Anonymous, kelompok hacker yang mendukung situs peniup peluit Wikileaks, mem-posting pernyataan resmi ajakan untuk memboikot situs layanan transfer dan pembayaran online, PayPal. Pernyataan resmi itu dibuat sebagai protes kepada PayPal, yang dianggap tidak adil karena menolak aksi donasi kepada Wikileaks melalui PayPal.
Bersama kelompok hacker lain, Lulzsec, Anonymous mem-posting ajakan boikot PayPal ini di sebuah situs text-sharing, Pastebin. Selain menolak digunakan untuk donasi Wikileaks, PayPal juga dianggap membantu aparat keamanan dalam melacak para hacker, yang kemudian ditahan.
"Alasannya sederhana, kami, rakyat, merasa terganggu dengan ketidakadilan tersebut. Kami tidak akan hanya duduk dan membiarkan kami dihancurkan oleh korporasi mana atau pemerintah mana pun," tulis pesan di situs Pastebin itu, seperti dikutip dari CNN.
"Kami tidak takut terhadap kalian, dan kami tak perlu kalian takutkan. Kami bukan teroris, tapi kalian (yang teroris)," lanjut pesan itu.
Sejak awal bulan ini penyelidik federal Amerika Serikat, FBI, setidaknya telah menahan 14 orang atas tuduhan meretas (hacking) situs PayPal. Aksi serangan oleh para hacker memang marak dilakukan setelah PayPal menolak donasi yang dikumpulkan Wikileaks.
Dalam pesan tersebut, FBI juga dikritik karena menahan orang-orang, hanya karena melakukan "operasi cyber modern yang etis". Menurut pesan itu, tidak adil menahan orang yang melakukan peretasan atau hacking atas dasar protes. Karena, aksi hack itu tidak dilakukan untuk mengambil keuntungan.
Aksi boikot ini kemudian mengajak orang-orang untuk menutup akun PayPal mereka. Anonymous dan Lulzsec juga meminta orang-orang untuk menyebar ajakan boikot PayPal ini di jejaring sosial, seperti Twitter.
Namun, hingga saat ini belum terlihat dampak dari ajakan para hacktivist (aktivis hacker) tersebut. "Kami tidak melihat ada perubahan dalam operasional kami," ucap juru bicara PayPal dalam email kepada CNN, kemarin.
Selengkapnya >>>
Kelompok Hacker Ajak Pemboikotan PayPal
Waspadai Serangan Hacker Anonymous ke Indonesia
Serangan cyber yang melanda Malaysia beberapa waktu lalu memaksa Indonesia untuk pasang kuda-kuda. Ancaman serupa dikhawatirkan terjadi di Tanah Air oleh grup hacker yang menamakan diri sebagai Anonymous.
Wakil Ketua Indonesia Security Incident Response Team On Internet Infrastructure (ID-SIRTII), M. Salahuddien pun mengaku bahwa pihaknya telah mengeluarkan imbauan kepada para penyelanggara jasa internet (ISP) agar waspada.
"Melihat apa yang terjadi di Malaysia jadi kita sudah ingatkan kepada para penyelenggara (ISP-red) agar waspada dengan meningkatkan keamanan," tukas pria yang biasa disapa Didin Pataka ini.
Menurutnya, beberapa waktu sebelum Anonymous menyerbu Malaysia, Negeri jiran itu sempat mendapat kiriman spam alias email sampah dalam jumlah besar.
"Jadi trennya itu setelah serbuan spam, normal sebentar, baru serangan dilancarkan," tukas Didin.
Program jahat (malware) yang digunakan Anonymous juga diyakini tidak dibuat oleh grup hacker tersebut. Namun cuma dimodifikasi dari sumber yang sudah ada.
Sebelumnya, puluhan website milik pemerintah Malaysia dihajar dalam gelombang serangan cyber oleh hacker. Setidaknya 51 website menjadi target dan gangguan terjadi pada 41 website yang disasar.
Kejadian yang menyasar situs berakhiran .gov.my itu diumumkan langsung oleh otoritas Malaysian Communications and Multimedia Commission (MCMC).
Diduga kuat pelaku serangan adalah grup hacker Anonymous. Terlebih sebelumnya ada peringatan dari kelompok hacker yang sudah cukup tenar ini untuk menyerang website pemerintah setempat.
Anonymous mengancam akan menyerang karena tidak setuju dengan kebijakan sensor internet Malaysia. Sebelumnya, kelompok ini juga menyabotase beberapa website di Turki terkait alasan serupa. Selengkapnya >>>
Puluhan Situs Pemerintah Malaysia Dijebol Hacker
Berbagai website milik pemerintah Malaysia dihajar dalam gelombang serangan cyber oleh hacker. Setidaknya 51 website menjadi target dan gangguan terjadi pada 41 website yang disasar.
Kejadian itu diumumkan langsung oleh otoritas Malaysian Communications and Multimedia Commission (MCMC). Serangan ke website berakhiran .gov.my terjadi sekitar Rabu tengah malam waktu setempat.
"Malaysian Communications and Multimedia Commission dapat mengkonfirmasi bahwa memang benar ada upaya untuk melakukan hack di beberapa website," kata MCMC.
Menurut MCMC, pemulihan pada situs yang terkena serangan tidak membutuhkan waktu terlalu lama. Kebanyakan website diklaim telah pulih dari serangan tersebut.
