Tampilkan postingan dengan label Polri. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Polri. Tampilkan semua postingan

Situs Polri Berstatus Under Construction


Halaman resmi Kepolisian RI kini berstatus 'under construction' setelah diretas sejak Senin siang kemarin, 16 Mei 2011. "Konten sedang dipelajari oleh tim kami, memang sementara tidak dioperasionalkan dulu," ujar Kepala Biro Penerangan Umum Markas Besar Polri, Komisaris Besar Polisi Boy Rafli Amar dalam keterangan pers di Balai Media dan Informasi Mabes Polri, hari ini, Selasa 17 Mei 2011.

Situs resmi Polri di alamat: www.polri.go.id itu didominasi warna hitam setelah diretas. Pengunjung diarahkan ke alamat http://www.polri.go.id/backend/index.html yang berisi gambar dua orang mengangkat bendera di atas bukit. Kemudian muncul tulisan berwarna hitam dengan seruan jihad.

Perusakan laman resmi Polri itu dikategorikan kejahatan dunia maya atau cyber crime. "Mereka merusak sistem informasi situs Polri secara ilegal," ucapnya. Kini penyidik kepolisian masih menyelidiki kasus yang tergolong kejahatan antar negara atau trans nasional ini. "Bisa saja pelakunya bukan berada di Indonesia," kata dia.

Ancaman hukuman bagi peretas Situs Polri ini adalah 8 tahun penjara, sesuai pasal 30 ayat 3 Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronika (UU Nomor 11 Tahun 2008). Pasal tersebut menyatakan, setiap orang tanpa hak secara melawan hukum menerobos sistem jaringan elektronik, mengakibatkan suatu pelanggaran hukum.
Selengkapnya >>>

'k1ll.th3.tv,' Identitas Penjebol Situs Polri?


Situs Polri yang dijebol meninggalkan sebuah jejak. 'k1ll@th3.tv', yang tertera pada akhir laman bisa jadi merupakan identitas peretas yang membobol dan mendeface situs resmi www.polri.go.id.

Ketika ditelusuri langsung ke alamat tersebut, Kamis (16/5/2011) memang hanya menemukan sebuah laman bergambar sebuah televisi dengan layar pecah di ujung kanan bawahnya.

Namun, ketika dicoba ditelusuri melalui Google, ditemukan kata k1ll.th3.tv yang mengarahkan ke sebuah situs jejaring sosial bernama Nahnumuslim.

Saat dikunjungi, k1ll.th3.tv sepertinya digunakan sebagai nama akun di situs tersebut. Di dalamnya hanya ditemukan 2 buah postingan yang isinya sama persis dengan menyertakan link yang mengarah ke situs Polri yang sudah di deface.

Isi tulisan dalam postingan itu adalah: "pembangkit semangat http://www.polri.go.id/backend/index.html http://ppid.polri.go.id/backend/index.html

http://www.polri.go.id/backend/index.html,"

Seperti dikutip dari keterangan waktunya, kedua tulisan tersebut diketahui diposting pada 16 Mei 2011, pada pukul 05:58 dan 16 May 2011, pada 06:01.

Pada tab info di laman profilnya ditemukan informasi bahwa k1ll.th3.tv telah bergabung dengan Nahnumuslim sejak 30 April 2011. Sedangkan ketika menuju tab Group, ada 4 akun yang diikuti, diantaranya Cyberjihad dan Barisan Mujahidah.

Pantauan www.police-line.tk pukul 17.00 WIB, Senin (16/5/2011) situs Mabes Polri di www.polri.go.id tidak bisa diakses seperti biasanya. Namun, ketika memasukan alamat http://www.polri.go.id/backend/index.html pada address bar di browser, pengunjung akan menemukan sejumlah tulisan dan sebuah video yang terselip berjudul Doa Hamba Allah yang Prihatin dengan Kondisi Umat Islam.

Video itu berisi doa yang dibacakan Syaikh Muhammad Al Mohaisany yang merupakan Imam Masjid Masjidil Haram di Makah, Arab Saudi dan menampilkan gambar para mujahidin, termasuk pimpinan Al Qaeda, Osama bin Laden yang baru saja tewas tertembak.
Selengkapnya >>>

Polri Belum Mengetahui Motif Pembobolan Situsnya

Hingga saat ini Polri belum bisa memastikan apa motif sebenarnya pelaku yang membobol atau meretas situs resmi milik Polri. Polri juga belum menyimpulkan apakah pelaku terkait satu jaringan tertentu.

Hal itu disampaikan oleh Kadiv Humas Polri, Irjen Anton Bachrul Alam,, di Jakarta, Senin (16/5/2011). Saat ditanya apakah Polri sudah bisa mengetahui apa motif dan siapa pelaku pembobol situs miliknya, Anton mengatakan saat ini masih didalami. "Motifnya belum diketahui secara pasti, juga apa pesan yang hendak disampaikan dengan tindakan ini. Saat ini pelaku masih tengah diselidiki," ucapnya.

