Hacking dalam sejarahnya mengalami peningkatan yang sangat pesat dari kapasitas dan intensitasnyadalam perkembangan tejnologi saat ini. Hacking pada umumnya sering disebut perusak dari teknologi systemthrough. Tapi tidak sampai disitu ada hacker juga dapat digunakan untuk menangkap kasus kriminal kelas kakap.
Dunia hacking pengembang web khususnya memiliki banyak progres sejak sistem dan jaringan Internet saat makin meningkat drastis.berikut adalah hacking sering dilakukan oleh seorang hacker untuk sebuah web.
1. Deface atau mengubah tampilan sebuah website baik yang diarahkan ke website lain atau mengubah visual biasanya background di ubah menjadi hitam dan sebagainya.situs yang diserang biasanya memiliki reputasi yang bagus ataupun yang memiliki dendam pribadi (seperti indonesia VS malaysia hahaha)
2. Injeksi SQL untuk dunia pemrograman web sebelum mulai membuat website harus memiliki mencoba untuk menggunakan SQL Injection dan jiwa dari sebuah situs web seperti SQL atau database harus menjadi prioritas karena database dapat diakses sampai kemudian akan berakibat fatal dari data hilang sampai diubah.
3. Hack FTP file transfer protocol digunakan untuk pengkodean meng upload atau website untuk kontak langsung serverwithout dengan CPanel. biasanya yang seringdigunakan dan password SmartFTP.This Filezilla tidak boleh jatuh ke tangan orang untuk menyenangkan karena sama halnya memberikan domain anda secara gratis . Situs Anda bisa dihancurkan dalam sekejap.(ibarat bom buzz hahah heboh ).
4. Login Login Injeksi Mirip dengan injeksi SQL jika Anda memiliki keamanan yang burukakan dengan mudah menembus hacker untuk masuk ke panel admin dan akhirnya bisa mengacaukan website.
5. Script injeksi atau hacking dengan coding langsung untuk menyerang kelemahan dariscriptcreated oleh programmer hacker biasanya menggunakan XSS.
6. Menggunakan perangkat lunak untuk menentukan struktur dari sebuah situs web.untuk lokasi mudah dari script utama dari sebuah situs web.
Selengkapnya >>>
Waspadai Serangan Hacker di Website Anda
'80% Situs Pemerintahan Mudah Dibajak'
Beberapa situs milik Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri), Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas), dan pemerintah kota Palembang telah disusupi oleh hacker yang berhasil menemukan celah dalam situs tersebut.
Modus penyerangan yang dilakukan para peretas yang menyerang situs pemerintah itu pun bisa digolongkan modus lama dan sederhana, yakni menggunakan teknik SQL injection.
Dan konon masih banyak lagi situs dengan domain .go.id yang memiliki tingkat keamanan rendah sehingga bisa diserang dengan metode serupa.
"Sekitar 80% situs pemerintah itu nggak keurus, dari 33 provinsi 26 di antaranya malah sudah bisa dijebol," klaim salah satu hacker.
Untuk membuktikan perkataannya, hacker yang pernah tergabung dalam grup #antihackerlink itu juga memberikan salah satu contoh situs pemerintahan lainnya, seperti jambiprov.go.id.
Hanya dengan memasukkan beberapa script khusus, maka pengunjung bisa mendapatkan detail user yang tersimpan dalam server situs tersebut. Cukup mudah memang, padahal ini merupakan situs yang cukup penting. Selengkapnya >>>
Menyikapi Situs yang Diobrak-abrik Hacker
Sebenarnya yang perlu dilakukan cukup fokus terhadap apa yang dihadapi dan mencari solusi sesuai tahapan yang benar. Kita tidak perlu sesali bila situs kena hack, justru itu menjadi feed-back bagi kita bahwa situs kita belum terlindungi dengan benar dan perlu ada pembenahan, perlu ada pembelajaran.
Lalu pertanyaan berikut adalah mengapa situs D,E & F yang kena incar bukan X,Y & Z?
Di luar dugaan kemungkinan adanya niatan dari pihak tertentu (non teknis) salah satu jawaban paling logis dalam dunia hacking adalah apabila suatu metoda berhasil membobol suatu situs maka cara yang termudah untuk kembali sukses membobol situs lain pasti dengan mencari situs yang menggunakan cara yang sama seperti yang berhasil dibobol sebelumnya tersebut, betul bukan?