Belum jelas siapa pelaku serangan ini, namun sebelumnya memang ada peringatan dari grup hacker Anonymous. Kelompok hacker yang sudah cukup tenar ini mengancam akan menyerang website pemerintah setempat.
Anonymous mengancam akan menyerang karena tidak setuju dengan kebijakan sensor internet Malaysia. Sebelumnya, kelompok ini juga menyabotase beberapa website di Turki terkait alasan serupa.
Berbagai Bocoran WikiLeaks yang Bikin Heboh

Seperti dikutip dari laman Telegraph, berikut adalah sejumlah dokumen rahasia yang pernah dibocorkan ke laman publik yang dirintis jurnalis asal Australia Julian Assange.
1. Serangan Helikopter Apache di Irak
Sebuah rekaman video memperlihatkan perilaku sadis tentara Amerika Serikat di Irak. Dari atas helikopter Apache milik angkatan perang negara adidaya itu, para tentara menembak mati 15 orang, termasuk dua wartawan Reuters.
Gambar yang terekam lewat kamera di senjata helikopter itu dirilis laman WikiLeaks. Dari rekaman itu terdengar suara tawa tentara sambil mengatakan, "Mati kau!" Lalu terdengar pula, "Rekam, simpan gambar, simpan gambar."
Militer AS telah menolak memberi sanksi kepada tentaranya. Mereka berdalih mereka yang tertembak adalah para pemberontak dan wartawan yang nekat memasuki kawasan yang akan digempur tentara. Tentara juga berdalih bahwa sulit membedakan apakah wartawan itu membawa kamera atau senjata.
Salah satu kerabat wartawan Reuters yang tertembak menimpali, "Pertanyaan saya adalah bagaimana bisa pilot-pilot Amerika yang sangat terampil dengan teknologi informasi tidak bisa membedakan antara kamera dan rudal."
2. Email Sarah Palin
Menjelang Pemilihan Presiden Amerika, 2008, email pasangan kandidat Partai Republik John McCain, Sarah Palin, di-hack oleh kelompok dunia maya yang gencar berperang dengan Gereja Scientology. Dua email, daftar kontak, dan berbagai foto keluarga yang diposting ke WikiLeaks.
Dari WikiLeaks juga terungkap bahwa Palin telah menggunakan akun pribadi untuk mengurus kerja pemerintahannya. Palin diduga melakukannya untuk menghindari undang-undang yang berhak merekam aktivitas akun publik milik pejabat.
Dalam kampanyenya, McCain menganggap itu sebagai sebuah serangan mengejutkan terhadap privasi gubernur dan pelanggaran hukum.
3. Kitab Suci Gereja Scientology
Pada tahun 2008, WikiLeaks menerbitkan kompilasi 'kitab suci' Gereja Scientology. Termasuk di dalamnya sejumlah ajaran dan kegiatan gereja kontroversial itu. Pengacara Gereja Scientology meminta Wikileaks menarik publikasi itu. Namun, pengelola situs itu menolaknya.
4. Email Unit Penelitian Iklim
WikiLeaks menampilkan lebih 1.000 email yang dikirim dalam kurun 10 tahun oleh para staf di University of East Anglia's Climate Research Unit (RCU). Email ini menunjukkan bagaimana sejumlah ilmuwan melakukan rekayasa untuk memperkuat argumen bahwa pemanasan global nyata terjadi akibat ulah manusia.
Terkuak di WikiLeaks, seorang ilmuwan menulis di emailnya, "Saya baru saja membuat trik untuk menyelesaikan Mike's Nature (salah satu jurnal ilmiah), untuk menyembunyikan penurunannya."
Bocornya email-email semacam itu jelas membuat berang banyak pihak, terutama mereka yang menjunjung tinggi karya ilmiah. Itu dianggap sebagai skandal ilmiah terburuk. Pimpinan RCU, Profesor Phil Jones, akhirnya memutuskan mundur dari jabatannya sebagai bentuk pertanggungjawaban.
5. Data Pager Serangan 11 September
November tahun lalu, WikiLeaks mempublikasikan lebih 500 ribu pesan pager yang terkirim di wilayah Amerika Serikat pada hari serangan 11 September. Mulai dari pesan yang dikirim pejabat pemerintah, hingga orang biasa. Wikileaks mengatakan, publikasi pesan-pesan itu untuk mendapatkan gambaran lengkap tentang apa yang terjadi pada hari itu.
6. Daftar Hitam Internet di Australia
Tahun lalu, ketika pemerintah Australia merancang aturan agar pengguna internet tidak bisa melihat situs yang dianggap tidak cocok menurut pemerintah setempat, WikiLeaks membocorkan daftar situsnya. Ternyata bukan situs porno. Beberapa yang termasuk daftar tersebut adalah video-video YouTube, materi Wikipedia, situs agama pinggiran, bahkan situs agen perjalanan.
7. Standar Operasi Penjara Guantanamo
Pada 3 Desember 2007 silam, WikiLeaks menampilkan pedoman “Standar Prosedur Operasi Camp Delta”, salah satu blok sel di Guantanamo. Pedoman ini mengisyaratkan adanya kekerasan dan diskriminasi yang terjadi di penjara tersebut. Panduan itu menyebutkan tahanan tidak bisa mendapat akses ke Palang Merah sampai lebih dari empat pekan.