Mantan Kapolda Jawa Timur ini juga belum bisa memastikan apakah pelaku terkait dengan jaringan terorisme atau orang-orang yang bersimpatik terhadap jaringan tersebut. "Belum bisa dipastikan, pelaku masih dilidik. Mungkin ingin membenturkan Polri, dengan upaya pemberantasan terorisme," tutupnya.

Sebelumnya situs Polri (www.polri.go.id) di-hack oleh seseorang yang mengajak pejuang Islam untuk bangkit. Ketika situs Polri dibuka, tampilan muka situs tersebut kosong, tapi tidak ada pesan error atau kejanggalan. Namun bila menuliskan http://www.polri.go.id/backend/index.html pada adress bar di browser, pengunjung dibawa pada sebuah halaman berlatar belakang hitam yang berisi tampilan foto dua orang berbaju khas kearab-araban mengibarkan bendera. Ada juga tulisan sebuah kalimat "Tiada tuhan kecuali Allah - Muhammad hamba dan utusan Allah". Selain itu ada juga tulisan "Bangkitlah singa-singa Islam!" yang terletak di bawahnya.

Selanjutnya di bawah foto dan tulisan terdapat link video yang telah dipublikasi di situs Youtube dengan judul 'Doa Hamba Allah yang Prihatin dengan Kondisi Umat Islam'. Doa tersebut diambil dari doa Syaikh Muhammad Al-Mohaisany, Imam Masjidil Haram, Mekkah. Di bawah link video tersebut terdapat arti doa tersebut dalam bahasa Indonesia.
Selengkapnya >>>

Hacker Pembobol Situs Polri Belum Tentu Teroris

Peretasan atau pembobolan situs resmi Polri belum tentu dilakukan oleh teroris atau pihak yang menyimpan dendam terhadap polisi. "Belum tentu serangan ini diarahkan kepada situs polri, bisa saja random," ujar pakar teknologi informatika Ruby Alamsyah.

Situs Kepolisian Republik Indonesia yang beralamat polri.go.id, diduga telah diretas (hacked). Peretas mengajak pejuang Islam untuk bangkit. Ketika situs Polri dibuka, situs akan otomatis mengarahkan ke sebuah alamat http://www.polri.go.id/backend/index.html.

Namun dalam pantauan www.police-line.tk situs Polri tersebut tidak bisa diakses sama sekali alias blank. Hanya saja, link itu masih bisa diakses dengan cara mengetik link tersebut langsung.

Di alamat tersebut, barulah terlihat bahwa situs lembaga penegak hukum tersebut telah diretas. Di situ hanya ada latar berwarna hitam dengan sebuah foto dua orang berbaju khas kearab-araban mengibarkan bendera. Ada juga tulisan sebuah kalimat "Tiada tuhan kecuali Allah - Muhammad hamba dan utusan Allah". Selain itu ada juga tulisan "Bangkitlah singa-singa Islam!" yang terletak di bawahnya.

Menurut Ruby, dalam kasus pembobolan situs resmi Polri tersebut, bisa saja dilakukan oleh siapapun. Isi dan seruan yang tampil dalam layar hasil yang diubah hacker tersebut tidak mencerminkan pihak penyerangan terhadap situs penegak hukum itu.

"Mungkin ini diarahkan ke kelompok tertentu, mungkin ini akan banyak yang mengira dilakukan oleh pihak yang dendam terhadap polisi. Tapi dalam cyber crime semua ada jejaknya. Konten saja belum bisa mencerminkan si pelaku penyerangan," tegas Ruby.

Untuk itu Ruby mengimbau agar menungu hasil penyelidikan dan pembuktian jejak hacker tersebut untuk menentukan siapa dan apa motif pelaku pembobolan situs Polri tersebut.
Selengkapnya >>>

Situs Polri Gampang Dibobol

Pakar teknologi informatika Ruby Alamsyah mengakui Polri memiliki kelemahan dalam mengelola situs miliknya, sehingga mudah dibobol oleh hacker.


"Menurut saya, Polri sebagai sebuah institusi penegak hukum di Indonesia yang tugas utamanya melindungi masyarakat, kurang memiliki consern terhadap IT security. Faktor keamanan mungkin tidak menjadi konsentrasi utama mereka," ujar Ruby, Senin (16/5/2011).

Ruby juga mengaku bahwa sebetulnya selain situs Polri, kebanyakan situs badan pemerintah memiliki kelemahan dalam kemananan untuk menangkal hacker. Menurut Ruby, orang yang mengerti teknologi informasi banyak yang mengetahui bahwa situs-situs resmi itu memiliki kelemahan. Namun, sangat jarang orang yang berminat untuk membobol.

"Secara teknis, banyak situs pemerintah yang memang mudah dihack. Yang tahu juga banyak, tapi yang iseng sedikit. Soalnya lebih banyak yang tahu konsekuensinya (jika melakukan pembobolan)," tegas Ruby.

Sebelumnya diberitakan, Polri mengakui situs resminya telah dibobol atau diretas oleh pihak yang tidak bertanggung jawab. Polri akan mengusut pembobol situs resminya ini.

