Tampilkan postingan dengan label Komputer. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Komputer. Tampilkan semua postingan

Menteri Tifatul Mengaku Jago Meretas


Menteri Komunikasi dan Informatika, Tifatul Sembiring, pekan ini dinobatkan situs Famecount menjadi salah satu politisi dunia paling populer di dunia maya. Ia berada di peringkat 24 dunia, dan merupakan yang teratas di Indonesia.

Sebelum meraih predikat politisi terpopuler di jagat maya, mantan Presiden PKS ini sudah sering menghiasi pemberitaan dengan berbagai pernyataan kontroversialnya – baik secara lisan maupun tertulis lewat kicauannya di twitter. Tifatul sendiri mengaku tidak mencoba menjadi sosok yang kontroversial. Ia hanya senang melontarkan humor untuk menyegarkan suasana.

Ia bercerita tentang banyak hal. Dari mulai hebatnya pengaruh sosial media di era globalisasi saat ini, generasi alay yang mendominasi jagat maya, soal Nazaruddin, sampai cyber war. Terkuak pula bahwa Menkominfo satu ini ternyata jago me-hack akun orang lain. Berikut wawancara dengan Tifatul di Kantor Kominfo.

Anda pernah mengatakan, sosial media perlu dikontrol, meski bukan dalam arti membatasi. Hal ini lantas memancing kontroversi dan kritik dari sejumlah kalangan.
Saya tidak pernah katakan akan mengontrol sosial media. Itu salah persepsi. Saya katakan waktu itu, pada kampanye ‘Internet Sehat dan Aman’ di SD Menteng, “Bapak, Ibu guru, para orang tua murid, tolong semua mengontrol dan mengawasi pengguna internet dan sosial media oleh murid-muridnya. Mereka perlu dibimbing, karena internet mempunyai sisi negatif selain ada sisi positifnya."

Jadi saya tidak pernah mengatakan akan mengontrol sosial media. Dari sekian banyak yang memuat kutipan saya saat itu, ada satu situs berita yang salah mengutip. Mungkin salah persepsi atau salah dengar. Tapi lantas kutipan yang salah itu dimuat dan dikutip lagi oleh media elektronik. Padahal media elektronik itu sendiri ada saat saya memberi sambutan di SD Menteng. Saya lihat kamera-kamera mereka kok. Sifat pemberitaan kita memang begitu ya, yang aneh-aneh memang selalu jadi headline.

Bagaimana perasaan Anda dinobatkan menjadi politisi Indonesia paling populer di dunia maya?
Biasa saja, karena motivasi saya masuk sosial media lebih kepada ingin mendalami, dunia apa sebenarnya itu. Saya ingin berkenalan dan bertegur sapa dengan netizen dan para blogger untuk mengetahui pemikiran mereka, dan supaya tahu isu apa yang sedang ramai diperbincangankan. Jangan sampai sebagai Menkominfo, saya tidak tahu-menahu soal itu.

Saya kan baru masuk menjadi pengguna sosial media pada Oktober 2009, setelah saya diangkat menjadi menteri. Jadi kalau sekarang ada survei begitu (politisi terpopuler di dunia maya), saya tidak menduga. Kan sosial media juga baru populer dua tahun belakangan ini. Sebelumnya, orang-orang tidak begitu akrab dengan sosial media. Lama-lama, pengguna facebook saja sudah mencapai 36 juta, bahkan ada yang mengklaim 39 juta. Jadi, ada warga yang disebut ‘netizen’ yang tidak boleh diabaikan oleh siapapun. Netizen ini bahkan punya pengaruh di bidang politik, ekonomi, dan sosial.

Tweet-tweet saya biasanya 95 persen memberikan dorongan semangat dan informasi, sedangkan 5 persen sisanya baru berisi ucapan yang agak nyelekit sebagai humor. Humor juga sesekali perlu, supaya menarik, karena kalau serius terus, kita jadi bosan. Misalnya, pada satu hari Minggu, saya membuat 3 gol saat bermain futsal di Medan. Lalu saya nge-tweet “Lady Gaga ketiban sukun, nggak olahraga badan pun tambun.” Jadi itu hanya sarana komunikasi saya.

Wasekjen PKS, Mahfudz Siddiq, pernah mengatakan bahwa untuk populer memang perlu sedikit kontroversial. Beberapa tweet Anda sempat menuai kontroversi. Apakah itu memang sengaja?
Saya tidak pernah mencari kontroversi mengenai diri saya kok.

Tapi Anda pernah nge-tweet dalam bahasa alay?
Mengenai alay itu, setelah disurvei, ternyata 64 persen pengguna twitter adalah remaja, dan mereka memang berjiwa alay – anak layangan. Saya tadinya juga nggak ngerti soal alay ini. Saya lalu tanya ke anak saya. Kemudian saya coba lakukan pancingan atau tes. Saya tweet “JAn64n 4d4 Du5t4 d1 4ntar4 K1ta. k4L4u b3nC1, b1l4ng b3nC1. k4l4U CiNt4, b1l4Ng C1Nt4. J4N64n B1ArK4n hat1mu tertU5uK 53mB1lu... hE3x?” Saya tulis itu dalam bentuk kalimat alay. Kalimat alay kan dicampur dengan angka-angka. Ternyata itu malah jadi trending topic.

Menurut saya, orang bebas menggunakan bahasa apa saja di dunia twitter. Bahasa daerah juga banyak digunakan kok. Tapi faktanya anak alay ternyata mayoritas di situ. Jadi yang saya tetap harus connect dengan mereka. Apalagi, saya banyak mendapat respon bila nge-tweet menyangkut remaja dan olahraga. Misalnya begitu saya nge-tweet soal futsal, saya mendapat mention banyak sekali.

Kita juga perlu komunikasi dengan para remaja untuk memberi arahan dan nasehat. Saya saja terkejut ketika ponakan saya yang masih SD bilang, dia follow saya di twitter. Saya kaget juga banyak yang follow. Saya jadi tidak berani macam-macam.

