap situs Voice of America (VoA). Pelaku dituding merupakan kaki tangan pemerintah Iran.

Iranian Cyber Army (ICA) -- demikian para pelaku menamakan diri mereka -- melakukan aksi usil tersebut. Aksi yang dilancarkan memang tak sampai merusak sistem situs VoA, namun cukup mengganggu lantaran mempermak tampilan corong informasi milik pemerintah AS tersebut.

Halaman muka situs yang beralamat di www.voanews.com tersebut ditempeli dengan gambar bendera Iran yang di sebelahnya ada senapan AK-47.

Kelompok tersebut juga meninggalkan pesan kepada Menteri Luar Negeri AS, Hillary Clinton. "Do you want to hear the voice of oppressed nations will from heart of USA? Islamic world doesn't believe USA trickery. We call on you to stop interfering in Islamic countries," tulis ICA.

"We have proven that we can," pungkasnya, dalam situs VoA yang dipermak tersebut.

VOA adalah siaran multimedia (radio, televisi dan internet) milik pemerintah AS yang menyiarkan beragam program dalam 53 bahasa sejak tahun 1942. Berpusat di Washington DC, VOA memiliki ratusan koresponden dan jaringan stringer yang tersebar di seluruh dunia.

Adapun ICA merupakan kelompok peretas yang namanya sudah cukup terdengar gaungnya di kalangan underground. Aksi mereka yang terkenal adalah ketika membobol dan men-deface Twitter pada Desember 2009.

Kemudian pada Januari 2010, kelompok tersebut menyasar mesin pencari China, Baidu. ICA me-redirect pengguna yang ingin mengakses Baidu ke halaman yang memajang banner Iranian Cyber Army.

Cukup banyak memang aksi usil kelompok tersebut. Bahkan pengamat keamanan cyber sampai mencurigai mereka sebagai bagian dari kaki tangan pemerintah Iran.
Selengkapnya >>>

Punya Dana Miliaran, PSSI Tak Urus Situsnya


Jebolnya situs PSSI tentu saja terbilang memprihatinkan. Terlebih, jika mengetahui bahwa induk sepakbola nasional tersebut mendapat kucuran dana hingga miliaran rupiah tiap tahunnya.

"Admin situs PSSI masih bodoh juga ya, sudah dikasih tahu bug-nya (celah) tapi masih saja tidak di-patch (ditambal). Capek deh nih admin," gemas pelaku yang mengaku telah membobol situs PSSI.

Ya, setiap tahun berganti, PSSI dinilai bak mendapat durian runtuh. Di saat itulah, organisasi olahraga yang dituntut untuk segera melakukan revolusi tersebut mendapat pasokan dana segar dari berbagai sumber.

Menurut Apung Widadi peneliti ICW yang tergabung dalam Save Our Soccer, untuk tahun 2011 saja, PSSI diperkirakan mendapat dana Rp 90 miliar dari APBN, dari FIFA USD 300 ribu (pembagian keuntungan penyelenggaraan Piala Dunia 2010), lalu sponsorship Rp 45 miliar.

"Selama ini kan PSSI tidak pernah transparan dalam mempertanggungjawabkan anggaran," ujar Apung ketika diwawancara detikcom beberapa waktu lalu.

Memang, dana yang harus dikeluarkan PSSI untuk menjalankan roda kompetisi sepakbola Indonesia dan membiayai Timnas Garuda juga tak sedikit. Namun yang menjadi pertanyaan adalah, apakah dana miliaran yang mereka dapat tak ada sedikit pun yang dialokasikan untuk pembenahan situs webnya?

Padahal di era informasi sekarang ini keberadaan situs dari sebuah organisasi termasuk hal penting. Apalagi jika organisasi tersebut menjadi badan olahraga yang sangat digilai penduduk suatu negara, seperti Indonesia.

Di media inilah PSSI sejatinya dapat mendistribusikan informasi seputar sepakbola nasional hingga berpromosi. Namun jika tools ini saja tidak diurus, bagaimana bisa dioptimalkan?