"Kita akan selidiki dan cari siapa pelakunya," kata Kepala Divisi Hubungan Masyarakat Polri Inspektur Jenderal Anton Bachrul Alam.

Anton mengakui, pihaknya baru mengetahui hari ini jika situs resminya diretas oleh pihak yang menurutnya ingin membenturkan Polri, dengan upaya pemberantasan terorisme.

Pembobol situs Polri itu mengajak pejuang Islam untuk bangkit. Ketika situs Polri dibuka, tampilan muka (www.polri.go.id) situs tersebut kosong, tapi tidak ada pesan error atau kejanggalan. Namun bila menuliskan http://www.polri.go.id/backend/index.html pada adress bar di browser, pengunjung dibawa pada sebuah halaman berlatar belakang hitam yang berisi tampilan foto dua orang berbaju khas kearab-araban mengibarkan bendera. Ada juga tulisan sebuah kalimat "Tiada tuhan kecuali Allah - Muhammad hamba dan utusan Allah". Selain itu ada juga tulisan "Bangkitlah singa-singa Islam!" yang terletak di bawahnya.

Selanjutnya di bawah foto dan tulisan terdapat link video yang telah dipublikasi di situs Youtube dengan judul 'Doa Hamba Allah yang Prihatin dengan Kondisi Umat Islam'. Doa tersebut diambil dari doa Syaikh Muhammad Al-Mohaisany, Imam Masjidil Haram, Mekkah. Di bawah link video tersebut terdapat arti doa tersebut dalam bahasa Indonesia.
Selengkapnya >>>

Hacker Sengaja Rusak Situs Polri

Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Pol Anton Bachrul Alam mengatakan bahwa adanya perubahan pada situs www.polri.go.id baru diketahuinya dan ini merupakan ulah oknum yang sengaja ingin merusak.

Anton mengatakan tengah menyelidiki kasus tersebut. ia mengaku baru mengetahui pembajakan terhadap situs Polri. Anton meminta masyarakat bersabar dan proaktif memberikan informasi. "Yang jelas kalau itu berubah bukan dari kita. Ada pihak yang sengaja mengacaukan situs kita," ungkap Anton Bachrul Alam melalui pesan singkat kepada www.police-line.tk, Selasa (17/5/2011).

Anton mengatakan tengah menyelidiki kasus tersebut. ia mengaku baru mengetahui pembajakan terhadap situs Polri. Anton meminta masyarakat bersabar dan proaktif memberikan informasi.

Diketahui, situs Mabes Polri dijebol hacker. Halaman situs tersebut di-deface oleh hacker yang belum diketahui identitasnya. Laman tersebut adalah tulisan 'Tiada tuhan kecuali Allah - Muhammad hamba dan utusan Allah' dengan latar belakang warna hitam.

Di laman yang diretas itu juga disisipkan sebuah video berjudul Doa Hamba Allah yang Prihatin dengan Kondisi Umat Islam yang diambil dari situs Youtube. Video yang disisipkan itu berisi doa yang dibacakan Syaikh Muhammad Al Mohaisany yang merupakan Imam Masjid Masjidil Haram di Makah, Arab Saudi.

Ada juga gambar dua orang pria yang tampak memakai baju ala pejuang jihad sambil memegang bendera bertuliskan huruf arab.
Selengkapnya >>>

Pesan Jihad di Website Polri

Website Polri yang beralamat di http://www.polri.go.id di hack. Menurut pantauan MuslimDaily pada pukul 16.00 WIB tampilan website tersebut masih di penuhi latar belakang berwarna hitam dengan gambar dua orang mengibarkan bendera hitam.

Di bawah bendera hitam tersebut terdapat video dari youtube. Dan inilah pesan yang tertulis di website Polri yang beralamat di http://www.polri.go.id/backend/index.html

Sang hacker menamai dirinya k1ll@th3.tv

Tiada tuhan kecuali Allah - Muhammad hamba dan utusan Allah

Bangkitlah singa-singa Islam!

memperingati hari nakba
mengingat apa yang telah mereka perbuat kepada kaum Muslimin di negeri kaum Muslimin
mengingatkan untuk tidak lupa mendo'akan Mujahidin di manapun berada (Allahu A'lam)
harus tetap sadar akan upaya pembusukan Islam & Jihad yang dilakukan intelejen dan pejuang-pejuang anti Syari'ah Islam
kami tidak memiliki keterkaitan dengan kelompok manapun, menggunakan media ini untuk mendukung Mujahidin dan menyampaikan pesan

Bangkitlah singa-singa Islam!