Punya pengalaman tak enak dengan dunia maya?
Saya sering di-bullying, bahkan hampir setiap malam. Kadang ada bullying yang pedas sekali. Kalau bullying itu bisa saya luruskan, ya diluruskan. Apapun, itulah uniknya twitter. Karena hanya terdiri dari 140 karakter, kalau keliru memilih diksi, jadi susah, karena nyebarnya sangat cepat. Bisa ada persepsi yang salah. Maka, biasanya untuk menjelaskan secara lengkap, saya menggunakan facebook. Kan twitter saya ada link ke facebook. Jadi di facebook saya jelaskan lebih rinci. Di facebook kan lebih jarang orang salah paham. Mau tulis seribu karakter juga oke di situ.

Kapan waktu paling enak untuk nge-tweet?
Saya paling sering nge-tweet di kendaraan, di mobil. Yang jelas tidak pernah di tengah rapat kabinet. Rapat kabinet itu serius.

Apakah popularitas Bapak di dunia maya berpengaruh kepada PKS sebagai partai asal Anda?
Saya nggak tahu. Yang jelas, mungkin karena saya adalah kader PKS yang cukup dikenal di dunia maya, maka banyak masalah PKS ditanyakan kepada saya. Padahal saya bukan lagi Presiden PKS, bukan lagi pengurus harian. Saya hanya anggota Majelis Syuro-nya saja. Tapi tetap saja, masalah Misbakhun pun ditanyakan ke saya.

Tidak berniat memanfaatkan popularitas Anda untuk maju menjadi capres?
Saya kan mantan Presiden (partai), masa nyapres lagi, hahaha... Nggaklah, kejauhan. Kalau Presiden Dunia Maya bolehlah. Saya juga nggak kenal siapa sebenarnya para penduduk dunia maya itu. Saya tidak tahu apakah mereka the real voters di dunia nyata. Itu tidak bisa dikuantifikasi. Lagipula, saya secara pribadi lebih senang jadi orang biasa yang tidak terlalu menonjol.

Di dunia maya kan tidak ada hierarki sosial. Semua flat – sama. Mau menteri kek, apa kek. Banyak juga yang menyapa saya “Eh, loe Tifatul! Apa aja kerja loe?” Sering itu. Jadi, saya tidak minta disanjung-sanjung orang. Untuk tegasnya, saya nggak gr-gr amat. Saya tidak menyangka dan tidak berencana seperti ini (populer). Menurut saya, itu pernak-pernik sosial media. Terima kasih kepada follower yang rajin mengikuti saya. Kita hidup kan memang harus bertegur sapa dan saling memberi masukan.

Anda dulu pernah meminta RIM (Research In Motion – perusahaan pembuat ponsel dan penyedia layanan BlackBerry) untuk mendirikan server di Indonesia guna kepentingan penyelidikan penegak hukum kita. Bagaimana kelanjutannya sekarang? Apalagi belakangan marak soal BBM Nazaruddin.
Sebenarnya RIM sudah memenuhi sejumlah tuntutan kita seperti membuka kantor cabang di Indonesia, membuka pusat-pusat service di sini, menutup situs-situs dan konten-konten negatif di antaranya pornografi, merekrut tenaga kerja Indonesia, dan menggunakan produk-produk pengembang lokal Indonesia. Tapi masalah server, ini masih dalam tahap negosiasi.

Menurut saya, whatever-lah soal negosiasi itu. Yang jelas kita harus punya peluang untuk melakukan penyadapan terhadap terduga atau tersangka pelaku kejahatan. Jangan sampai BBM menjadi sarana berkembangnya terorisme, jaringan obat bius, bahkan menjadi fasilitas bagi para koruptor yang kabur-kabur itu. Jangan sampai orang bebas melakukan kejahatan di Indonesia.

Seluruh operator yang ada di Indonesia wajib memberi kesempatan penegak hukum, baik KPK, polisi, atau kejaksaan, untuk menyadap terkait kepentingan penegakan hukum. Itu implikasi dari Undang-undang Informasi Transaksi Elektronik, dan itu sudah berlangsung dengan operator lain. Tapi tidak dengan BlackBerry.

Jadi kita tidak bisa melacak BBM Nazaruddin?
Jelas, kecuali diberikan akses dari RIM di Kanada.

Tapi lewat fasilitas teknologi lain, keberadaan Nazaruddin bisa dilacak?
Sangat bisa. Secara teknologi, kalau kita terima sms dari orang, kita kan tahu sms itu dari mana. Lalu seperti saat Nazaruddin melakukan telewicara live di televisi. Itu bisa dicari asalnya dari mana. Misalnya menggunakan sarana komputer, kan ketahuan link-nya. Tapi kami (Kominfo) tidak bisa melakukan pelacakan. Kewenangan itu ada di aparat penegak hukum. Jadi menurut saya, kepolisian dan KPK harus bergerak cepat. Kalau kami ini bukan aparat penegak hukum. Kami aparat teknis.

Selama ini memang sejumlah penjahat ditangkap berkat kerja sama dengan Kominfo. Jadi kerja sama itu sudah jalan. Untuk Nazaruddin, kita tunggu saja bagaimana dari kepolisian (ada permintaan atau tidak). Yang jelas, secara teknologi, mencari dia bukan persoalan yang rumit.

Soal cyber war, bagaimana tingkat keamanan infrastruktur web di Indonesia?
Bukan cuma rawan, tapi kesadaran masyarakat Indonesia sendiri lemah. Terus terang, banyak kelemahan di kementerian dan lembaga. Saya sering beri peringatan. Website kepolisian pernah di-hack. Lemhanas, Pertamina, TNI AD juga pernah. Bahkan Kominfo sekali pun.

Parahnya, ketika saya mencoba menginvestigasi sebuah lembaga – tidak perlu saya sebutkan nama lembaganya, ada yang menggunakan password ‘123’, ditempel pulapassword-nya di meja. Padahal password ‘123’ adalah password sementara yang dipakaiinstaller ketika meng-install komputer. Supaya ketika baru di-install, mudah meng-up grade-nya. Tapi password ‘123’ itu nanti harus diubah. Eh, malah tidak diubah. Begitu diserang hacker, kacau semua. Ingat, bagi para hacker, kode rumit saja bisa dibuka, apalagi ‘123.’ Di sinilah kesadaran kita lemah.