Nah, kini ketika gelontoran gerakan yang menuntut Ketua Umum PSSI Nurdin Halid beserta kroni-kroninya mundur jelas situs PSSI bakal menjadi salah satu sasaran tembak para peretas untuk melampiaskan kekesalan.

Namun sayang, situs PSSI yang beralamat di www.pssi-football.com tersebut dianggap kurang menantang untuk dedemit maya Indonesia lantaran mudah sekali ditembus.

"Situs PSSI gampang dibobol, banyak sekali bug (celah). Kami bisa dengan mudah memasukan script ke dalam databasenya," klaim pelaku.
Selengkapnya >>>

Hacker VS Cracker


Hackers are like kids putting a 10 pence piece on a railway line to see if the train
can bend it, not realising that they risk de-railing the whole train
(Mike Jones: London interview).

Untuk mempelajari masalah keamanan, ada baiknya juga mempelajari
aspek dari pelaku yang terlibat dalam masalah keamanan ini, yaitu para
hackers and crackers. Buku ini tidak bermaksud untuk membahas secara
terperinci masalah non-teknis (misalnya sosial) dari hackers akan tetapi
sekedar memberikan ulasan singkat.

Istilah hackers sendiri masih belum baku karena bagi sebagian orang
hackers mempunyai konotasi positif, sedangkan bagi sebagian lain
memiliki konotasi negatif. Bagi kelompok yang pertama (old school), untuk
pelaku yang jahat biasanya disebut crackers. Batas antara hacker dan
cracker sangat tipis. Batasan ini ditentukan oleh etika. moral, dan integritas
dari pelaku sendiri. Untuk selanjutnya dalam buku ini kami akan
menggunakan kata hacker sebagai generalisir dari hacker dan cracker,
kecuali bila diindikasikan secara eksplisit.

Paul Taylor dalam disertasi PhDnya [47] mengungkapkan adanya tiga
kelompok, yaitu Computer Underground (CU), Computer Security Industry (CSI), dan kelompok akademis. Perbedaan antar kelompok ini kadangkadang
tidak tegas.

Untuk sistem yang berdomisili di Indonesia secara fisik (physical) maupun
lojik (logical) ancaman keamanan dapat datang dari berbagai pihak.
Berdasarkan sumbernya, acaman dapat dikategorikan yang berasal dari luar
negeri dan yang berasal dari dalam negeri. Acaman yang berasal dari luar
negeri contohnya adalah hackers Portugal yang mengobrak-abrik beberapa
web site milik pemerintah Indonesia.

Berdasarkan motif dari para perusak, ada yang berbasis politik, eknomi, dan
ada juga yang hanya ingin mencari ketenaran. Masalah politik nampaknya
sering menjadi alasan untuk menyerang sebuah sistem (baik di dalam
maupun di luar negeri). Beberapa contoh dari serangan yang menggunakan
alasan politik antara lain:

• Serangan dari hackers Portugal yang mengubah isi beberapa web site
milik pemerintah Indonesia dikarenakan hackers tersebut tidak setuju
dengan apa yang dilakukan oleh pemerintah Indonesia di Timor Timur.
Selain mengubah isi web site, mereka juga mencoba merusak sistem
yang ada dengan menghapus seluruh disk (jika bisa).

• Serangan dari hackers Cina dan Taiwan terhadap beberapa web site
Indonesia atas kerusuhan di Jakarta (Mei 1998) yang menyebabkan etnis
Cina di Indonesia mendapat perlakukan yang tidak adil. Hackers ini
mengubah beberapa web site Indonesia untuk menyatakan ketidaksukaan
mereka atas apa yang telah terjadi.

• Beberapa hackers di Amerika menyatakan akan merusak sistem milik
pemerintah Iraq ketika terjeadi ketegangan politik antara Amerika dan
Irak.
Selengkapnya >>>

'k1ll.th3.tv,' Identitas Penjebol Situs Polri?