Ya Allah Ya Tuhan Kami

Segala pujian dan kebesaran hanya milik Mu

Ya Allah Yang Maha Berkuasa Atas Segalanya

Yang Maha Besar Dan Maha Tinggi

Kami memohon dari Kebesaran dan Kekuatan Mu

Ya Allah berilah kemenangan kepada Mujahidin yang ikhlas di jalan Mu
Ya Allah semoga Engkau senantiasa di sisi mereka, bersama mereka

Ya Allah, Engkau berilah kemenangan kepada mereka
Berilah kekuatan kepada mereka
Ya Allah Tuhan kami

Satukan hati,pemikiran dan pandangan mereka
Ya Allah, fokuskan bidikkan senjata mereka
Gabungkan kekuatan dan hujah-hujah mereka
Ya Allah, tetapkan hati dan pendirian mereka

Ya Allah, kuasai musuh-musuh mereka
Ya Allah, pecah belahkan kesatuan musuh-musuh Islam
Ya Allah lunturkan semangat dan moral mereka

Ya Allah, lemahkan kekuatan mereka
Ya Allah, campakkan ketakutan yang amat sangat ke dalam hati mereka
Ya Allah, Tuhan kami
Nasib kami di Tangan Mu
Segala urusan kami serahkan kepada Mu

Ya Allah, Engkau Maha Mengetahui keadaan kami
Dan apa yang terjadi
Tiada satu pun terlepas dari pengetahuan Mu
Ya Allah, hanya kepada Mu kami mengadu kesengsaraan kami
Ya Allah hanya kepada Mu kami mengadu kesedihan kami, masalah kami
Hanya kepada Mu Ya Allah

Hanya kepada Mu Ya Allah, kami mengadu ketidakadilan
Dan kezaliman kaum yang menindas
Hanya kepada Mu Ya Allah,
Kami mengadu kekejaman orang-orang yang jahil

Hanya kepada Mu Ya Allah
Kami mengadu akan penindasan dan penipuan dari agen penjajah
Hanya kepada Mu Ya Allah
Kami mengadu ketidakadilan dan kekejaman orang-orang
Pendendam Nasrani

Ya Allah, zaman gelap penjajahan dan kezaliman telah berpanjangan
Ya Allah, zaman gelap penjajahan dan kezaliman telah berpanjangan
Ya Allah, zaman gelap penjajahan dan kezaliman telah berpanjangan
Ya Allah,
Kebencian dan dendam kesumat golongan yang tidak beriman kepada Mu
Sangat mendalam
Begitu juga dengan pembelot agama dan agen penjajah

Ya Allah, Ya Allah
Kirimkan bantuan pertolongan dari Mu
Kirimkan bantuan dari Mu untuk menegakkan kebenaran
Agar dapat kami bangkit dari penghinaan ini
Agar dapat kami bangkit dari fitnah ini
Agar dapat kami musnahkan musuh-musuh Islam
Ya Allah

Ya Allah, tumpaskanlah segala unsur ketidakadilan dan sumber penindasan
Ya Allah, tumpaskanlah segala unsur ketidakadilan dan sumber penindasan
Ya Allah, arahkan kekuatan Mu untuk memusnahkan kekuatan Amerika
Negara pusat kekufuran, pusat fasad
Ya Allah, arahkan kekuatan Mu untuk memusnahkan kekuatan Amerika
Negara pusat kekufuran, pusat fasad
Ya Allah, Engkau Maha Mengetahui keadaan mereka
Yang menyebarkan segala fasaad di atas muka bumi Mu

Ya Allah, mereka membunuh makhluk Mu dan para hamba Mu
Ya Allah, mereka menghina agama Mu
Ya Allah, Engkau Maha Berkuasa atas mereka
Arahkan kekuatan Mu, musnahkan mereka

Ya Allah ,arahkan kekuatan Mu, musnahkan mereka
Ya Allah, kirimkan ke atas mereka angin ribut kaum ‘Aad
Ya Allah, kirimkan ke atas mereka jeritan kaum Thamud
Kirimkan ke atas mereka badai kaum Noh

Ya Allah, kirimkan ke atas mereka
Balasan Mu yang datang dari langit dan yang keluar dari bumi
Ya Allah, jadikan perpecahan dalam negara mereka
Ya Allah, jadikan mereka berpecah belah
Lemahkan kekuatan para penjajah

Ya Allah, Ya Hayyu Ya Qayyum
Yang Maha hidup, Yang Maha Berdiri Sendiri
Ya Allah, jadikanlah mereka berada di dalam genggaman para Hamba Mu
Ya Allah, jadikanlah mereka berada di dalam genggaman para Hamba Mu

Ya Allah, jadika badai taufan yang berterusan untuk mereka
Ya Allah, jadika badai taufan yang berterusan untuk mereka
Ya Allah, bebaskan saudara Islam kami yang di tawan
Ya Allah, bebaskan saudara Islam kami dan kuatkan mereka
Ya Allah, teguhkan Iman mereka

Jadikan pelbagai cara untuk membantu mereka
Ya Allah, tangani orang yang menyeksa mereka
Ya Allah, tangani orang yang menyeksa mereka

Ya Allah, tangani orang yang menyeksa mereka
Hapuskan cengkaman mereka dengan Keagongan dan Kekuasaan Mu
Ya Allah, jadikan rencana musuh-musuh Islam sebagai