Perlu diketahui, Estonia pernah lumpuh tiga pekan gara-gara software-nya diserang hacker. Lampu di sana mati, bank-bank tidak bisa transaksi, orang tidak bisa ambil uang di bank. Akibatnya, toko-toko di sana dijarah. Baru tiga pekan Estonia berhasil pulih. Selanjutnya, pendiri WiliLeaks Julian Assange yang punya akun bank di Swiss, akun banknya di-hack. Dia pun tak bisa ambil uang di situ. Contoh lain, reaktor nuklir Iran yang seharusnya diluncurkan pada tahun 2009, terpaksa ditunda setahun gara-gara sistem kontrol reaktor nuklir itu di-hack.

Begitu juga di Malaysia, sebulan lalu, '.my' di-hack, mati semua, beberapa pekan baru pulih. Di Amerika Serikat, Google, Fox News, bank-bank, lembaga keuangan di-hack. Di Singapura dan negara-negara lain juga. Jadi menurut saya, cyber war dan cyber crime ini gawat. Satu setengah bulan lalu, Mabes Polri kan menangkap 139 Warga Negara Asing asal China dan Taiwan karena melakukan kejahatan cyber. Di Myanmar juga ada penangkapan serupa.

Apa umumnya motivasi para hacker?
Pertama, motivasi ekonomi. Di era informasi ini, jualan informasi sangat laku. Dia (hacker) bisa masuk, menjalar ke dalam, baca dulu, lantas copy informasi itu. Saya saja bisa (nge-hack). Kemarin saya praktekkan di Bandung. Pak Leks, Sekda Bandung, lagi main twitter, lantas saya hack. Kena. Saya bisa baca semua isi twitter-nya, saya tahu apapassword-nya. Saya catat itu. Jadi, kapan-kapan saya bisa masuk ke twitter dia. Itu contohnya. Hacker belum tentu merusak, tapi menjual informasi demi keuntungan. Ingat, di Amerika Serikat pernah diungkapkan, 60 persen hacker ternyata anggota FBI.

Kedua, motivasi politik. Ada hacker yang tidak suka dengan kebijakan-kebijakan tertentu. Mereka lantas melawan. Misalnya, mereka tidak suka kebijakan yang dikeluarkan AS, maka mereka menyerang Pentagon. Pada kasus WikiLeaks, ketika Julian Assange ditangkap dan dicekal di mana-mana, hacker bergerak. Mereka melihat ada ketidakadilan, dan solidaritas mereka kuat. Bisa juga karena mereka ingin melakukan black campaign.

Ketiga, motivasi pribadi atau kelompok. Bisa saja dia coba menguji kekuatan suatu sistem. Semua sistem software yang dibuat orang kan tidak ada yang sempurna. Selalu ada yang disebut dengan crack – celah. Makanya software itu harus selalu di-up date. Virus kan dibuat oleh para hacker. Handphone saya saja pernah di-hack. Saya buka satu sms, malah hilang semua sms. Waduh, ada saja kelakuan orang. Mungkin dia iseng. Yang jelas, tidak ada program yang sempurna. Selalu ada hole – lubang. Maka kita harus waspada, tidak boleh abai. Perang saat ini adalah perang informasi.
Selengkapnya >>>

Waspadai Serangan Hacker Anonymous ke Indonesia


Serangan cyber yang melanda Malaysia beberapa waktu lalu memaksa Indonesia untuk pasang kuda-kuda. Ancaman serupa dikhawatirkan terjadi di Tanah Air oleh grup hacker yang menamakan diri sebagai Anonymous.

Wakil Ketua Indonesia Security Incident Response Team On Internet Infrastructure (ID-SIRTII), M. Salahuddien pun mengaku bahwa pihaknya telah mengeluarkan imbauan kepada para penyelanggara jasa internet (ISP) agar waspada.

"Melihat apa yang terjadi di Malaysia jadi kita sudah ingatkan kepada para penyelenggara (ISP-red) agar waspada dengan meningkatkan keamanan," tukas pria yang biasa disapa Didin Pataka ini.

Menurutnya, beberapa waktu sebelum Anonymous menyerbu Malaysia, Negeri jiran itu sempat mendapat kiriman spam alias email sampah dalam jumlah besar.

"Jadi trennya itu setelah serbuan spam, normal sebentar, baru serangan dilancarkan," tukas Didin.

Program jahat (malware) yang digunakan Anonymous juga diyakini tidak dibuat oleh grup hacker tersebut. Namun cuma dimodifikasi dari sumber yang sudah ada.

Sebelumnya, puluhan website milik pemerintah Malaysia dihajar dalam gelombang serangan cyber oleh hacker. Setidaknya 51 website menjadi target dan gangguan terjadi pada 41 website yang disasar.

Kejadian yang menyasar situs berakhiran .gov.my itu diumumkan langsung oleh otoritas Malaysian Communications and Multimedia Commission (MCMC).

Diduga kuat pelaku serangan adalah grup hacker Anonymous. Terlebih sebelumnya ada peringatan dari kelompok hacker yang sudah cukup tenar ini untuk menyerang website pemerintah setempat.

Anonymous mengancam akan menyerang karena tidak setuju dengan kebijakan sensor internet Malaysia. Sebelumnya, kelompok ini juga menyabotase beberapa website di Turki terkait alasan serupa.
Selengkapnya >>>

Menyikapi Situs yang Diobrak-abrik Hacker


Akhir-akhir ini marak terjadi penyerangan (penyusupan) ke situs pemerintah bahkan situs POLRI juga tidak luput dari serangan tersebut. Mengenai alasan mengapa situs-situs tersebut diserang menurut saya bukanlah suatu yang layak dibahas secara Telematika karena bila bicara mengenai alasan maka topik bahasannya bisa dari A sampai Z, begitupun kemungkinan pelakunya bisa si A sampai si Z.

Sebenarnya yang perlu dilakukan cukup fokus terhadap apa yang dihadapi dan mencari solusi sesuai tahapan yang benar. Kita tidak perlu sesali bila situs kena hack, justru itu menjadi feed-back bagi kita bahwa situs kita belum terlindungi dengan benar dan perlu ada pembenahan, perlu ada pembelajaran.

Lalu pertanyaan berikut adalah mengapa situs D,E & F yang kena incar bukan X,Y & Z?

Di luar dugaan kemungkinan adanya niatan dari pihak tertentu (non teknis) salah satu jawaban paling logis dalam dunia hacking adalah apabila suatu metoda berhasil membobol suatu situs maka cara yang termudah untuk kembali sukses membobol situs lain pasti dengan mencari situs yang menggunakan cara yang sama seperti yang berhasil dibobol sebelumnya tersebut, betul bukan?