Hal itu karena tantangan (baca: kebanggaan) membobol situs pemerintah bukanlah kepada "seberapa sulit" bisa melakukan penerobosan melainkan "seberapa banyak" yang berhasil dibobol.
Ironisnya kenyataan yang ada di lapangan justru sangat membuka peluang untuk itu karena walau proyek-proyek pengadaan situs menghabiskan biaya yang tidak sedikit tapi ternyata situs yang terpasang sering kali sangat rentan atau misal menggunakan framework dari sumber yang sama dan banyak di internet.
Dengan demikian pasti memiliki kerentanan yang sama dan lebih parahnya lagi sangat umum terjadi pada situs pemerintah bahwa kurangnya kesadaran untuk memelihara situs (melakukan patching, upgrade), ini yang lazim terjadi walau tentu tidak mengeneralisir bahwa semua pengelola situs pemerintah seperti ini.
Hal lain tapi tidak dipungkiri bahwa maraknya pembobolan ini sangat mungkin dimanfaatkan oleh oknum tertentu untuk menjadikan "musibah massal" ini sebagai alasan mendapat proyek perbaikan situs, jadi tetap mungkin saja (walau tidak bermaksud menuduh) suatu situs dibobol oleh orang dalam sendiri.
Adapun pembuktian pencarian pelaku pembobol apakah itu dilakukan orang dalam atau luar sepenuhnya menjadi tugas kepolisian yang tentu mungkin bisa terlacak dengan rekam jejak, log, analisa alur akses, pemeriksaan setting firewall (bila ada) dan sebagainya. Namun itu semua secara Telematika tidak terlalu berarti karena pada akhirnya hanya upaya pencari pelakunya. Ketemu atau tidak ketemu pelakunya toh situsnya sudah "terkapar" dan perlu dipulihkan.
Yang perlu dilakukan pengelola situs adalah selain membantu pihak kepolisian dengan memberikan berbagai informasi yang dibutuhkan (guna pelacakan pembobol) pengelola situs harus segera melakukan perbaikan situs agar dapat kembali melayani masyarakat.
Tanpa bermaksud menganggap remeh situs yang dimiliki pemerintah tapi pada umumnya isinya (walau dinamik) sekedar informasi elektronik mengenai lembaga / institusi / departemen yang bersangkutan dan belum sampai ke data penting dan hal lain yang kelak mengganggu operasional dan merugikan Negara.
Sehingga untuk pemulihan situs dengan karakter seperti ini bukanlah hal yang sulit dilakukan (bagi yang paham dan berpengalaman), tidak butuh berhari-hari dan tidak akan mengeluarkan dana banyak. Salah satu contoh logis, sejauh apapun yang bisa dilakukan si hacker namun secara fisik aksesibilitas terhadap server tentu 100% ada pada kuasa pengelola dan begitu pula super user password (atau admin password).
Itu sudah cukup menjadi kunci sukses utama dalam pemulihan. Misal ternyata bahkan akses ke Super User itupun telah diambil alih si hacker maka pengelola dapat mengatasi dengan mengganti harddisk dengan yang lain dan 100% pengaruh si hacker sudah musnah dari server tersebut. Tidak rumit bukan?
Formulasi Langkah 5 R
Selanjutnya pihak pengelola cukup melakukan langkah yang saya formulasikan dengan istilahkan 5R --agar mudah diingat-- yaitu Recovery, Rebuild, Restore, Resolve dan Retain sebagai berikut:
Recovery
Upaya pengambilan data bergerak yang mungkin ada dari sejak terakhir backup dilakukan termasuk diantaranya semua file yang bersifat log atau hal yang bisa membantu yang berwajib untuk melakukan pelacakan pelaku. Anggap pekerjaan ini membutuhkan 2 jam.
Rebuild
Ini adalah upaya pembangunan kembali struktur sistem bisa sekedar pada tingkat aplikasi web yang mungkin hanya beberapa menit saja. Misal keadaan yang terjadi sangat parah sehingga tahap ini harus dari tahap instalasi sistem operasi maka baik pada Linux atau Windows server tahap instalasi dan setting bisa dilakukan (secara tidak terburu-buru) diprakirakan menghabiskan waktu sekitar 2 jam.