8. Dokumen Cegah Data Bocor ke WikiLeaks
Tahun lalu, militer Inggris mengeluarkan panduan untuk mencegah bocornya dokumen-dokumen resmi mereka ke WikiLeaks. Dalam dokumen tersebut wartawan dianggap sebagai ancaman keamanan. Beberapa pihak yang dianggap bisa membocorkan informasi rahasia adalah intelijen asing, penjahat, kelompok teroris, dan staf yang tidak puas.
Sebuah dokumen milik Pentagon yang juga bocor juga menyebutkan WikiLeaks sebagai ancaman bagi keamanan nasional.
Selengkapnya >>>
Teroris Dunia Maya
Estimasi tentang jumlah situs kelompok teroris yang aktif berbeda-beda, karena memang sangat sulit untuk mengukur dan mengawasinya. Tetapi dalam konsensus tahun 1996 hanya tercatat 100 website yang bernuansa teroris dan sampai hari ini telah tercatat lebih dari 5.000 website yang berbau teroris atau yang dicurigai sebagai situs teroris).
Hal ini berdasarkan penelitian dan tercantum dalam Foreign Terrorist Organisations, US Department of State, bahwa organisasi ini sudah melakukan kegiatan secara online dan berbagai bentuk aktifitas online juga.
Setelah peristiwa 9/11, pemerintah dan publik di seluruh dunia terbelalak dengan aksi para teroris dan tentu saja internet merupakan salah satu cara paling ampuh dalam melakukan koordinasi. Banyak artikel telah ditemukan dan diperiksa oleh intelijen terkait aktivitas teroris.
Media internet terbukti digunakan untuk koordinasi dari komputer Al-Qaeda di Afghanistan dan internet digunakan untuk mengumpulkan informasi intelijen dan tentu saja mengirimkan informasi tersebut dalam bentuk enkripsi (diacak).
Definisi teroris yang digunakan/dikumpulkan oleh penulis bahwa teroris adalah ‘Taktik bermotif politik yang melibatkan ancaman atau penggunaan kekuatan atau kekerasan dimana mengejar publisitas dan merupakan hal yang paling penting untuk mencapaiannya’. Saat ini publisitas yang paling besar pengaruhnya adalah internet dan teroris tersebut menggunakan media internet ini untuk melakukan propaganda dan komunikasi/koordinasi.
Pertumbuhan penggunaan internet oleh kelompok teroris merupakan salah satu kunci bahwa internet merupakan kunci penting dalam melakukan komunikasi di antara mereka, kemudahan akses bagi pengguna di seluruh dunia, keberhasilan internet menembus koridor hukum seperti sensor informasi berbeda-beda di sebuah negara, sangat cepat mengalir, ‘always on’, biaya murah, anonimitas dalam berkomunikasi dan tentu saja lingkungan multimedia. Selengkapnya >>>
'k1ll.th3.tv,' Identitas Penjebol Situs Polri?

Situs Polri yang dijebol meninggalkan sebuah jejak. 'k1ll@th3.tv', yang tertera pada akhir laman bisa jadi merupakan identitas peretas yang membobol dan mendeface situs resmi www.polri.go.id.
Ketika ditelusuri langsung ke alamat tersebut, Kamis (16/5/2011) memang hanya menemukan sebuah laman bergambar sebuah televisi dengan layar pecah di ujung kanan bawahnya.
Namun, ketika dicoba ditelusuri melalui Google, ditemukan kata k1ll.th3.tv yang mengarahkan ke sebuah situs jejaring sosial bernama Nahnumuslim.
Saat dikunjungi, k1ll.th3.tv sepertinya digunakan sebagai nama akun di situs tersebut. Di dalamnya hanya ditemukan 2 buah postingan yang isinya sama persis dengan menyertakan link yang mengarah ke situs Polri yang sudah di deface.
Isi tulisan dalam postingan itu adalah: "pembangkit semangat http://www.polri.go.id/backend/index.html http://ppid.polri.go.id/backend/index.html
http://www.polri.go.id/backend/index.html,"
Seperti dikutip dari keterangan waktunya, kedua tulisan tersebut diketahui diposting pada 16 Mei 2011, pada pukul 05:58 dan 16 May 2011, pada 06:01.
Pada tab info di laman profilnya ditemukan informasi bahwa k1ll.th3.tv telah bergabung dengan Nahnumuslim sejak 30 April 2011. Sedangkan ketika menuju tab Group, ada 4 akun yang diikuti, diantaranya Cyberjihad dan Barisan Mujahidah.
Pantauan www.police-line.tk pukul 17.00 WIB, Senin (16/5/2011) situs Mabes Polri di www.polri.go.id tidak bisa diakses seperti biasanya. Namun, ketika memasukan alamat http://www.polri.go.id/backend/index.html pada address bar di browser, pengunjung akan menemukan sejumlah tulisan dan sebuah video yang terselip berjudul Doa Hamba Allah yang Prihatin dengan Kondisi Umat Islam.
Video itu berisi doa yang dibacakan Syaikh Muhammad Al Mohaisany yang merupakan Imam Masjid Masjidil Haram di Makah, Arab Saudi dan menampilkan gambar para mujahidin, termasuk pimpinan Al Qaeda, Osama bin Laden yang baru saja tewas tertembak.