Hal itu karena tantangan (baca: kebanggaan) membobol situs pemerintah bukanlah kepada "seberapa sulit" bisa melakukan penerobosan melainkan "seberapa banyak" yang berhasil dibobol.

Ironisnya kenyataan yang ada di lapangan justru sangat membuka peluang untuk itu karena walau proyek-proyek pengadaan situs menghabiskan biaya yang tidak sedikit tapi ternyata situs yang terpasang sering kali sangat rentan atau misal menggunakan framework dari sumber yang sama dan banyak di internet.

Dengan demikian pasti memiliki kerentanan yang sama dan lebih parahnya lagi sangat umum terjadi pada situs pemerintah bahwa kurangnya kesadaran untuk memelihara situs (melakukan patching, upgrade), ini yang lazim terjadi walau tentu tidak mengeneralisir bahwa semua pengelola situs pemerintah seperti ini.



Hal lain tapi tidak dipungkiri bahwa maraknya pembobolan ini sangat mungkin dimanfaatkan oleh oknum tertentu untuk menjadikan "musibah massal" ini sebagai alasan mendapat proyek perbaikan situs, jadi tetap mungkin saja (walau tidak bermaksud menuduh) suatu situs dibobol oleh orang dalam sendiri.

Adapun pembuktian pencarian pelaku pembobol apakah itu dilakukan orang dalam atau luar sepenuhnya menjadi tugas kepolisian yang tentu mungkin bisa terlacak dengan rekam jejak, log, analisa alur akses, pemeriksaan setting firewall (bila ada) dan sebagainya. Namun itu semua secara Telematika tidak terlalu berarti karena pada akhirnya hanya upaya pencari pelakunya. Ketemu atau tidak ketemu pelakunya toh situsnya sudah "terkapar" dan perlu dipulihkan.


Yang perlu dilakukan pengelola situs adalah selain membantu pihak kepolisian dengan memberikan berbagai informasi yang dibutuhkan (guna pelacakan pembobol) pengelola situs harus segera melakukan perbaikan situs agar dapat kembali melayani masyarakat.

Tanpa bermaksud menganggap remeh situs yang dimiliki pemerintah tapi pada umumnya isinya (walau dinamik) sekedar informasi elektronik mengenai lembaga / institusi / departemen yang bersangkutan dan belum sampai ke data penting dan hal lain yang kelak mengganggu operasional dan merugikan Negara.

Sehingga untuk pemulihan situs dengan karakter seperti ini bukanlah hal yang sulit dilakukan (bagi yang paham dan berpengalaman), tidak butuh berhari-hari dan tidak akan mengeluarkan dana banyak. Salah satu contoh logis, sejauh apapun yang bisa dilakukan si hacker namun secara fisik aksesibilitas terhadap server tentu 100% ada pada kuasa pengelola dan begitu pula super user password (atau admin password).

Itu sudah cukup menjadi kunci sukses utama dalam pemulihan. Misal ternyata bahkan akses ke Super User itupun telah diambil alih si hacker maka pengelola dapat mengatasi dengan mengganti harddisk dengan yang lain dan 100% pengaruh si hacker sudah musnah dari server tersebut. Tidak rumit bukan?




Formulasi Langkah 5 R


Selanjutnya pihak pengelola cukup melakukan langkah yang saya formulasikan dengan istilahkan 5R --agar mudah diingat-- yaitu Recovery, Rebuild, Restore, Resolve dan Retain sebagai berikut:


Recovery

Upaya pengambilan data bergerak yang mungkin ada dari sejak terakhir backup dilakukan termasuk diantaranya semua file yang bersifat log atau hal yang bisa membantu yang berwajib untuk melakukan pelacakan pelaku. Anggap pekerjaan ini membutuhkan 2 jam.


Rebuild

Ini adalah upaya pembangunan kembali struktur sistem bisa sekedar pada tingkat aplikasi web yang mungkin hanya beberapa menit saja. Misal keadaan yang terjadi sangat parah sehingga tahap ini harus dari tahap instalasi sistem operasi maka baik pada Linux atau Windows server tahap instalasi dan setting bisa dilakukan (secara tidak terburu-buru) diprakirakan menghabiskan waktu sekitar 2 jam.

Kemudian dilanjutkan dengan instalasi piranti lunak atau tools yang biasa digunakan, waktunya tergantung dari jumlah piranti yang diperlukan untuk direinstalasi. Dalam melakukan ini skala prioritas sangat berguna yakni utamakan yang penting dan sangat diperlukan segera ada dan selebihnya bisa dilakukan setelah tahapan 5R ini selesai.


Restore

Ini adalah pengembalian database dari file backup. Tentu keberhasilan ini tergantung dari kerajinan pengelola melakukan backup baik full-backup (Differential) maupun update-backup (Incremental). Apabila ternyata pengelola tidak memiliki backup maka saya pribadi lebih menganjurkan agar pengelola tersebut diberi sanksi yaitu diganti oleh pihak lain.

Mungkin hal itu terlihat sangat ekstrim tapi patut diketahui bahwa kelalaian melakukan backup adalah suatu hal yang tidak boleh ditolerir dengan alasan apapun dan menjadi tugas utama pengelola situs.

Dengan analogi sopir maka dia tidak boleh memarkir kendaraan pada lokasi yang retan kecelakaan atau kehilangan bukan? Dapat dikatakan anggaplah pengelola situs (server admin / db admin / web admin / webmaster dan segala posisi yang terkait dengan pekerjaan tersebut) utamanya digaji hanya untuk backup data dan selebihnya itu sekedar tugas tambahan J. Yang ingin ditekankan adalah apalah arti kerja berbulan-bulan apabila tidak dapat menyimpan pekerjaannya tersebut secara baik.

Tentu disini penting juga langkah rutin latihan restore, sebagai bagian dari DRP (Disaster Recovery Plan) bahwa data yang dibackup harus dipastikan dapat dipulihkan (restorable). Durasi pekerjaan ini tergantung dari besarnya backup yang dimiliki dan jenis restore yang dilakukan.