Situs Polri yang dijebol meninggalkan sebuah jejak. 'k1ll@th3.tv', yang tertera pada akhir laman bisa jadi merupakan identitas peretas yang membobol dan mendeface situs resmi www.polri.go.id.

Ketika ditelusuri langsung ke alamat tersebut, Kamis (16/5/2011) memang hanya menemukan sebuah laman bergambar sebuah televisi dengan layar pecah di ujung kanan bawahnya.

Namun, ketika dicoba ditelusuri melalui Google, ditemukan kata k1ll.th3.tv yang mengarahkan ke sebuah situs jejaring sosial bernama Nahnumuslim.

Saat dikunjungi, k1ll.th3.tv sepertinya digunakan sebagai nama akun di situs tersebut. Di dalamnya hanya ditemukan 2 buah postingan yang isinya sama persis dengan menyertakan link yang mengarah ke situs Polri yang sudah di deface.

Isi tulisan dalam postingan itu adalah: "pembangkit semangat http://www.polri.go.id/backend/index.html http://ppid.polri.go.id/backend/index.html

http://www.polri.go.id/backend/index.html,"

Seperti dikutip dari keterangan waktunya, kedua tulisan tersebut diketahui diposting pada 16 Mei 2011, pada pukul 05:58 dan 16 May 2011, pada 06:01.

Pada tab info di laman profilnya ditemukan informasi bahwa k1ll.th3.tv telah bergabung dengan Nahnumuslim sejak 30 April 2011. Sedangkan ketika menuju tab Group, ada 4 akun yang diikuti, diantaranya Cyberjihad dan Barisan Mujahidah.

Pantauan www.police-line.tk pukul 17.00 WIB, Senin (16/5/2011) situs Mabes Polri di www.polri.go.id tidak bisa diakses seperti biasanya. Namun, ketika memasukan alamat http://www.polri.go.id/backend/index.html pada address bar di browser, pengunjung akan menemukan sejumlah tulisan dan sebuah video yang terselip berjudul Doa Hamba Allah yang Prihatin dengan Kondisi Umat Islam.

Video itu berisi doa yang dibacakan Syaikh Muhammad Al Mohaisany yang merupakan Imam Masjid Masjidil Haram di Makah, Arab Saudi dan menampilkan gambar para mujahidin, termasuk pimpinan Al Qaeda, Osama bin Laden yang baru saja tewas tertembak.
Selengkapnya >>>

Hacker Pembobol Situs Polri Belum Tentu Teroris

Peretasan atau pembobolan situs resmi Polri belum tentu dilakukan oleh teroris atau pihak yang menyimpan dendam terhadap polisi. "Belum tentu serangan ini diarahkan kepada situs polri, bisa saja random," ujar pakar teknologi informatika Ruby Alamsyah.

Situs Kepolisian Republik Indonesia yang beralamat polri.go.id, diduga telah diretas (hacked). Peretas mengajak pejuang Islam untuk bangkit. Ketika situs Polri dibuka, situs akan otomatis mengarahkan ke sebuah alamat http://www.polri.go.id/backend/index.html.

Namun dalam pantauan www.police-line.tk situs Polri tersebut tidak bisa diakses sama sekali alias blank. Hanya saja, link itu masih bisa diakses dengan cara mengetik link tersebut langsung.

Di alamat tersebut, barulah terlihat bahwa situs lembaga penegak hukum tersebut telah diretas. Di situ hanya ada latar berwarna hitam dengan sebuah foto dua orang berbaju khas kearab-araban mengibarkan bendera. Ada juga tulisan sebuah kalimat "Tiada tuhan kecuali Allah - Muhammad hamba dan utusan Allah". Selain itu ada juga tulisan "Bangkitlah singa-singa Islam!" yang terletak di bawahnya.