Selengkapnya >>>
Situs Polri Gampang Dibobol
Pakar teknologi informatika Ruby Alamsyah mengakui Polri memiliki kelemahan dalam mengelola situs miliknya, sehingga mudah dibobol oleh hacker.
"Menurut saya, Polri sebagai sebuah institusi penegak hukum di Indonesia yang tugas utamanya melindungi masyarakat, kurang memiliki consern terhadap IT security. Faktor keamanan mungkin tidak menjadi konsentrasi utama mereka," ujar Ruby, Senin (16/5/2011).
Ruby juga mengaku bahwa sebetulnya selain situs Polri, kebanyakan situs badan pemerintah memiliki kelemahan dalam kemananan untuk menangkal hacker. Menurut Ruby, orang yang mengerti teknologi informasi banyak yang mengetahui bahwa situs-situs resmi itu memiliki kelemahan. Namun, sangat jarang orang yang berminat untuk membobol.
"Secara teknis, banyak situs pemerintah yang memang mudah dihack. Yang tahu juga banyak, tapi yang iseng sedikit. Soalnya lebih banyak yang tahu konsekuensinya (jika melakukan pembobolan)," tegas Ruby.
Sebelumnya diberitakan, Polri mengakui situs resminya telah dibobol atau diretas oleh pihak yang tidak bertanggung jawab. Polri akan mengusut pembobol situs resminya ini.
"Kita akan selidiki dan cari siapa pelakunya," kata Kepala Divisi Hubungan Masyarakat Polri Inspektur Jenderal Anton Bachrul Alam.
Anton mengakui, pihaknya baru mengetahui hari ini jika situs resminya diretas oleh pihak yang menurutnya ingin membenturkan Polri, dengan upaya pemberantasan terorisme.
Pembobol situs Polri itu mengajak pejuang Islam untuk bangkit. Ketika situs Polri dibuka, tampilan muka (www.polri.go.id) situs tersebut kosong, tapi tidak ada pesan error atau kejanggalan. Namun bila menuliskan http://www.polri.go.id/backend/index.html pada adress bar di browser, pengunjung dibawa pada sebuah halaman berlatar belakang hitam yang berisi tampilan foto dua orang berbaju khas kearab-araban mengibarkan bendera. Ada juga tulisan sebuah kalimat "Tiada tuhan kecuali Allah - Muhammad hamba dan utusan Allah". Selain itu ada juga tulisan "Bangkitlah singa-singa Islam!" yang terletak di bawahnya.
Selanjutnya di bawah foto dan tulisan terdapat link video yang telah dipublikasi di situs Youtube dengan judul 'Doa Hamba Allah yang Prihatin dengan Kondisi Umat Islam'. Doa tersebut diambil dari doa Syaikh Muhammad Al-Mohaisany, Imam Masjidil Haram, Mekkah. Di bawah link video tersebut terdapat arti doa tersebut dalam bahasa Indonesia.
Selengkapnya >>>
Hacker Sengaja Rusak Situs Polri
Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Pol Anton Bachrul Alam mengatakan bahwa adanya perubahan pada situs www.polri.go.id baru diketahuinya dan ini merupakan ulah oknum yang sengaja ingin merusak.
Anton mengatakan tengah menyelidiki kasus tersebut. ia mengaku baru mengetahui pembajakan terhadap situs Polri. Anton meminta masyarakat bersabar dan proaktif memberikan informasi. "Yang jelas kalau itu berubah bukan dari kita. Ada pihak yang sengaja mengacaukan situs kita," ungkap Anton Bachrul Alam melalui pesan singkat kepada www.police-line.tk, Selasa (17/5/2011).
Anton mengatakan tengah menyelidiki kasus tersebut. ia mengaku baru mengetahui pembajakan terhadap situs Polri. Anton meminta masyarakat bersabar dan proaktif memberikan informasi.
Diketahui, situs Mabes Polri dijebol hacker. Halaman situs tersebut di-deface oleh hacker yang belum diketahui identitasnya. Laman tersebut adalah tulisan 'Tiada tuhan kecuali Allah - Muhammad hamba dan utusan Allah' dengan latar belakang warna hitam.
Di laman yang diretas itu juga disisipkan sebuah video berjudul Doa Hamba Allah yang Prihatin dengan Kondisi Umat Islam yang diambil dari situs Youtube. Video yang disisipkan itu berisi doa yang dibacakan Syaikh Muhammad Al Mohaisany yang merupakan Imam Masjid Masjidil Haram di Makah, Arab Saudi.
Ada juga gambar dua orang pria yang tampak memakai baju ala pejuang jihad sambil memegang bendera bertuliskan huruf arab.
Selengkapnya >>>
Hacker Jual Murah Situs Pemerintah AS
Ternyata, di kalangan para peretas (hacker), situs-situs pemerintahan AS dihargai begitu murah. Menurut laporan terbaru dari firma keamanan komputer Imperva, kontrol terhadap situs-situs pemerintahan AS diperjualbelikan mulai dari harga US$33-US$499 (Rp 300 ribu sampai Rp 4,5 juta).
Seperti dikutip dari situs ComputerWorld, pada sebuah forum 'bawah tanah' yang merupakan pasar gelap di kalangan hacker, Imperva menemukan adanya jual beli beberapa situs web pemerintah AS, termasuk situs milik kalangan militer.