Resolve

Menuntaskan tahapan pemulihan dengan melakukan pengujian dan pemastian bahwa segalanya telah kembali normal (atau lebih baik dari kondisi sebelumnya) atau setidaknya pemulihan telah sampai pada tingkat yang dapat dipertanggungjawabkan atau diterima oleh pimpinan, lalu dipastikan sistem pelindung telah terpasang dan diaktifkan, patch yang diperlukan telah dipasang. Bila semua dinyatakan "SIAP" maka layanan ini bisa segera dibuka kembali.

Pada tahap ini sangat diperlukan adanya pencatatan mengenai apa yang dipasang, ditingkatkan, perbedaan dengan setting terdahulu. Sehingga apabila terjadi penyerangan berikut maka pengelola tidak perlu melakukan fall-back (atau kembali ke sistem sebelum tahap 5R) melainkan cukup mengulang tahapan 5R dengan benar, mungkin saja ada langkah yang terlupa atau ada langkah mendetil yang terlewati.


Retain

Secara parallel (karena situs telah dibuka kembali) dilakukan pengujian terhadap situs untuk dipastikan bahwa setidaknya situs tidak akan rubuh dengan modus operandi yang sama dan juga diuji dengan cara lainnya.



Tahap 5R ini bukan jaminan bahwa sistem akan lebih kuat karena dalam dunia ICT tidak ada istilah lebih kuat. Yang perlu diutamakan bukan sekedar keamanan (Secure) tetapi juga kecepatan (Speed), stabil (Stable) dan lancar (Smooth) keempat ini bisa diingat dengan istilah 4S (lagi-lagi ini bukan istilah baku namun agar mudah mengingatnya) dan perlu disadari dibalik sistem ICT tersebut adalah manusia yang mungkin lalai melakukan semua tahapan tersebut secara mendetil dan benar walau sudah diterapkan SOP (Standard Operating Procedure).

Sehingga control berupa check-recheck akan sangat membantu. Tahapan 5R ini setidaknya dapat memberikan panduan kepada pengelola situs untuk tidak panik lalu malah melakukan banyak langkah yang tidak perlu dan justru lupa pada skala prioritas manfaat dan kepentingan situs tersebut.

Semoga informasi ini bermanfaat untuk kita semua dan membuat liat lebih sering belajar dalam melakukan trouble shooting yang baik, dan pesan ini untuk kita semua termasuk untuk diri saya sendiri.

*Penulis: Abimanyu Wachdjoewidajat merupakan akademisi dari UIN Syarif Hidayatullah serta praktisi telematika. Ia bisa dihubungi melalui blog http://awam.multiply.com.
Selengkapnya >>>

Keamanan Informasi Dunia Maya


Seiring dengan berkembangnya dunia Teknologi Informasi ( TI ) dapat dikatakan pula berkembangnya dunia kejahatan didunia maya atau yang lebih dikenal dengan cyber crime. Banyak orang mengatakan bahwa kejahatan dunia maya hanya melakukan pembobolan user name atau bahkan hingga passwordnya. Banyak kasus yang telah terjadi pada dunia maya, tidak hanya pada pembobolan tabungan, namun hingga pada perdagangan manusia, bahkan adanya transaksi seks.

Berawal dari sebuah pertemanan pada dunia maya atau disebut dengan chating, dengan menggunakan beberapa macam nama aplikasi yang digunakan untuk berkomunikasi banyak orang. Mulai dari yahoo messenger hingga sekarang munculnya friendster, facebook dan twitter. Itu semua adalah aplikasi yang digunakan untuk berhubungan komunikasi banyak orang, yang diketahui bahwa seseorang yang kita kenal itu tidak diketahui keberadaannya.

Dengan seringnya seseorang menggunaka aplikasi tersebut maka banyaklah mengundang modus-modus kejahatan yang terjadi pada dunia maya. Berawal dengan menjadi teman kemudian saling berkomunikasi hingga terjadinya pertukaran informasi yang tadinya sangat privasi kemudian menjadi hal biasa untuk menjadi public. Kejahatan yang sudah banyak terjadi diantaranya yaitu adalah kasus penipuan hingga yang terparah adalah perdagangan manusia.

Sangat disayangkan sekali aplikasi yang tadinya digunakaan untuk menjalin sebuah pertemanan bahkan bisa mendapatkan pasangan. Dapat difungsikan sebagai kedok dunia kejahatan yang terjadi pada dunia Teknologi Informasi (TI) tepatnya pada dunia maya, yang menyagkut banyak hal terutama menyangkut pribadi.

Disarankan bagi para pengguna aplikasi dunia maya agar tidak mengumbar segala bentuk informasi mengenai data pribadi, karena dapat mengundang terjadinya kejahatan yang dapat menimpa anda. Untuk itu tidaklah memberikan informasi mengenai data diri anda kepada khalayak banyak atau bahkan untuk konsumsi public. Dalam penggunaan aplikasi harus dilandasi dengan etika serta moral yang patut dijunjung tinggi.
Selengkapnya >>>

What is Cybercrime ?


Cybercrime merupakan bentuk-bentuk kejahatan yang timbul karena pemanfaatan teknologi internet. Beberapa pendapat mengindentikkan cybercrime dengan computer crime. The U.S. Department of Justice memberikan pengertien computer crime sebagai:
“…any illegal act requiring knowledge of computer technology for its perpetration, investigation, or prosecution”.
(www.usdoj.gov/criminal/cybercrimes)

Pengertian tersebut identik dengan yang diberikan Organization of European Community Development, yang mendefinisikan computer crime sebagai:
“any illegal, unehtical or unauthorized behavior relating to the automatic processing and/or the transmission of data”.

Adapun Andi Hamzah (1989) dalam tulisannya “Aspek-aspek Pidana di Bidang komputer”, mengartikan kejahatan komputer sebagai:
”Kejahatan di bidang komputer secara umum dapat diartikan sebagai penggunaan komputer secara illegal”.

Dari beberapa pengertian di atas, secara ringkas dapat dikatakan bahwa cybercrime dapat didefinisikan sebagai perbuatan melawan hukum yang dilakukan dengan menggunakan internet yang berbasis pada kecanggihan teknologi komputer dan telekomunikasi.
Selengkapnya >>>

Kejahatan Teknologi Informasi


Kebutuhan akan teknologi Jaringan Komputer semakin meningkat. Selain sebagai media penyedia informasi, melalui Internet pula kegiatan komunitas komersial menjadi bagian terbesar, dan terpesat pertumbuhannya serta menembus berbagai batas negara. Bahkan melalui jaringan ini kegiatan pasar di dunia bisa diketahui selama 24 jam. Melalui dunia internet atau disebut juga cyberspace, apapun dapat dilakukan.