Menurut Ruby, dalam kasus pembobolan situs resmi Polri tersebut, bisa saja dilakukan oleh siapapun. Isi dan seruan yang tampil dalam layar hasil yang diubah hacker tersebut tidak mencerminkan pihak penyerangan terhadap situs penegak hukum itu.

"Mungkin ini diarahkan ke kelompok tertentu, mungkin ini akan banyak yang mengira dilakukan oleh pihak yang dendam terhadap polisi. Tapi dalam cyber crime semua ada jejaknya. Konten saja belum bisa mencerminkan si pelaku penyerangan," tegas Ruby.

Untuk itu Ruby mengimbau agar menungu hasil penyelidikan dan pembuktian jejak hacker tersebut untuk menentukan siapa dan apa motif pelaku pembobolan situs Polri tersebut.
Selengkapnya >>>

Hacker Sengaja Rusak Situs Polri

Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Pol Anton Bachrul Alam mengatakan bahwa adanya perubahan pada situs www.polri.go.id baru diketahuinya dan ini merupakan ulah oknum yang sengaja ingin merusak.

Anton mengatakan tengah menyelidiki kasus tersebut. ia mengaku baru mengetahui pembajakan terhadap situs Polri. Anton meminta masyarakat bersabar dan proaktif memberikan informasi. "Yang jelas kalau itu berubah bukan dari kita. Ada pihak yang sengaja mengacaukan situs kita," ungkap Anton Bachrul Alam melalui pesan singkat kepada www.police-line.tk, Selasa (17/5/2011).

Anton mengatakan tengah menyelidiki kasus tersebut. ia mengaku baru mengetahui pembajakan terhadap situs Polri. Anton meminta masyarakat bersabar dan proaktif memberikan informasi.

Diketahui, situs Mabes Polri dijebol hacker. Halaman situs tersebut di-deface oleh hacker yang belum diketahui identitasnya. Laman tersebut adalah tulisan 'Tiada tuhan kecuali Allah - Muhammad hamba dan utusan Allah' dengan latar belakang warna hitam.

Di laman yang diretas itu juga disisipkan sebuah video berjudul Doa Hamba Allah yang Prihatin dengan Kondisi Umat Islam yang diambil dari situs Youtube. Video yang disisipkan itu berisi doa yang dibacakan Syaikh Muhammad Al Mohaisany yang merupakan Imam Masjid Masjidil Haram di Makah, Arab Saudi.

Ada juga gambar dua orang pria yang tampak memakai baju ala pejuang jihad sambil memegang bendera bertuliskan huruf arab.
Selengkapnya >>>

Pesan Jihad di Website Polri

Website Polri yang beralamat di http://www.polri.go.id di hack. Menurut pantauan MuslimDaily pada pukul 16.00 WIB tampilan website tersebut masih di penuhi latar belakang berwarna hitam dengan gambar dua orang mengibarkan bendera hitam.

Di bawah bendera hitam tersebut terdapat video dari youtube. Dan inilah pesan yang tertulis di website Polri yang beralamat di http://www.polri.go.id/backend/index.html

Sang hacker menamai dirinya k1ll@th3.tv

Tiada tuhan kecuali Allah - Muhammad hamba dan utusan Allah

Bangkitlah singa-singa Islam!

memperingati hari nakba
mengingat apa yang telah mereka perbuat kepada kaum Muslimin di negeri kaum Muslimin
mengingatkan untuk tidak lupa mendo'akan Mujahidin di manapun berada (Allahu A'lam)
harus tetap sadar akan upaya pembusukan Islam & Jihad yang dilakukan intelejen dan pejuang-pejuang anti Syari'ah Islam
kami tidak memiliki keterkaitan dengan kelompok manapun, menggunakan media ini untuk mendukung Mujahidin dan menyampaikan pesan

Bangkitlah singa-singa Islam!