Di antaranya adalah situs Pharmacoeconomic Center milik Departemen Pertahanan AS yang menganalisa penggunaan obat-obatan bagi militer, dan veteran AS. Lalu ada situs negara bagian Utah AS dan Michigan, situs pemerintahan Italia, maupun beberapa situs universitas di AS.
Tak hanya menjual situs pemerintah, para peretas juga mengobral beberapa informasi rahasia yang mereka curi dari berbagai situs hanya seharga US$20 (180 ribu) untuk 1000 informasi rahasia tadi.
Biasanya informasi ini diperlukan para spammer atau penipu online untuk melancarkan aksi-aksinya. Sejauh ini, Bar-Yosef mengatakan ada sekitar 16 situs pemerintahan dan 300 ribu data rahasia orang yang diperjualbelikan di forum itu.
Hacker Jual Murah Situs Pemerintah AS
Situs negara bagian, departemen pertahanan, dan militer AS dijual murah oleh para peretas.
SENIN, 24 JANUARI 2011, 12:24 WIB Indra Darmawan
Hacker menjual murah kontrol terhadap situs-situs pemerintahan AS (identityfraudnews.com)
BERITA TERKAIT
China, Surga Bagi Para Hacker
Intelijen AS Interogasi Hacker Wikileaks
Situs ITS Punya Celah
Hacker Pembobol 114.000 Data iPad Dicokok FBI
Hacker Penjebol Email Palin Dibui 20 Tahun
Ternyata, di kalangan para peretas (hacker), situs-situs pemerintahan AS dihargai begitu murah.
Menurut laporan terbaru dari firma keamanan komputer Imperva, kontrol terhadap situs-situs pemerintahan AS diperjualbelikan mulai dari harga US$33-US$499 (Rp 300 ribu sampai Rp 4,5 juta).
Seperti dikutip dari situs ComputerWorld, pada sebuah forum 'bawah tanah' yang merupakan pasar gelap di kalangan hacker, Imperva menemukan adanya jual beli beberapa situs web pemerintah AS, termasuk situs milik kalangan militer.
"Anda bisa membeli akses administrator situs-situs tersebut dengan mudah," ujar Noa Bar-Yosef, Senior Security Strategis Imperva. Padahal, semua itu adalah situs penting.
Di antaranya adalah situs Pharmacoeconomic Center milik Departemen Pertahanan AS yang menganalisa penggunaan obat-obatan bagi militer, dan veteran AS. Lalu ada situs negara bagian Utah AS dan Michigan, situs pemerintahan Italia, maupun beberapa situs universitas di AS.
Tak hanya menjual situs pemerintah, para peretas juga mengobral beberapa informasi rahasia yang mereka curi dari berbagai situs hanya seharga US$20 (180 ribu) untuk 1000 informasi rahasia tadi.
Biasanya informasi ini diperlukan para spammer atau penipu online untuk melancarkan aksi-aksinya. Sejauh ini, Bar-Yosef mengatakan ada sekitar 16 situs pemerintahan dan 300 ribu data rahasia orang yang diperjualbelikan di forum itu.
Bar-Yosef memperkirakan, hacker mampu mencuri data rahasia tersebut menggunakan serangan yang disebut SQL Injection. Biasanya laman web yang menyediakan boks pencarian atau form pengisian, bisa diserang, karena boks tersebut akan berhubungan langsung dengan database.
Menurutnya, tidak perlu keahlian teknis yang mendalam untuk melakukan hal itu. Bahkan hacker pemula yang biasa disebut dengan istilah 'script kiddies', bisa melakukan serangan jenis ini.
Namun, serangan SQL Injection bisa berakibat fatal. Misalnya pada kasus jebolnya sistem pembayaran milik perusahaan Heartland dan 7-Eleven oleh peretas bernama Albert Gonzalez.
Selengkapnya >>>
Hacker Geohot Berdamai dengan Sony
Masih ingat penjebol konsol Sony PS3? Ya, dialah Goerge Hotz alias 'Geohot'. Perseteruan lawas antara Hotz dengan Sony, akhirnya berakhir damai. Seperti dilansir dari PC Magazine, Sony dan Geohot sepakat mengakhiri kasus mereka yang sempat naik ke meja hijau. Keduanya bahkan membuat pernyataan bersama ke media. Surat persetujuan ini diteken kedua belah pihak.
"Motivasi awal kami melakukan litigasi ini adalah untuk melindungi properti intelektual dan konsumen kami. Kami percaya perdamaian akan menjadi keputusan permanen demi mencapai tujuan ini," ujar Riley Russel, General Counsel Sony Computer Electronics America (SCEA), dalam pernyataan tertulisnya.
Sementara Hotz mengaku lega kasus hukumnya telah terselesaikan. "Saya tidak pernah bermaksud membuat masalah bagi pengguna atau membuat pembajakan menjadi semakin mudah," kata dia.
Sebelum ini, SCE mendaftarkan gugatannya kepada Hotz, bersama Hector Martin Cantero, Sven Peter, dan beberapa orang lainnya, yang dicurigai bagian dari kelompok hacker FailOverFlow. Sony gerah terhadap kelompok ini karena mereka mempublikasikan root key dari PS 3, sehingga orang-orang bisa memiliki root access terhadap konsol PS3 tanpa memerlukan media eksternal.