Segi positif dari dunia maya ini tentu saja menambah trend perkembangan teknologi dunia dengan segala bentuk kreatifitas manusia. Namun dampak negatif pun tidak bisa dihindari. Tatkala pornografi marak di media Internet, masyarakat pun tak bisa berbuat banyak.

Seiring dengan perkembangan teknologi Internet, menyebabkan munculnya kejahatan yang disebut dengan “CyberCrime” atau kejahatan melalui jaringan Internet. Munculnya beberapa kasus “CyberCrime” di Indonesia, seperti pencurian kartu kredit, hacking beberapa situs, menyadap transmisi data orang lain, misalnya email, dan memanipulasi data dengan cara menyiapkan perintah yang tidak dikehendaki ke dalam programmer komputer. Sehingga dalam kejahatan komputer dimungkinkan adanya delik formil dan delik materil.

Delik formil adalah perbuatan seseorang yang memasuki komputer orang lain tanpa ijin, sedangkan delik materil adalah perbuatan yang menimbulkan akibat kerugian bagi orang lain. Adanya CyberCrime telah menjadi ancaman stabilitas, sehingga pemerintah sulit mengimbangi teknik kejahatan yang dilakukan dengan teknologi komputer, khususnya jaringan internet dan intranet.
Selengkapnya >>>

Hacker VS Cracker


Hackers are like kids putting a 10 pence piece on a railway line to see if the train
can bend it, not realising that they risk de-railing the whole train
(Mike Jones: London interview).

Untuk mempelajari masalah keamanan, ada baiknya juga mempelajari
aspek dari pelaku yang terlibat dalam masalah keamanan ini, yaitu para
hackers and crackers. Buku ini tidak bermaksud untuk membahas secara
terperinci masalah non-teknis (misalnya sosial) dari hackers akan tetapi
sekedar memberikan ulasan singkat.

Istilah hackers sendiri masih belum baku karena bagi sebagian orang
hackers mempunyai konotasi positif, sedangkan bagi sebagian lain
memiliki konotasi negatif. Bagi kelompok yang pertama (old school), untuk
pelaku yang jahat biasanya disebut crackers. Batas antara hacker dan
cracker sangat tipis. Batasan ini ditentukan oleh etika. moral, dan integritas
dari pelaku sendiri. Untuk selanjutnya dalam buku ini kami akan
menggunakan kata hacker sebagai generalisir dari hacker dan cracker,
kecuali bila diindikasikan secara eksplisit.

Paul Taylor dalam disertasi PhDnya [47] mengungkapkan adanya tiga
kelompok, yaitu Computer Underground (CU), Computer Security Industry (CSI), dan kelompok akademis. Perbedaan antar kelompok ini kadangkadang
tidak tegas.

Untuk sistem yang berdomisili di Indonesia secara fisik (physical) maupun
lojik (logical) ancaman keamanan dapat datang dari berbagai pihak.
Berdasarkan sumbernya, acaman dapat dikategorikan yang berasal dari luar
negeri dan yang berasal dari dalam negeri. Acaman yang berasal dari luar
negeri contohnya adalah hackers Portugal yang mengobrak-abrik beberapa
web site milik pemerintah Indonesia.

Berdasarkan motif dari para perusak, ada yang berbasis politik, eknomi, dan
ada juga yang hanya ingin mencari ketenaran. Masalah politik nampaknya
sering menjadi alasan untuk menyerang sebuah sistem (baik di dalam
maupun di luar negeri). Beberapa contoh dari serangan yang menggunakan
alasan politik antara lain:

• Serangan dari hackers Portugal yang mengubah isi beberapa web site
milik pemerintah Indonesia dikarenakan hackers tersebut tidak setuju
dengan apa yang dilakukan oleh pemerintah Indonesia di Timor Timur.
Selain mengubah isi web site, mereka juga mencoba merusak sistem
yang ada dengan menghapus seluruh disk (jika bisa).

• Serangan dari hackers Cina dan Taiwan terhadap beberapa web site
Indonesia atas kerusuhan di Jakarta (Mei 1998) yang menyebabkan etnis
Cina di Indonesia mendapat perlakukan yang tidak adil. Hackers ini
mengubah beberapa web site Indonesia untuk menyatakan ketidaksukaan
mereka atas apa yang telah terjadi.

• Beberapa hackers di Amerika menyatakan akan merusak sistem milik
pemerintah Iraq ketika terjeadi ketegangan politik antara Amerika dan
Irak.
Selengkapnya >>>

Teroris Dunia Maya


Terorisme cyber merupakan aktivitas para teroris di dunia maya. Kehadiran kelompok teroris dengan menggunakan internet sebagai kendaraannya merupakan sebuah fenomena baru dan hal ini mengalami peledakan pertumbuhan dalam 1 dasawarsa ini.

Estimasi tentang jumlah situs kelompok teroris yang aktif berbeda-beda, karena memang sangat sulit untuk mengukur dan mengawasinya. Tetapi dalam konsensus tahun 1996 hanya tercatat 100 website yang bernuansa teroris dan sampai hari ini telah tercatat lebih dari 5.000 website yang berbau teroris atau yang dicurigai sebagai situs teroris).

Hal ini berdasarkan penelitian dan tercantum dalam Foreign Terrorist Organisations, US Department of State, bahwa organisasi ini sudah melakukan kegiatan secara online dan berbagai bentuk aktifitas online juga.

Setelah peristiwa 9/11, pemerintah dan publik di seluruh dunia terbelalak dengan aksi para teroris dan tentu saja internet merupakan salah satu cara paling ampuh dalam melakukan koordinasi. Banyak artikel telah ditemukan dan diperiksa oleh intelijen terkait aktivitas teroris.

Media internet terbukti digunakan untuk koordinasi dari komputer Al-Qaeda di Afghanistan dan internet digunakan untuk mengumpulkan informasi intelijen dan tentu saja mengirimkan informasi tersebut dalam bentuk enkripsi (diacak).