Ya Allah Ya Tuhan Kami

Segala pujian dan kebesaran hanya milik Mu

Ya Allah Yang Maha Berkuasa Atas Segalanya

Yang Maha Besar Dan Maha Tinggi

Kami memohon dari Kebesaran dan Kekuatan Mu

Ya Allah berilah kemenangan kepada Mujahidin yang ikhlas di jalan Mu
Ya Allah semoga Engkau senantiasa di sisi mereka, bersama mereka

Ya Allah, Engkau berilah kemenangan kepada mereka
Berilah kekuatan kepada mereka
Ya Allah Tuhan kami

Satukan hati,pemikiran dan pandangan mereka
Ya Allah, fokuskan bidikkan senjata mereka
Gabungkan kekuatan dan hujah-hujah mereka
Ya Allah, tetapkan hati dan pendirian mereka

Ya Allah, kuasai musuh-musuh mereka
Ya Allah, pecah belahkan kesatuan musuh-musuh Islam
Ya Allah lunturkan semangat dan moral mereka

Ya Allah, lemahkan kekuatan mereka
Ya Allah, campakkan ketakutan yang amat sangat ke dalam hati mereka
Ya Allah, Tuhan kami
Nasib kami di Tangan Mu
Segala urusan kami serahkan kepada Mu

Ya Allah, Engkau Maha Mengetahui keadaan kami
Dan apa yang terjadi
Tiada satu pun terlepas dari pengetahuan Mu
Ya Allah, hanya kepada Mu kami mengadu kesengsaraan kami
Ya Allah hanya kepada Mu kami mengadu kesedihan kami, masalah kami
Hanya kepada Mu Ya Allah

Hanya kepada Mu Ya Allah, kami mengadu ketidakadilan
Dan kezaliman kaum yang menindas
Hanya kepada Mu Ya Allah,
Kami mengadu kekejaman orang-orang yang jahil

Hanya kepada Mu Ya Allah
Kami mengadu akan penindasan dan penipuan dari agen penjajah
Hanya kepada Mu Ya Allah
Kami mengadu ketidakadilan dan kekejaman orang-orang
Pendendam Nasrani

Ya Allah, zaman gelap penjajahan dan kezaliman telah berpanjangan
Ya Allah, zaman gelap penjajahan dan kezaliman telah berpanjangan
Ya Allah, zaman gelap penjajahan dan kezaliman telah berpanjangan
Ya Allah,
Kebencian dan dendam kesumat golongan yang tidak beriman kepada Mu
Sangat mendalam
Begitu juga dengan pembelot agama dan agen penjajah

Ya Allah, Ya Allah
Kirimkan bantuan pertolongan dari Mu
Kirimkan bantuan dari Mu untuk menegakkan kebenaran
Agar dapat kami bangkit dari penghinaan ini
Agar dapat kami bangkit dari fitnah ini
Agar dapat kami musnahkan musuh-musuh Islam
Ya Allah

Ya Allah, tumpaskanlah segala unsur ketidakadilan dan sumber penindasan
Ya Allah, tumpaskanlah segala unsur ketidakadilan dan sumber penindasan
Ya Allah, arahkan kekuatan Mu untuk memusnahkan kekuatan Amerika
Negara pusat kekufuran, pusat fasad
Ya Allah, arahkan kekuatan Mu untuk memusnahkan kekuatan Amerika
Negara pusat kekufuran, pusat fasad
Ya Allah, Engkau Maha Mengetahui keadaan mereka
Yang menyebarkan segala fasaad di atas muka bumi Mu

Ya Allah, mereka membunuh makhluk Mu dan para hamba Mu
Ya Allah, mereka menghina agama Mu
Ya Allah, Engkau Maha Berkuasa atas mereka
Arahkan kekuatan Mu, musnahkan mereka

Ya Allah ,arahkan kekuatan Mu, musnahkan mereka
Ya Allah, kirimkan ke atas mereka angin ribut kaum ‘Aad
Ya Allah, kirimkan ke atas mereka jeritan kaum Thamud
Kirimkan ke atas mereka badai kaum Noh