SCEA menggugat Hotz dengan pasal pelanggaran, dan penipuan komputer, Digital Millenium Copyright, hukum pelanggaran hak cipta berlaku di California, pelanggaran kontrak, dan beberapa pelanggaran lainnya.
Hingga kini, langkah Sony mempermasalahkan hacking PS3 ke pengadilan sendiri masih mengalami protes dan boykot dari kelompok hacker Anonymous.Anonymous, kelompok hacker yang pernah melakukan advokasi kepada pendiri WikiLeaks Julian Assange dan perjuangan oposisi Mesir lewat internet.
Selengkapnya >>>
White Hat Never Die
Di dunia cyber ada dua golongan yang menguasai berbagai lini. Dari dunia blogging sampai dunia hacking. Dua golongan itu adalah golongan white hat dan black hat. Sebelum masuk ke pembahasan saya mari kita bahas dulu definisi mereka.
Sebaiknya black hat dulu. Black hat (topi hitam) adalah golongan yang mengedepankan kecurangan bahkan kejahatan. Apa saja yang digolongkan jahat dalam dunia internet? Yang jelas ya pornografi. Software bajakan, termasuk Anda pakai IDM setelah 1 bulan tidak bayar atau pakai adobe potoshop pakai crack atau main game dengan serial number yang nyari bukan beli. Judi-judian, narkoba, dll.
Tadi itu yang di keseharian kita (tidak semua). Nah, yang bukan keseharian kita ada yang namanya bobol akun orang. Entah itu fb, gmail, paypal, dan macem-macem lainnya. Atau merusak website seseorang. Itu biasanya dilakukan oleh hacker.
Mungkin keterangan rancu saya diatas membuat Anda sedikit paham apa itu blackhat. Sekarang mari simak tentang apa itu white hat. White hat (topi putih) adalah golongan yang mengedepankan kemanusiaan. Contohnya, software nginstall lewat installer yang bayar 50 ribu sampai 100 ribu. Tentu saja legal karena multiple license.
Tidak pernah belajar hacking untuk menyalahi orang lain. Belajar hacking hanya untuk keamanan saja. Tidak pernah berjudi lewat internet. Pokoknya semua yang baik-baik saja yang dilakukan.
Kita masuk dunia blogging...
Dalam dunia blogging tentu saja ada yang blackhat ada pula yang white hat. Blackhat dalam dunia blogging banyak. Ada copy paste (baca: Original Content vs Copas Content), ada nyolong feed, ada auto blog, ada penipu. Termasuk dalam dunia SEO. Blackhat SEO ada banyak. Yaitu backlink yang tidak alami. Nyari backlink lewat auto backlink, pakai jasa, pakai software, dll. Traffic juga ada yang blackhat. Pakai traffic exchange, auto surf, dll.
Sepertinya semuanya ada dalam diri seorang blogger. Termasuk saya. Namun blackhat yang enak itu tidak pernah enak di akhir. Enak diawal cuma sebentar dan menderita diakhir. Kerugian copas content sudah saya bahas (silakan klik link diatas). Nyolong feed buat auto blog pernah saya ajarkan disini. Itu tidak baik. Jika ketahuan yang punya bisa dikenai sanksi copyright.
Autoblog tidak baik karena bisa blognya dianggap spam. Juga yang lewat translate nanti hasilnya tidak bisa kebaca manusia. Dan bagi penipu tentu tahulah ancamannya apa. Memang semuanya enak diawal tetapi menderita tiada tara diakhir.
SEO juga. Google memang bisa diakali robotnya. Tapi setiap tahun pasti ada perbaikan. Backlink bisa bikin SERP turun sekarang. Artikel copas semakin ketendang. Dan yang menang pastilah yang white hat.
Sebenarnya saya menulis ini karena pengalaman pribadi dibanned Google AdSense 4 kali. Yang keempat tidak hanya akun Google AdSense tapi akun Google keseluruhan termasuk blogspot dan email. Lalu saya disadarkan. Bahwa white hat lebih enak.
Anda tidak perlu pusing dibanned Google, dibenci blogger lain, dicap penipu. Memang yang white hat tidak semudah blackhat. Tapi semua yang telah Anda berikan pastinya akan memberikan timbal balik yang sama bahkan lebih!
Jangan berhenti ngeblog! Semangat posting! Tetaplah dijalan White Hat! Karena...
"White hat never die"
Selengkapnya >>>
1 Juta Halaman Website Diserang
Lebih dari satu juta halaman website dilaporkan telah menjadi korban serangan dedemit maya. Pelaku menyuntikkan kode-kode pemrograman dan mengarahkan pengunjung situs tersebut ke situs penjualan software palsu.
Pakar keamanan yang dikutip detikINET dari Reuters, Sabtu (2/4/2011), menyebut serangan ini sebagai 'mass injection', dan tercatat sebagai serangan terbesar yang pernah ada untuk versi ini.
Websense, pihak yang mendeteksi serangan massal tersebut di awal minggu lalu menyebut aksi ini sebagai 'LizaMoon'.
Senior Manager lembaga riset keamanan Websense, Patrik Runald, mengatakan pengguna akan melihat bahwa telah di-redirect ketika mereka coba mengakses situs yang telah terinfeksi tersebut.