Kemudian dilanjutkan dengan instalasi piranti lunak atau tools yang biasa digunakan, waktunya tergantung dari jumlah piranti yang diperlukan untuk direinstalasi. Dalam melakukan ini skala prioritas sangat berguna yakni utamakan yang penting dan sangat diperlukan segera ada dan selebihnya bisa dilakukan setelah tahapan 5R ini selesai.
Restore
Ini adalah pengembalian database dari file backup. Tentu keberhasilan ini tergantung dari kerajinan pengelola melakukan backup baik full-backup (Differential) maupun update-backup (Incremental). Apabila ternyata pengelola tidak memiliki backup maka saya pribadi lebih menganjurkan agar pengelola tersebut diberi sanksi yaitu diganti oleh pihak lain.
Mungkin hal itu terlihat sangat ekstrim tapi patut diketahui bahwa kelalaian melakukan backup adalah suatu hal yang tidak boleh ditolerir dengan alasan apapun dan menjadi tugas utama pengelola situs.
Dengan analogi sopir maka dia tidak boleh memarkir kendaraan pada lokasi yang retan kecelakaan atau kehilangan bukan? Dapat dikatakan anggaplah pengelola situs (server admin / db admin / web admin / webmaster dan segala posisi yang terkait dengan pekerjaan tersebut) utamanya digaji hanya untuk backup data dan selebihnya itu sekedar tugas tambahan J. Yang ingin ditekankan adalah apalah arti kerja berbulan-bulan apabila tidak dapat menyimpan pekerjaannya tersebut secara baik.
Tentu disini penting juga langkah rutin latihan restore, sebagai bagian dari DRP (Disaster Recovery Plan) bahwa data yang dibackup harus dipastikan dapat dipulihkan (restorable). Durasi pekerjaan ini tergantung dari besarnya backup yang dimiliki dan jenis restore yang dilakukan.
Resolve
Menuntaskan tahapan pemulihan dengan melakukan pengujian dan pemastian bahwa segalanya telah kembali normal (atau lebih baik dari kondisi sebelumnya) atau setidaknya pemulihan telah sampai pada tingkat yang dapat dipertanggungjawabkan atau diterima oleh pimpinan, lalu dipastikan sistem pelindung telah terpasang dan diaktifkan, patch yang diperlukan telah dipasang. Bila semua dinyatakan "SIAP" maka layanan ini bisa segera dibuka kembali.
Pada tahap ini sangat diperlukan adanya pencatatan mengenai apa yang dipasang, ditingkatkan, perbedaan dengan setting terdahulu. Sehingga apabila terjadi penyerangan berikut maka pengelola tidak perlu melakukan fall-back (atau kembali ke sistem sebelum tahap 5R) melainkan cukup mengulang tahapan 5R dengan benar, mungkin saja ada langkah yang terlupa atau ada langkah mendetil yang terlewati.
Retain
Secara parallel (karena situs telah dibuka kembali) dilakukan pengujian terhadap situs untuk dipastikan bahwa setidaknya situs tidak akan rubuh dengan modus operandi yang sama dan juga diuji dengan cara lainnya.
Tahap 5R ini bukan jaminan bahwa sistem akan lebih kuat karena dalam dunia ICT tidak ada istilah lebih kuat. Yang perlu diutamakan bukan sekedar keamanan (Secure) tetapi juga kecepatan (Speed), stabil (Stable) dan lancar (Smooth) keempat ini bisa diingat dengan istilah 4S (lagi-lagi ini bukan istilah baku namun agar mudah mengingatnya) dan perlu disadari dibalik sistem ICT tersebut adalah manusia yang mungkin lalai melakukan semua tahapan tersebut secara mendetil dan benar walau sudah diterapkan SOP (Standard Operating Procedure).
Sehingga control berupa check-recheck akan sangat membantu. Tahapan 5R ini setidaknya dapat memberikan panduan kepada pengelola situs untuk tidak panik lalu malah melakukan banyak langkah yang tidak perlu dan justru lupa pada skala prioritas manfaat dan kepentingan situs tersebut.
Semoga informasi ini bermanfaat untuk kita semua dan membuat liat lebih sering belajar dalam melakukan trouble shooting yang baik, dan pesan ini untuk kita semua termasuk untuk diri saya sendiri.