Ya Allah, kirimkan ke atas mereka
Balasan Mu yang datang dari langit dan yang keluar dari bumi
Ya Allah, jadikan perpecahan dalam negara mereka
Ya Allah, jadikan mereka berpecah belah
Lemahkan kekuatan para penjajah

Ya Allah, Ya Hayyu Ya Qayyum
Yang Maha hidup, Yang Maha Berdiri Sendiri
Ya Allah, jadikanlah mereka berada di dalam genggaman para Hamba Mu
Ya Allah, jadikanlah mereka berada di dalam genggaman para Hamba Mu

Ya Allah, jadika badai taufan yang berterusan untuk mereka
Ya Allah, jadika badai taufan yang berterusan untuk mereka
Ya Allah, bebaskan saudara Islam kami yang di tawan
Ya Allah, bebaskan saudara Islam kami dan kuatkan mereka
Ya Allah, teguhkan Iman mereka

Jadikan pelbagai cara untuk membantu mereka
Ya Allah, tangani orang yang menyeksa mereka
Ya Allah, tangani orang yang menyeksa mereka

Ya Allah, tangani orang yang menyeksa mereka
Hapuskan cengkaman mereka dengan Keagongan dan Kekuasaan Mu
Ya Allah, jadikan rencana musuh-musuh Islam sebagai

Penyebab kehancuran mereka dan berbalik kepada mereka
Ya Allah, Tuhan Seru Sekalian ‘Alam

Yang Maha Hidup, Yang Maha Berdiri Sendiri
Yang Memiliki Kebesaran dan Kemuliaan
Yang Maha Mendengar Doa, Yang Maha Dekat dan Yang Maha Mengabulkan doa
Kepada Mu kami memohon, kami yakin akan janji-janji Mu
Dan penerimaan Mu akan doa-doa kami
Dan kata-kata Mu adalah benar semata

Sesungguhnya Engkau telah berfirman:
“Berdoalah kepada Ku dan aku perkenankan doa kamu”
Ya Allah, perkenankan semua doa kami ini
Ya Allah,Yang Maha Hidup, Yang Maha Berdiri Sendiri

Yang Maha Perkasa
Yang Maha Menguasai segala yang berada di langit dan di bumi
Ya Allah, selamatkan Al-Aqsa dari kekejaman Yahudi
Ya Allah, selamatkan Al-Aqsa dari kekejaman Yahudi

Bebaskan Al-Aqsa dari cengkaman setiap Kafir yang dengki
Ya Allah, dapatlah kami melihat kebebasan Al-Aqsa
Dan musnahkan Yahudi pendengki
Wahai Tuhan Yang Memiliki Kemuliaan dan Kebesaran

Ya Allah, semua makhluk Mu adalah hina dan lemah di sisi Mu
Kerana Engkau Maha Mulia dan Maha Gagah
Ya Allah, Tuhan Pencipta kami
Yang menjadikan manusia dari satu jiwa
Ya Allah, Tuhan Yang Maha Tinggi Kedudukannya

Yang Maha Gagah Perkasa
Kami memohon ke hadrat agar Engkau berikan kemenangan
Kepada Islam dan Umat Islam sedunia
Ya Allah, Tuhan Yang Maha Hidup Yang Maha Berdiri Sendiri

Ya Allah, lindungi dan pelihara para ulamak yang bekerja keras
Ya Allah, lindungi dan pelihara para ulamak yang bekerja keras
Tetapkan pendirian dan iman mereka yang tetap ikhlas mengajak manusia ke jalan Mu
Tinggikan derajat mereka yang sentiasa mengajak manusia mengerjakan makruf
Dan mencegah melakukan mungkar

Dan cucuri rahmat Mu dan keberkatan ke atas Muslimin
yang menyertai dan mendukung usaha baik mereka
Ya Allah, Yang Maha Hidup dan Maha Berdiri Sendiri
Yang Memiliki Kebesaran dan Kemuliaan
Ya Allah, Engkau sediakan balasan terhadap kejahatan mereka
Hinakan kehormatan mereka, jejaki pusat mereka
Bagi mereka yang Engkau tidak mahu member hidayah Mu

Ya Allah, jadikan kesengsaraan sebagai nasib mereka
Ya Allah, jadikan kesengsaraan sebagai nasib mereka
Jadikan bala bencana pada hidup mereka
Tukarkan kesihatan mereka menjadi sakit
Gantikan kekuatan mereka menjadi kelemahan

Tukarkan kekayaan mereka menjadi kemiskinan
Kekuasaan mereka menjadi tak terdaya
Selengkapnya >>>

HAH! Situs Polri di-HACK???