Namun sejauh ini, mereka yang menjadi target serangan dilaporkan masih sebatas situs-situs kecil. Belum ditemukan situs populer milik perusahaan atau pemerintah yang jadi korban.
Tidak dijelaskan dengan jelas siapa pelaku atau dari mana asal serangan ini, yang pasti ujung-ujungnya motif pelaku diduga terkait uang.
"Serangan seperti ini akan bertahan dalam jangka waktu lama. Sekali mereka masuk, maka akan tetap bertahan dengan kita. Serangan LizaMoon ini tidak akan hilang dalam satu hari," pungkas Runald.
Selengkapnya >>>
Alasan Grup Hacker Dukung Pembobol PlayStation 3
Kelompok hacker bernama Anonymous rela pasang badan demi pembobol PlayStation 3, GeoHot. Bukan tanpa alasan, melainkan demi membela beberapa poin yang mereka anggap benar.
Nama kelompok peretas Anonymous mulai mencuat pasca penutupan situs Wikileaks. Sejak itu grup ini mulai menyerang beberapa situs yang dianggap tidak membela kepentingan masyarakat. Sebut saja penyerangan situs Amazon usai mendepak Wikileaks, dilanjutkan dengan penyerangan ke Mastercard dan Visa.
Kisruh antara Sony dengan GeoHot pun tampaknya menarik simpatik Anonymous. Grup hacker ini berjanji akan melakukan pembalasan terhadap Sony dengan menyerang ke beberapa situs milik raksasa elektronik tersebut.
"Kita tidak bisa, dan tidak akan membiarkan Sony untuk menyensor informasi. Jika kita membeli sesuatu, itu akan menjadi milik kita. Kita bebas memperlakukannya dengan cara apapun yang kita suka," tulis Anonymous Seperti yang dikutip detikINET dari pastebin, Senin (4/4/2011).
Selain itu Anonymous juga menuliskan beberapa poin di balik aksi dukungan mereka terhadap GeoHot, antara lain:
Jailbreak di iPhone adalah legal, dan pengadilan pun menolak ini diperkarakan.
Tuntutan terhadap modifikasi Xbox 360 juga ditolak pengadilan, padahal kasusnya sama dengan GeoHot.
GeoHot harusnya di pengadilan sipil, bukan di pengadilan pidana.
Hakim coba memidahkan persidangan dari New Jersey (tempat tinggal GeoHot) ke California, di mana posisi Sony akan lebih kuat.
Modifikasi yang dilakukan GeoHot hanya mengembalikan fitur kompatibilitas PS3 terhadap Linux yang sejak pertama ada.
GeoHot tidak pernah menggunakan layanan PlayStation Network karena ia tidak setuju dengan perjanjian di dalamnya.
Selengkapnya >>>
Koneksi Internet Mesir Hidup Lagi
Setelah empat lima hari 'log out' dari sambungan internet, Mesir kini telah online kembali. Seperti dikutip dari situs CNet, pemerintah Mesir telah memulihkan kembali sambungan internetnya. "Penyedia-penyedia layanan internet Mesir telah mengembalikan koneksi internet pada 11.29 waktu Kairo (16.29 wib)," ujar firma pemantau internet Renesys, dalam blog resmi mereka.
Kini, beberapa situs di Mesir, termasuk Kedubes AS di Kairo, Bank Sentral Mesir, maupun Bursa Saham Mesir, sudah dapat diakses.
Tak ayal lagi, kegiatan Twitter seputar tema 'Egypt kini juga meningkat. "Internet telah normal kembali di Mesir! AKHIRNYA!" kata Dalia Ziada, salah seorang aktivis kemanusaiaan yang berlokasi di Kairo.
Setelah lima hari putus hubungan dengan internet, kini Dalia kebanjiran email di kota inbox-nya. "Oh Tuhan, Saya mendapat lebih dari 500 e-mail!"
Pemulihan koneksi internet ini dilakukan setelah Presiden Hosni Mubarak menyatakan untuk tidak mencalonkan diri lagi pada pemilu mendatang. Mubarak sendiri tetap enggan untuk mundur saat ini.
Sebelumnya, Mesir memutuskan koneksi internet sejak Jumat pekan lalu. Hal itu ditempuh sebagai bagian dari upaya pemerintah menangkal gerakan oposisi yang menggunakan Facebook dan Twitter sebagai media komunikasi mereka.
Selengkapnya >>>
Hacker Buat Akses Internet Darurat di Mesir
Upaya pemerintah Mesir memblokir internet di negaranya untuk melumpuhkan jalur komunikasi kelompok oposisi, memunculkan upaya-upaya kelompok aktivis internasional untuk memulihkan koneksi internet di negara itu.
Kelompok aktivis internet Telecomix serta kelompok hacker Anonymous dikabarkan berupaya untuk membangun kembali infrastruktur internet darurat di Mesir dengan membangun akses point internet sendiri dan memanfaatkan saluran kabel telepon luar negeri.
Seperti dikutip dari Forbes, sejak Kamis malam waktu setempat, Mesir memang telah memblokir akses internet dari empat penyedia internet (ISO) terbesar mereka: Link Egypt, Vodafone/ Raya, Telecom Egypt, dan Etisalat Misr.