*Penulis: Abimanyu Wachdjoewidajat merupakan akademisi dari UIN Syarif Hidayatullah serta praktisi telematika. Ia bisa dihubungi melalui blog http://awam.multiply.com. Selengkapnya >>>
Penipu di Jejaring Sosial Pakai Umpan Baru
Menurut laporan terakhir Spam Report bulanan yang dirilis Symantec, dalam beberapa bulan belakangan, muncul tren situs penipuan (phising) yang memalsukan merek-merek jejaring sosial.
Dalam upayanya untuk mengelabui pengguna, penipu menggunakan banyak taktik dan umpan baru. Tujuannya agar dapat mengelabui pengguna sehingga mereka memberikan informasi pribadi mereka.
“Salah satu contohnya adalah website phishing dengan nama “Webcam” dan yang menyediakan gambar webcam di halaman phishing-nya,” sebut Symantec dalam laporannya.
Di sini, situs itu memberi kesan bahwa mereka menyediakan fasilitas webcam untuk pengguna agar dapat berinteraksi satu sama lain di jejaring sosial. Padahal, situs aslinya sebenarnya tidak menyediakan fasilitas itu.
Metode kedua, kata Symantec, penipu memanfaatkan pornografi sebagai umpan untuk mencuri data pribadi pengguna. Caranya, website phishing itu mengklaim bahwa situs jejaring sosial tertentu telah mengeluarkan edisi baru untuk pengguna dewasa.
“Jejaring sosial edisi ‘baru’ tersebut mengesankan bahwa pengguna dapat melihat video dewasa dari skandal-skandal terkenal yang diambil dari kamera tersembunyi,” kata Symantec. “Lebih lanjut, situs phisihing itu mengklaim bahwa pengguna juga bisa berinteraksi dan bergabung dalam chatting khusus dewasa,” sebut Symantec.
Pada metode penipuan ini, situs penipu menyatakan bahwa pengguna bisa mengetahui berita terbaru mengenai skandal-skandal aktris terkenal. Situs juga berisi gambar porno. Tampilan dan nuansa situs dibuat untuk meningkatkan daya tarik pornografi tersebut.
Metode ketiga, umpan yang digunakan adalah penawaran palsu berupa software untuk meng-hack (hacking software). Website penipu yang menggunakan metode ini menyediakan konten yang sudah dimodifikasi sehingga mirip seperti versi alternatif dari sebuah jejaring sosial yang ditujukan untuk hacker profesional.
“Phisher terus menggunakan bentuk-bentuk umpan baru dan berbeda yang semuanya memiliki tujuan yang sama. Membuat pengguna yakin bahwa mereka akan mendapatkan manfaat jika memberikan informasi dan login ke situs yang mereka buat,” sebut Symantec.
Namun demikian, Symantec menyebutkan, tentu saja jika pengguna menjadi korban dari penipuan itu, phisher akan berhasil mencuri informasi rahasia mereka untuk pencurian identitas.
Selengkapnya >>>
Software Pengaman untuk Twitter
Popularitas Twitter ataupun Facebook yang melejit belakangan ini tak lepas dari perhatian dan ancaman para hacker. Hal ini merangsang inisiatif seorang peneliti dari Israeli Security untuk menciptakan sejenis software update pengamanan (security vulnerability) untuk pengguna Twitter.
Aviv Raff, peneliti tersebut, berencana untuk mempublikasikan software pengamanan Twitter yang diupdate setiap hari selama Juli mendatang. Karena, disinyalirnya pada bulan tersebut para hacker akan menyerang Twitter lebih gencar.
“Nantinya, akan saya publikasikan segala update software pengaman terbaru Twitter melalui website twitpwn.com,” kata Raff dalam blognya, seperti VIVAnews kutip dari InformationWeek
“Ketika para hacker mulai menyarangkan varian-varian worm baru ke Twitter melalui celah tertentu, setidak-tidaknya kurang dari 24 jam saya akan publikasikan obatnya,” kata Raff, yang menganggap update harian tersebut sebetulnya sudah lebih dari cukup.
Sekadar diketahui, Raff merupakan peserta event inisiatif bertajuk “Month of Browser Bugs” pada Juli tiga tahun silam. Event tersebut dimaksudkan untuk merangsang perhatian publik terhadap ancaman pada browser Internet. Juli tahun ini, ia berambisi untuk memperlakukan hal yang sama pada Twitter melalui “Month of Twitter Bugs.”