Definisi teroris yang digunakan/dikumpulkan oleh penulis bahwa teroris adalah ‘Taktik bermotif politik yang melibatkan ancaman atau penggunaan kekuatan atau kekerasan dimana mengejar publisitas dan merupakan hal yang paling penting untuk mencapaiannya’. Saat ini publisitas yang paling besar pengaruhnya adalah internet dan teroris tersebut menggunakan media internet ini untuk melakukan propaganda dan komunikasi/koordinasi.

Pertumbuhan penggunaan internet oleh kelompok teroris merupakan salah satu kunci bahwa internet merupakan kunci penting dalam melakukan komunikasi di antara mereka, kemudahan akses bagi pengguna di seluruh dunia, keberhasilan internet menembus koridor hukum seperti sensor informasi berbeda-beda di sebuah negara, sangat cepat mengalir, ‘always on’, biaya murah, anonimitas dalam berkomunikasi dan tentu saja lingkungan multimedia.
Selengkapnya >>>

Situs Polri Berstatus Under Construction


Halaman resmi Kepolisian RI kini berstatus 'under construction' setelah diretas sejak Senin siang kemarin, 16 Mei 2011. "Konten sedang dipelajari oleh tim kami, memang sementara tidak dioperasionalkan dulu," ujar Kepala Biro Penerangan Umum Markas Besar Polri, Komisaris Besar Polisi Boy Rafli Amar dalam keterangan pers di Balai Media dan Informasi Mabes Polri, hari ini, Selasa 17 Mei 2011.

Situs resmi Polri di alamat: www.polri.go.id itu didominasi warna hitam setelah diretas. Pengunjung diarahkan ke alamat http://www.polri.go.id/backend/index.html yang berisi gambar dua orang mengangkat bendera di atas bukit. Kemudian muncul tulisan berwarna hitam dengan seruan jihad.

Perusakan laman resmi Polri itu dikategorikan kejahatan dunia maya atau cyber crime. "Mereka merusak sistem informasi situs Polri secara ilegal," ucapnya. Kini penyidik kepolisian masih menyelidiki kasus yang tergolong kejahatan antar negara atau trans nasional ini. "Bisa saja pelakunya bukan berada di Indonesia," kata dia.

Ancaman hukuman bagi peretas Situs Polri ini adalah 8 tahun penjara, sesuai pasal 30 ayat 3 Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronika (UU Nomor 11 Tahun 2008). Pasal tersebut menyatakan, setiap orang tanpa hak secara melawan hukum menerobos sistem jaringan elektronik, mengakibatkan suatu pelanggaran hukum.
Selengkapnya >>>

'k1ll.th3.tv,' Identitas Penjebol Situs Polri?


Situs Polri yang dijebol meninggalkan sebuah jejak. 'k1ll@th3.tv', yang tertera pada akhir laman bisa jadi merupakan identitas peretas yang membobol dan mendeface situs resmi www.polri.go.id.

Ketika ditelusuri langsung ke alamat tersebut, Kamis (16/5/2011) memang hanya menemukan sebuah laman bergambar sebuah televisi dengan layar pecah di ujung kanan bawahnya.

Namun, ketika dicoba ditelusuri melalui Google, ditemukan kata k1ll.th3.tv yang mengarahkan ke sebuah situs jejaring sosial bernama Nahnumuslim.

Saat dikunjungi, k1ll.th3.tv sepertinya digunakan sebagai nama akun di situs tersebut. Di dalamnya hanya ditemukan 2 buah postingan yang isinya sama persis dengan menyertakan link yang mengarah ke situs Polri yang sudah di deface.

Isi tulisan dalam postingan itu adalah: "pembangkit semangat http://www.polri.go.id/backend/index.html http://ppid.polri.go.id/backend/index.html

http://www.polri.go.id/backend/index.html,"

Seperti dikutip dari keterangan waktunya, kedua tulisan tersebut diketahui diposting pada 16 Mei 2011, pada pukul 05:58 dan 16 May 2011, pada 06:01.

Pada tab info di laman profilnya ditemukan informasi bahwa k1ll.th3.tv telah bergabung dengan Nahnumuslim sejak 30 April 2011. Sedangkan ketika menuju tab Group, ada 4 akun yang diikuti, diantaranya Cyberjihad dan Barisan Mujahidah.

Pantauan www.police-line.tk pukul 17.00 WIB, Senin (16/5/2011) situs Mabes Polri di www.polri.go.id tidak bisa diakses seperti biasanya. Namun, ketika memasukan alamat http://www.polri.go.id/backend/index.html pada address bar di browser, pengunjung akan menemukan sejumlah tulisan dan sebuah video yang terselip berjudul Doa Hamba Allah yang Prihatin dengan Kondisi Umat Islam.

Video itu berisi doa yang dibacakan Syaikh Muhammad Al Mohaisany yang merupakan Imam Masjid Masjidil Haram di Makah, Arab Saudi dan menampilkan gambar para mujahidin, termasuk pimpinan Al Qaeda, Osama bin Laden yang baru saja tewas tertembak.
Selengkapnya >>>

Polri Belum Mengetahui Motif Pembobolan Situsnya

Hingga saat ini Polri belum bisa memastikan apa motif sebenarnya pelaku yang membobol atau meretas situs resmi milik Polri. Polri juga belum menyimpulkan apakah pelaku terkait satu jaringan tertentu.

Hal itu disampaikan oleh Kadiv Humas Polri, Irjen Anton Bachrul Alam,, di Jakarta, Senin (16/5/2011). Saat ditanya apakah Polri sudah bisa mengetahui apa motif dan siapa pelaku pembobol situs miliknya, Anton mengatakan saat ini masih didalami. "Motifnya belum diketahui secara pasti, juga apa pesan yang hendak disampaikan dengan tindakan ini. Saat ini pelaku masih tengah diselidiki," ucapnya.

Mantan Kapolda Jawa Timur ini juga belum bisa memastikan apakah pelaku terkait dengan jaringan terorisme atau orang-orang yang bersimpatik terhadap jaringan tersebut. "Belum bisa dipastikan, pelaku masih dilidik. Mungkin ingin membenturkan Polri, dengan upaya pemberantasan terorisme," tutupnya.