Ketika situs Polri dibuka, situs akan otomatis mengarahkan ke sebuah alamat http://www.polri.go.id/backend/index.html. Namun dalam pantauan Police-Line, Senin (16/5/2011), situs Polri tersebut tidak bisa diakses sama sekali alias blank. Hanya saja, link itu masih bisa diakses dengan cara mengetik link tersebut langsung.


Di alamat tersebut, barulah terlihat bahwa situs lembaga penegak hukum tersebut telah diretas. Di situ hanya ada latar berwarna hitam dengan sebuah foto dua orang berbaju khas kearab-araban mengibarkan bendera. Ada juga tulisan sebuah kalimat "Tiada tuhan kecuali Allah - Muhammad hamba dan utusan Allah". Selain itu ada juga tulisan "Bangkitlah singa-singa Islam!" yang terletak di bawahnya.

Selanjutnya di bawah foto dan tulisan terdapat link video yang telah dipublikasi di situs Youtube dengan judul 'Doa Hamba Allah yang Prihatin dengan Kondisi Umat Islam'.

Doa tersebut diambil dari doa Syaikh Muhammad Al-Mohaisany, Imam Masjidil Haram, Mekkah. Di bawah link video tersebut terdapat arti doa tersebut dalam bahasa Indonesia.
Selengkapnya >>>

Hacker Jual Murah Situs Pemerintah AS

Ternyata, di kalangan para peretas (hacker), situs-situs pemerintahan AS dihargai begitu murah. Menurut laporan terbaru dari firma keamanan komputer Imperva, kontrol terhadap situs-situs pemerintahan AS diperjualbelikan mulai dari harga US$33-US$499 (Rp 300 ribu sampai Rp 4,5 juta).



Seperti dikutip dari situs ComputerWorld, pada sebuah forum 'bawah tanah' yang merupakan pasar gelap di kalangan hacker, Imperva menemukan adanya jual beli beberapa situs web pemerintah AS, termasuk situs milik kalangan militer.

Di antaranya adalah situs Pharmacoeconomic Center milik Departemen Pertahanan AS yang menganalisa penggunaan obat-obatan bagi militer, dan veteran AS. Lalu ada situs negara bagian Utah AS dan Michigan, situs pemerintahan Italia, maupun beberapa situs universitas di AS.

Tak hanya menjual situs pemerintah, para peretas juga mengobral beberapa informasi rahasia yang mereka curi dari berbagai situs hanya seharga US$20 (180 ribu) untuk 1000 informasi rahasia tadi.

Biasanya informasi ini diperlukan para spammer atau penipu online untuk melancarkan aksi-aksinya. Sejauh ini, Bar-Yosef mengatakan ada sekitar 16 situs pemerintahan dan 300 ribu data rahasia orang yang diperjualbelikan di forum itu.