Dalam posting blog sebelumnya, Raff memaparkan masalah pengamanan Twitter yang paling signifikan terletak pada API (application programming interface)-nya, yang sangat berpotensi menjadi wadah worm-worm baru. Mei silam, ia baru saja menciptakan sebuah kode untuk membendung serangan pada website twitpic.com, yang menggunakan Twitter API.
Tak hanya itu, kekhawatiran Raff dilatarbelakangi bertambah terusnya masalah keamanan yang dirundung Twitter. April lalu, diketahui worm Twitter yang dibuat oleh bocah 17 tahun telah 'mematikan' 190 akun dan menghasilkan sekitar 10.000 tweet spam.
Lebih ironis, Maret lalu, sekitar 750 akun Twitter di-hack dengan cybersquatting dan digunakan untuk mengirimkan spam.
Ketika itu, reaksi Twitter yang diwakili salah satu pendirinya, Biz Stone mengatakan, pihaknya akan segera mengaudit sekaligus mengembangkan layanan pengamanan tambahan. Namun, sampai saat ini belum ada tindak lanjut apa-apa dari pengelola situs mikroblog yang berusia tiga tahun itu.
Selengkapnya >>>
Tebak Password, Teknik Hack Terpopuler
Saat ini, teknik hacking kembali ke metode yang paling sederhana dan populer, yakni password guessing atau tebak password. Teknik ini kembali populer seiring mewabahnya situs jejaring sosial seperti Facebook.
Tren tersebut diungkapkan oleh Richardus Eko Indrajit, Ketua Pelaksana ID SIRTII (Indonesia Security Incident Response Team on Internet Infrastructure) pada jumpa pers Eset Computer Security Outlook, di Jakarta.
Korelasinya, menurut Eko, dalam sebuah akun Facebook seseorang, sering ditemukan rahasia-rahasianya di masa lalu, baik tentang pacarnya di masa lalu, nama kucing pertamanya, dan sebagainya. Hal ini, kemudian dihubungkan dengan password hint yang ada pada akun email seseorang tersebut.
“Kita bisa tahu apa passwordnya dengan membuka password hint yang bisa diakses melalui ‘forget your password’. Biasanya, pertanyaan di situ adalah seputar masa kecil si empunya akun,” kata Eko. “Dengan begitu, hacker bisa dengan gampang mengkroscek ke halaman profilnya di Facebook,” ucapnya.
Teknik ini dipermudah lagi dengan bantuan teman-teman korban yang seringkali mengupdate halaman profilnya dengan informasi-informasi seputar masa mudanya. Padahal, menurut Eko, teknik ini merupakan teknik hack paling mendasar, yang sempat populer di era 80-an. “Ketika kita mendapatkan password-nya, ‘selesai’ sudah orang itu,” kata Eko.
Eko mengatakan, teknik sederhana ini mengingatkan kita agar lebih waspada dan selektif dalam mengupdate halaman profil kita di Facebook atau situs jejaring sosial manapun.
“Jaman sekaran, nge-hack juga bisa dilakukan tanpa harus belajar susah-susah dan membaca puluhan buku tebal,” kata Eko. “Dengan logika sederhana saja, sebenarnya semua orang bisa melakukan hacking seperti password guessing,” ucapnya.
Selengkapnya >>>
-
Genderang perang antar hacker Indonesia dengan Malaysia rupanya telah ditabuh. Setelah, sebelumnya dua kelompok dari yadoyy666 (Indonesia) d...
-
Para hacker menggunakan keahliannya dalam komputer untuk melihat, menemukan dan memperbaiki kelemahan sistem keamanan dalam sebuah sistem ko...
-
Terorisme cyber merupakan aktivitas para teroris di dunia maya. Kehadiran kelompok teroris dengan menggunakan internet sebagai kendaraannya ...
-
Hacker memperingatkan, situs resmi milik Universitas Trisakti ternyata dapat dengan mudah ditembus dari luar, termasuk situs-situs seluruh f...
-
Sophos, perusahaan spesialis IT memperingatkan bahwa hacker berusaha mengeksploitasi masalah yang terjadi pada produk antivirus McAfee yang ...
-
Situs mikroblogging Twitter diduga sempat jadi korban aksi pihak yang menamakan diri 'Turkish Hackers'. Pada saat kejadian, situs ya...