Penyebab kehancuran mereka dan berbalik kepada mereka
Ya Allah, Tuhan Seru Sekalian ‘Alam

Yang Maha Hidup, Yang Maha Berdiri Sendiri
Yang Memiliki Kebesaran dan Kemuliaan
Yang Maha Mendengar Doa, Yang Maha Dekat dan Yang Maha Mengabulkan doa
Kepada Mu kami memohon, kami yakin akan janji-janji Mu
Dan penerimaan Mu akan doa-doa kami
Dan kata-kata Mu adalah benar semata

Sesungguhnya Engkau telah berfirman:
“Berdoalah kepada Ku dan aku perkenankan doa kamu”
Ya Allah, perkenankan semua doa kami ini
Ya Allah,Yang Maha Hidup, Yang Maha Berdiri Sendiri

Yang Maha Perkasa
Yang Maha Menguasai segala yang berada di langit dan di bumi
Ya Allah, selamatkan Al-Aqsa dari kekejaman Yahudi
Ya Allah, selamatkan Al-Aqsa dari kekejaman Yahudi

Bebaskan Al-Aqsa dari cengkaman setiap Kafir yang dengki
Ya Allah, dapatlah kami melihat kebebasan Al-Aqsa
Dan musnahkan Yahudi pendengki
Wahai Tuhan Yang Memiliki Kemuliaan dan Kebesaran

Ya Allah, semua makhluk Mu adalah hina dan lemah di sisi Mu
Kerana Engkau Maha Mulia dan Maha Gagah
Ya Allah, Tuhan Pencipta kami
Yang menjadikan manusia dari satu jiwa
Ya Allah, Tuhan Yang Maha Tinggi Kedudukannya

Yang Maha Gagah Perkasa
Kami memohon ke hadrat agar Engkau berikan kemenangan
Kepada Islam dan Umat Islam sedunia
Ya Allah, Tuhan Yang Maha Hidup Yang Maha Berdiri Sendiri

Ya Allah, lindungi dan pelihara para ulamak yang bekerja keras
Ya Allah, lindungi dan pelihara para ulamak yang bekerja keras
Tetapkan pendirian dan iman mereka yang tetap ikhlas mengajak manusia ke jalan Mu
Tinggikan derajat mereka yang sentiasa mengajak manusia mengerjakan makruf
Dan mencegah melakukan mungkar

Dan cucuri rahmat Mu dan keberkatan ke atas Muslimin
yang menyertai dan mendukung usaha baik mereka
Ya Allah, Yang Maha Hidup dan Maha Berdiri Sendiri
Yang Memiliki Kebesaran dan Kemuliaan
Ya Allah, Engkau sediakan balasan terhadap kejahatan mereka
Hinakan kehormatan mereka, jejaki pusat mereka
Bagi mereka yang Engkau tidak mahu member hidayah Mu

Ya Allah, jadikan kesengsaraan sebagai nasib mereka
Ya Allah, jadikan kesengsaraan sebagai nasib mereka
Jadikan bala bencana pada hidup mereka
Tukarkan kesihatan mereka menjadi sakit
Gantikan kekuatan mereka menjadi kelemahan

Tukarkan kekayaan mereka menjadi kemiskinan
Kekuasaan mereka menjadi tak terdaya
Selengkapnya >>>

HAH! Situs Polri di-HACK???

Ketika situs Polri dibuka, situs akan otomatis mengarahkan ke sebuah alamat http://www.polri.go.id/backend/index.html. Namun dalam pantauan Police-Line, Senin (16/5/2011), situs Polri tersebut tidak bisa diakses sama sekali alias blank. Hanya saja, link itu masih bisa diakses dengan cara mengetik link tersebut langsung.


Di alamat tersebut, barulah terlihat bahwa situs lembaga penegak hukum tersebut telah diretas. Di situ hanya ada latar berwarna hitam dengan sebuah foto dua orang berbaju khas kearab-araban mengibarkan bendera. Ada juga tulisan sebuah kalimat "Tiada tuhan kecuali Allah - Muhammad hamba dan utusan Allah". Selain itu ada juga tulisan "Bangkitlah singa-singa Islam!" yang terletak di bawahnya.

Selanjutnya di bawah foto dan tulisan terdapat link video yang telah dipublikasi di situs Youtube dengan judul 'Doa Hamba Allah yang Prihatin dengan Kondisi Umat Islam'.

Doa tersebut diambil dari doa Syaikh Muhammad Al-Mohaisany, Imam Masjidil Haram, Mekkah. Di bawah link video tersebut terdapat arti doa tersebut dalam bahasa Indonesia.
Selengkapnya >>>

Warga Liberia Tipu Janda Rp5 M Lewat Facebook

Keberadaan situs jejaring sosial seperti Facebook kini menjadi media paling populer dan digandrungi setiap orang, mulai sekadar mencari teman hingga jodoh. Namun, di sisi lain, Facebook kerap menjadi alat bagi pelaku kejahatan untuk melakukan aksinya, seperti penipuan.