Bahkan, tak hanya koneksi internet, Mesir juga memblokir layanan SMS di negaranya. Hal itu dilakukan oleh pemerintah, karena selama ini kelompok oposisi memanfaatkan jejaring sosial untuk melakukan komunikasi dan koordinasi dalam melaksanakan aksi-aksi mereka.
Akibatnya, beberapa aktivis Mesir kini memanfaatkan radio amatir untuk saling berkomunikasi. "Internet tidak berfungsi, mobil polisi terbakar. Hari ini menandai hari besar bagi sejarah Mesir," ujar seorang warga Mesir yang menggunakan sandi Morse lewat radio amatir.
Namun, setidaknya hingga kini jaringan telepon kabel di Mesir tetap bisa berfungsi. Oleh karenanya, kelompok hacker Anonymous, bahkan sempat mengirimkan dokumen-dokumen bocoran WikiLeaks tentang kekejaman dan kebrutalan rezim Hosni Mubarak melalui faksimili, ke sekolah-sekolah di Mesir.
Mereka menghimpun database nomor faksimili milik perusahaan dan sekolah-sekolah di Mesir dengan cara mencarinya di mesin pencari Google. Selain itu, Telecomix juga memantau saluran radio amatir, untuk membangun komunikasi dengan kelompok oposisi lokal.
“Kami berdiri di belakang rakyat kecil yang tengah berjuang melawan pemerintahnya. Kami percaya, orang-orang perlu melihat kebenaran, karena kini mayoritas Internet Mesir mati sehingga publik tidak bisa mengakses informasi vital ini,” kata salah satu sumber dari kelompok Anonymous.
Sebelumnya, hacker Anonymous dikenal sebagai kelompok hacker yang membela situs pembocor rahasia WikiLeaks dan melakukan serangan terhadap pihak-pihak yang dianggap memusuhi WikiLeaks, seperti PaypPal, Visa, atau MasterCard.
Sebelum pemerintah Mesir memblokir akses internet, Anonymous juga sempat menargetkan serangan Distributed Denial of Service (DDoS) terhadap situs-situs pemerintahan Mesir, khususnya situs Kementrian Komunikasi dan Teknologi Informatika Mesir.
Selengkapnya >>>
Hacker Anonymous Dukung Oposisi Mesir
Ingat kelompok hacker yang gigih membela situs pembocor rahasia WikiLeaks? Kini para peretas yang menamakan diri mereka sebagai kelompok Anonymous, turut ambil bagian dalam memanasnya tensi politik di Mesir. Kali ini, Anonymous menyatakan akan mendukung perjuangan kelompok oposisi Mesir.
Melalui siaran pers yang disebarkan secara luas, mereka mengancam untuk membombardir situs-situs pemerintah Mesir karena dianggap menghalang-halangi kebebasan informasi di negara itu.
Seperti diketahui sebelumnya, Mesir memang memblokir Facebook, Twitter, bahkan akses layanan BlackBerry di negaranya untuk meredam perjuangan kaum oposisi.
"Anonymous ingin agar Anda menyediakan akses bebas bagi media tanpa sensor di seluruh penjuru negeri. Bila Anda mengabaikan permintaan ini, kami tak segan-segan untuk menyerang situs-situs pemerintah, dan kami juga akan membuat media internasional melihat kenyataan pahit yang Anda lakukan kepada masyarakat."
Seperti dikutip dari situs milik firma keamanan komputer Sophos, target utama Anonymous adalah situs milik Kementerian Komunikasi dan Informatika Mesir.
Seperti halnya serangan yang sempat dilancarkan terhadap PayPal, operasi yang dinamakan Operation Egypt kali ini juga mengandalkan pola penyerangan Distributed Denial of Service (DDoS), yakni dengan membanjiri situs target dengan banyak trafik, dalam waktu seketika.
Tentu saja, karena sejak dini hari waktu setempat akses Internet di Mesir diblokir, para hacker pun tak bisa melancarkan aksi mereka membombardir situs-situs pemerintah Mesir.
Sementara itu, pemerintah Inggris kemarin kembali menangkap lima orang yang dicurigai mendukung aksi kelompok Anonymous dalam melancarkan serangan mereka ke situs-situs seperti PayPal dan Amazon. Kelima orang yang diciduk polisi itu berusia antara 15-26 tahun.
Selengkapnya >>>
-
WikiLeaks membuat gempar lewat keberaniannya membocorkan puluhan ribu dokumen rahasia milik Amerika Serikat. Bukan belakangan ini saja, situ...
-
Seorang karyawan Google dikecam karena secara sengaja merilis kode program yang bisa mengeksploitasi celah keamanan yang dimiliki platform W...
-
Isu-isu keamanan pada tahun 2010 dunia maya tampaknya masih terjadi dengan berbagai metode yang lebih halus dan canggih. Pengembangan penget...
-
Komputer adalah salah satu media untuk menjelajahi dunia maya. Dalam komputer adalah beberapa informasi yang bisa kita pelajari, terutama me...
-
Hacker kembali membidik sejumlah situs yang menggunakan platform WordPress. Serangan kali ini mempengaruhi website yang disimpan di berbagai...
-
Dari jajak pendapat yang dilakukan kepada 563 perusahaan di Amerika, 73% mengaku sistemnya pernah di-hacked. Sedangkan 18% lainnya menyataka...