Hacker Jual Murah Situs Pemerintah AS
Situs negara bagian, departemen pertahanan, dan militer AS dijual murah oleh para peretas.
SENIN, 24 JANUARI 2011, 12:24 WIB Indra Darmawan

Hacker menjual murah kontrol terhadap situs-situs pemerintahan AS (identityfraudnews.com)
BERITA TERKAIT
China, Surga Bagi Para Hacker
Intelijen AS Interogasi Hacker Wikileaks
Situs ITS Punya Celah
Hacker Pembobol 114.000 Data iPad Dicokok FBI
Hacker Penjebol Email Palin Dibui 20 Tahun

Ternyata, di kalangan para peretas (hacker), situs-situs pemerintahan AS dihargai begitu murah.
Menurut laporan terbaru dari firma keamanan komputer Imperva, kontrol terhadap situs-situs pemerintahan AS diperjualbelikan mulai dari harga US$33-US$499 (Rp 300 ribu sampai Rp 4,5 juta).
Seperti dikutip dari situs ComputerWorld, pada sebuah forum 'bawah tanah' yang merupakan pasar gelap di kalangan hacker, Imperva menemukan adanya jual beli beberapa situs web pemerintah AS, termasuk situs milik kalangan militer.
"Anda bisa membeli akses administrator situs-situs tersebut dengan mudah," ujar Noa Bar-Yosef, Senior Security Strategis Imperva. Padahal, semua itu adalah situs penting.
Di antaranya adalah situs Pharmacoeconomic Center milik Departemen Pertahanan AS yang menganalisa penggunaan obat-obatan bagi militer, dan veteran AS. Lalu ada situs negara bagian Utah AS dan Michigan, situs pemerintahan Italia, maupun beberapa situs universitas di AS.
Tak hanya menjual situs pemerintah, para peretas juga mengobral beberapa informasi rahasia yang mereka curi dari berbagai situs hanya seharga US$20 (180 ribu) untuk 1000 informasi rahasia tadi.
Biasanya informasi ini diperlukan para spammer atau penipu online untuk melancarkan aksi-aksinya. Sejauh ini, Bar-Yosef mengatakan ada sekitar 16 situs pemerintahan dan 300 ribu data rahasia orang yang diperjualbelikan di forum itu.

Bar-Yosef memperkirakan, hacker mampu mencuri data rahasia tersebut menggunakan serangan yang disebut SQL Injection. Biasanya laman web yang menyediakan boks pencarian atau form pengisian, bisa diserang, karena boks tersebut akan berhubungan langsung dengan database.

Menurutnya, tidak perlu keahlian teknis yang mendalam untuk melakukan hal itu. Bahkan hacker pemula yang biasa disebut dengan istilah 'script kiddies', bisa melakukan serangan jenis ini.

Namun, serangan SQL Injection bisa berakibat fatal. Misalnya pada kasus jebolnya sistem pembayaran milik perusahaan Heartland dan 7-Eleven oleh peretas bernama Albert Gonzalez.
Selengkapnya >>>

Situs ITS Punya Celah

Situs resmi ITS ternyata memiliki celah keamanan yang bisa dimanfaatkan oleh hacker jahat. Pada Senin malam, situs resmi ITS di bagian Diploma Teknik Sipil, dimasuki oleh seseorang yang menamakan dirinya sebagai Arianom dari kelompok Kill-9 Crew.
Arianom mencoba 'memperingatkan' pihak pengelola situs tentang adanya lubang di situs itu, dengan memposting pesan.

"web na vuln..hingga siapa aja bisa keluar masuk, tolong dibenahi ok! tolong jangan anggap ini sebagai hinaan, tapi cuman mengingatkan sekaligus sebagai masukan demi kebaikan web its.," ujar Arianom yang mengaku sebagai 'indonesian white hacker'.

Arianom tidak menjelaskan lebih lanjut pada sisi mana celah situs bisa dimanfaatkan. Namun, ia mengaku terpaksa memposting pesan di bagian agenda laman Diploma Teknik Sipil, karena sebelumnya tak menemukan cara yang efektif memberitahu kelemahan itu kepada pengelola situs.

"Mohon maaf sebelumnya, saya harus posting di page agenda. soal nya cari2 bang admin web sipil susah nya bukan main.." kata Arianom. Pada judul peringatan, Arianom juga memberi titel '/security test'.

Yang jelas, pesan peringatan yang dilayangkan oleh Arianom, memang terkesan lebih sopan ketimbang aksi-aksi deface selama ini.
Selengkapnya >>>