Bahkan, berbagai modus kejahatan melalui Facebook mulai berkembang. Yang tergolong baru yakni penipuan yang mengincar janda-janda melalui situs jejaring sosial.

Seperti yang terjadi pada RN, perempuan pengusaha kaya yang tertipu oleh lelaki berkewarganegaraan Liberia berinisial MRGG (45). Akibatnya, RN tertipu hingga Rp5 miliar.

"Pelaku, MRGG, memang mengincar para perempuan, terutama janda yang memiliki akun Facebook," kata Kepala Satuan Cyber Crime Direktorat Kriminal Khusus Polda Metro Jaya, AKBP Hermawan, di Jakarta, Rabu 2 Februari 2011.

Modus yang dilakukan pelaku, menurut dia, awalnya sebatas perkenalan dengan tersangka. Singkat cerita, korban yang merupakan janda itu, kemudian meminta pelaku mengenalkannya dengan seorang pria untuk dijadikan istri.

Untuk lebih meyakinkan korban, tersangka kemudian membuat akun di Facebook dengan nama Josh. Di Facebook itu, tersangka memasang foto-foto lelaki berkulit putih yang bertampang keren dan gagah. Hal itu dilakukan agar korban merasa yakin dan memilih untuk segera berkenalan.

Tidak hanya itu, Hermawan melanjutkan, pelaku juga memasang foto lelaki kulit putih itu bersama anaknya. Upaya itu untuk memperlihatkan seolah-olah pria yang penyayang anak, sehingga korban tertarik.

Setelah itu, korban dan tersangka menjalin komunikasi yang intensif melalui chatting. Tersangka pun mengeluarkan rayuan gombalnya agar mendapatkan semua keinginannya. Bahkan, tersangka berjanji akan menikahi korban, meskipun keduanya tidak pernah bertemu sekali pun.

Tersangka kemudian mengaku membutuhkan uang banyak karena harus masuk ke rumah sakit. Bahkan, pelaku meminta anak kecil untuk berteriak meminta tolong kepada korban, melalui handphone. "Itu dilakukan agar korban semakin percaya," ujar dia.

Karena merasa iba dan mulai mencintai pelaku, korban akhirnya mempercayai dan rela mengeluarkan uang senilai total Rp5 miliar.

"Uang itu ada yang sebagian ditransfer ke bank di Thailand dan ada yang diambil langsung oleh tersangka dengan berpura-pura menjadi kurir 'Josh'," jelas dia.

Karena merasa telah tertipu, korban kemudian melaporkan perbuatan tersangka ke Polda Metro Jaya pada Januari 2011.

Polisi akhirnya berhasil mengamankaan tersangka di rumahnya di Centex, Ciracas, Jakarta Timur pada Rabu 2 Februari 2011. Dari tersangka, polisi menyita uang tunai senilai total Rp260 juta terdiri atas mata uang euro, bath, dolar AS, dan rupiah.

Selain itu, polisi menyita sebuah laptop, iPad, dan sejumlah handphone.

Tersangka, menurut Kasat, telah melakukan aksinya sejak 2006. Hal itu dikuatkan adanya beberapa bukti transfer uang ke rekeningnya sejak 2006.

Polisi menduga, kegiatan penipuan tersangka merupakan sindikat. Hingga kini, polisi masih mengejar satu teman tersangka berinisial Br yang pernah melakukan penipuan modus sama senilai Rp8 juta terhadap wanita janda asal Indonesia. "Teman-temannya ada di Indonesia, Bangkok, dan Malaysia," ujarnya.

Selain itu, pihaknya akan mengeluarkaan red notice bagi daftar pencarian orang (DPO) yang berkewarganegaraan Liberia tersebut. Tersangka yang kini ditahan juga akan dicekal.

Untuk mengantisipasi modus kejahatan itu, Kasat meminta kepada masyarakat pengguna Facebook untuk tidak mudah menambah atau selektif jika ada seseorang yang ingin berteman melalui jejaring sosial itu. "Jangan add orang yang belum dikenal. Bisa jadi itu para pelaku kejahatan yang tengah mengincar korbannya," tuturnya.
Selengkapnya >>>

Perdagangan Sindikat di Facebook

Liputan gencar media terkait dengan kasus perdagangan melalui situs jejaring sosial, Facebook, membuat sindikat perdagangan manusia di Surabaya Indonesia, rentan. Polisi terus memburu sindikat pelacakan dan mengganggu orang tua.

Sampai saat ini polisi telah menangkap dua tersangka sindikat perdagangan manusia, salah satu tersangka dijebloskan ke dalam sel penjara, dan para tersangka lainnya dirawat di rumah sakit karena kelahiran. Selain pelacakan sindikat perdagangan kehadiran online, polisi juga menelusuri korban untuk membuka rantai perdagangan anak.

Sejauh ini polisi telah memeriksa 20 korban, yang sekarang telah dikembalikan ke orang tua mereka masing-masing.

Dalam hal ini, dapat digunakan sebagai mekanisme periklanan dan komunikasi. Semua anak perempuan, berusia antara tahun 15 dan 16, itu telah memiliki germo yang mengendalikan mereka dan menjualnya.

Setelah perjanjian dengan mucikari, calon pembeli akan tertarik pada posting foto gadis-gadis di rekening mereka dapat. Ketika pembeli melihat seorang gadis yang mereka inginkan, mereka mengirim pesan melalui Facebook, yang kemudian diteruskan dengan gadis yang bersangkutan untuk mengatur pertemuan. Rata-rata, setiap perempuan yang dijual sekitar 850 ribu rupiah untu rapat. sistem tersebut telah berjalan melalui Facebook selama dua bulan.
Selengkapnya >>>

‘Samurai Cyber’ Latih Jawara Keamanan TI Indonesia

Para jawara keamanan cyber Indonesia mendapat tamu khusus beberapa waktu lalu, yakni kedatangan tamu ahli kemanan TI asal Jepang. Sang Samurai cyber pun melatih para jawara lokal.

IGN Mantra, Analis Senior Keamanan Informasi Internet Traffic Monitooring ID-SIRTII mengatakan, si Samurai Cyber kali ini memberikan pelatihan gratis dalam bentuk training bertajuk ‘Malware Analysis Training’ di ID-SIRTII.

Mereka yang dilatih berasal dari berbagai institusi penting di Indonesia seperti dari kepolisian RI, Kementerian Komunikasi dan Informatika, Internet Service Provider dan para peneliti kampus.

Siapakah si Samurai Cyber ini? Dia adalah Takayoshi Shiigi, Manager dan Analis Senior dari Analysis Center JPCERT/CC yang sudah bekerja di bidang cyber security selama 13 tahun.

Shiigi mengatakan bahwa orang Indonesia sangat mudah untuk diajak bekerja sama dan cepat mengerti dalam menggali ilmu-ilmu analisis malware. “Seberat apapun materi yang diberikan, orang-orang Indonesia tetap bertahan dan ingin menguasai ilmu-ilmu pertahanan cyber ini,” kata Mantra, menggambarkan penilaian Shiigi.
Keisuke Kamata, Deputy Director of Global Coordination Division JPCERT/CC juga mengatakan, sepertinya analisis malware adalah ilmu baru bagi orang-orang Indonesia. Makanya mereka begitu antusias untuk dapat menguasainya.
Memang di Jepang, ilmu analisis malware sudah dipelajari di bangku kuliah sejak beberapa tahun lalu. Sementara penelitian di Jepang untuk bidang malware jauh lebih dalam untuk menangkis berbagai serangan cyber hacking.
“Kamata dan pemerintah Jepang sangat fokus terhadap berbagai penelitian dan pekerjaan menangkis serangan cyber hacking termasuk berbagai malware yang dikirim dari negara-negara lain, sehingga perlu kerja sama lebih lanjut dengan negara lain yang ingin bersama-sama menghalau serangan cyber,” tutur Mantra.
Pemerintah Jepang pun berjanji akan memberikan berbagai pelatihan gratis bidang cyber security dan instruktur terbaik kepada putra putri Indonesia yang memang ingin fokus untuk memperkuat pertahanan informasi negara Indonesia baik sekarang dan di masa-masa yang akan datang.
Selengkapnya >>>

Situs Polres Juga Dirusak Hacker Pro Susno

Hacker pendukung mantan Kabareskrim Komjen Pol Susno Duadji semakin agresif. Setelah merusak 60 laman situs yang umumnya di luar negeri, kini mereka giliran mengacak-acak situs resmi Polres Metro Bandar Udara Soekarno-Hatta, AirportPolice-Metro.org.

Hingga Jumat (14/5/2010) petang, pesan utama serangan hacker itu mula-mula ditujukan buat para pengambil keputusan atas pemenjaraan Susno Duadji yang bernyanyi nyaring soal indikasi ketidakberesan di Mabes Polri.

Yang dirusak pun bukan pada laman muka, melainkan pada salah satu subnya. Namun, administrator situs itu bereaksi dengan menghapus laman yang dirusak, kemudian membubuhkan olok-olok balik buat hacker.

Nah, olok-olok itulah yang kemudian dibalas lagi oleh hacker pro Susno yang menyebut diri XR0b0t, dengan menyisipkan pesan di laman mukanya. Kata-katanya dari bahasa Jawa yang sangat kasar.

Sebelumnya, hacker itu menuliskan pesan seperti berikut ini.

Manakah yang kalian lebih percaya dalam memberantas markus di Institusi Polri dan Kejaksaan: SBY dengan Satgas Mafia Hukum, BHD dengan Tim Penyidik Independen atau Susno Duadji yang sekarang diterali besi?
mana keadilan hukum indonesia...pembongkar kasus malah di penjara....

Kebusukan-2 yang ada di tubuh POLRI :
1.Penerimaan personil POLRI menggunakan "uang sogokan"
2.Bagian Personalia POLRI kalau "keliling" ke daerah menerima "upeti" dari Polisi di daerah.
3.Bawahan "setor" ke atasan
4.Naik Jabatan harus ada upeti ke atas-nya (atasnya siapa ya?)
5.Memalak "penjahat" atau yang benar-2 penjahat (menjadikan ATM berjalan)
6.Memungli pengusaha & kongkalikong untuk menutupi suatu kejahatan
7.Mengorganisir penjahat & pura-2 menangkapnya bila tercium media,kmd dilepas lg
8.Mencari-cari kesalahan orang yang tidak berbuat salah untuk cari "duit" atau "melindungi" penjahat sebenarnya.
9.Terima sogokan dari siapa saja,istilahnya "uang damai","uang pelicin" untuk kepentingan diri sendiri tanpa menghiraukan kondisi masyarakat.
10.Cuek saja,bila tidak ada duitnya...contoh : lalu lintas semrawut,sepeda motor ngawur dibiarkan,angkutan umum ngawur dibiarkan.....capek dech!

mana kedisipllinan polisi indonesia....
PAK SBY tolong dong pimpin indonesia dengan baik....
Selengkapnya >>>

'Surat Terbuka' Hinggap di Situs Kepolisian Cilacap

Dengan kritis dan blak-blakan, seorang dedemit maya tampak menyusupkan sebuah surat terbuka pada situs yang dikelola jajaran Kepolisian di daerah Cilacap, Jawa Tengah. Meski caranya 'tak biasa', pesannya cukup layak didengarkan.

Informasi yang diterima, Selasa (27/4/2010), menyebutkan adanya aksi dedemit maya di situs Satuan Reserse Kriminal, Polres Cilacap, Jawa Tengah. Saat dikunjungi, pukul 18:45 WIB, tampak ada sesuatu yang janggal di situs tersebut.

Sebuah pesan dengan judul 'Surat Terbuka' nampak terpampang di halaman pertama situs yang menggunakan domain .com tersebut. Pesan yang tampil cukup panjang dan nampaknya membawa pesan kritis bagi jajaran Kepolisian.



Misalnya, di salah satu bagian pesan itu, muncul kalimat yang mempertanyakan terpecah-belahnya situs Kepolisian Cilacap. "Saya sangat menyayangkan atas ke-Kurang Profesionalan Jajaran Polres Cilacap di dalam Cyber Management, ini dibuktikan dengan banyaknya domain dari Jajaran," sebut sang pelaku.

Ia pun menyarankan agar semua situs Polres Cilacap yang ada bisa digabungkan di bawah satu domain. "Misalnya www.polrescilacap.go.id (NASIONALISMEnya tunjukin donk...?!) , dimana di dalammya dapat dibuatkan sub-domain sub-domain lain yang dapat digunakan untuk masing-masing satuan fungsional maupun satuan kewilayahan ( polsek ) sehingga nantinya didalam domain www.polrescilacap.go.id dapat ditambahkan sub-domain reskrim.polrescilacap.go.id , lantas.polrescilacap.go.id , ident.polrescilacap.go.id , majenang.polrescilacap.go.id , kroya.polrescilacap.go.id , dsb," tulisnya.

Pelaku tidak meninggalkan nama ataupun julukannya di sana, bahkan secara sepintas aksi ini tak terlalu terlihat karena berupa teks saja. Di bawah pesan itu, ia hanya menandatangani aksinya dengan 'SAYA (titik koma)'.

Pelaku menjamin bahwa tidak ada data yang berubah maupun hilang dari aksinya itu. "Seperti yang saya sampaikan di muka...SAYA JAMIN TIDAK ADA DATA YANG BERUBAH APALAGI SAMPAI HILANG," tulisnya.

Jika ditelusuri, situs yang dimaksud menggunakan content management system Joomla! versi 1.5. Bisa diduga, pelaku dalam melancarkan aksinya memanfaatkan kelemahan pada piranti lunak Open Source tersebut. Selengkapnya >>>

Situs Polda Jatim Jadi Korban Tangan Jahil

Situs milik Polda Jawa Timur jadi korban tangan jahil. Situs yang beralamat di http://www.jatim.polri.go.id, diserang hacker yang menamakan dirinya sacred_relic.

Gambar sosok berjubah jitam sempat memblok situs milik Polda Jatim, pukul 00.30 WIB, Kamis (27/5/2010).


Situs yang biasanya menyajikan informasi-informasi penting itu, warnanya berubah menjadi hitam dengan gambar sosok berjubah di tengah, dan di bawah terdapat kata Hacked, dengan huruf H serta D berwarna hitam.

Sedangkan di atas sosok bejubah itu terdapat tulisan 'Hacked by sacred_relic'. Sedangkan, di bawah gambar sosok berjubah itu juga terdapat kalimat, "Indonesian Defacers Always Inside,.... :P".

Kemudian, kembali mencoba mengunjungi situs milik Polda Jatim yang sempat diacak-acak hacker pada pukul 07.00 WIB, nampaknya sudah dalam proses perbaikan. Pasalnya, sudah tidak terlihat lagi gambar sosok berjubah. Selengkapnya >>>