Sebelumnya situs Polri (www.polri.go.id) di-hack oleh seseorang yang mengajak pejuang Islam untuk bangkit. Ketika situs Polri dibuka, tampilan muka situs tersebut kosong, tapi tidak ada pesan error atau kejanggalan. Namun bila menuliskan http://www.polri.go.id/backend/index.html pada adress bar di browser, pengunjung dibawa pada sebuah halaman berlatar belakang hitam yang berisi tampilan foto dua orang berbaju khas kearab-araban mengibarkan bendera. Ada juga tulisan sebuah kalimat "Tiada tuhan kecuali Allah - Muhammad hamba dan utusan Allah". Selain itu ada juga tulisan "Bangkitlah singa-singa Islam!" yang terletak di bawahnya.

Selanjutnya di bawah foto dan tulisan terdapat link video yang telah dipublikasi di situs Youtube dengan judul 'Doa Hamba Allah yang Prihatin dengan Kondisi Umat Islam'. Doa tersebut diambil dari doa Syaikh Muhammad Al-Mohaisany, Imam Masjidil Haram, Mekkah. Di bawah link video tersebut terdapat arti doa tersebut dalam bahasa Indonesia.
Selengkapnya >>>

Hacker Pembobol Situs Polri Belum Tentu Teroris

Peretasan atau pembobolan situs resmi Polri belum tentu dilakukan oleh teroris atau pihak yang menyimpan dendam terhadap polisi. "Belum tentu serangan ini diarahkan kepada situs polri, bisa saja random," ujar pakar teknologi informatika Ruby Alamsyah.

Situs Kepolisian Republik Indonesia yang beralamat polri.go.id, diduga telah diretas (hacked). Peretas mengajak pejuang Islam untuk bangkit. Ketika situs Polri dibuka, situs akan otomatis mengarahkan ke sebuah alamat http://www.polri.go.id/backend/index.html.

Namun dalam pantauan www.police-line.tk situs Polri tersebut tidak bisa diakses sama sekali alias blank. Hanya saja, link itu masih bisa diakses dengan cara mengetik link tersebut langsung.

Di alamat tersebut, barulah terlihat bahwa situs lembaga penegak hukum tersebut telah diretas. Di situ hanya ada latar berwarna hitam dengan sebuah foto dua orang berbaju khas kearab-araban mengibarkan bendera. Ada juga tulisan sebuah kalimat "Tiada tuhan kecuali Allah - Muhammad hamba dan utusan Allah". Selain itu ada juga tulisan "Bangkitlah singa-singa Islam!" yang terletak di bawahnya.

Menurut Ruby, dalam kasus pembobolan situs resmi Polri tersebut, bisa saja dilakukan oleh siapapun. Isi dan seruan yang tampil dalam layar hasil yang diubah hacker tersebut tidak mencerminkan pihak penyerangan terhadap situs penegak hukum itu.

"Mungkin ini diarahkan ke kelompok tertentu, mungkin ini akan banyak yang mengira dilakukan oleh pihak yang dendam terhadap polisi. Tapi dalam cyber crime semua ada jejaknya. Konten saja belum bisa mencerminkan si pelaku penyerangan," tegas Ruby.

Untuk itu Ruby mengimbau agar menungu hasil penyelidikan dan pembuktian jejak hacker tersebut untuk menentukan siapa dan apa motif pelaku pembobolan situs Polri tersebut.
Selengkapnya >>>

Situs Polri Gampang Dibobol

Pakar teknologi informatika Ruby Alamsyah mengakui Polri memiliki kelemahan dalam mengelola situs miliknya, sehingga mudah dibobol oleh hacker.


"Menurut saya, Polri sebagai sebuah institusi penegak hukum di Indonesia yang tugas utamanya melindungi masyarakat, kurang memiliki consern terhadap IT security. Faktor keamanan mungkin tidak menjadi konsentrasi utama mereka," ujar Ruby, Senin (16/5/2011).

Ruby juga mengaku bahwa sebetulnya selain situs Polri, kebanyakan situs badan pemerintah memiliki kelemahan dalam kemananan untuk menangkal hacker. Menurut Ruby, orang yang mengerti teknologi informasi banyak yang mengetahui bahwa situs-situs resmi itu memiliki kelemahan. Namun, sangat jarang orang yang berminat untuk membobol.

"Secara teknis, banyak situs pemerintah yang memang mudah dihack. Yang tahu juga banyak, tapi yang iseng sedikit. Soalnya lebih banyak yang tahu konsekuensinya (jika melakukan pembobolan)," tegas Ruby.

Sebelumnya diberitakan, Polri mengakui situs resminya telah dibobol atau diretas oleh pihak yang tidak bertanggung jawab. Polri akan mengusut pembobol situs resminya ini.

"Kita akan selidiki dan cari siapa pelakunya," kata Kepala Divisi Hubungan Masyarakat Polri Inspektur Jenderal Anton Bachrul Alam.

Anton mengakui, pihaknya baru mengetahui hari ini jika situs resminya diretas oleh pihak yang menurutnya ingin membenturkan Polri, dengan upaya pemberantasan terorisme.

Pembobol situs Polri itu mengajak pejuang Islam untuk bangkit. Ketika situs Polri dibuka, tampilan muka (www.polri.go.id) situs tersebut kosong, tapi tidak ada pesan error atau kejanggalan. Namun bila menuliskan http://www.polri.go.id/backend/index.html pada adress bar di browser, pengunjung dibawa pada sebuah halaman berlatar belakang hitam yang berisi tampilan foto dua orang berbaju khas kearab-araban mengibarkan bendera. Ada juga tulisan sebuah kalimat "Tiada tuhan kecuali Allah - Muhammad hamba dan utusan Allah". Selain itu ada juga tulisan "Bangkitlah singa-singa Islam!" yang terletak di bawahnya.

Selanjutnya di bawah foto dan tulisan terdapat link video yang telah dipublikasi di situs Youtube dengan judul 'Doa Hamba Allah yang Prihatin dengan Kondisi Umat Islam'. Doa tersebut diambil dari doa Syaikh Muhammad Al-Mohaisany, Imam Masjidil Haram, Mekkah. Di bawah link video tersebut terdapat arti doa tersebut dalam bahasa Indonesia.
Selengkapnya >>>

Pesan Jihad di Website Polri

Website Polri yang beralamat di http://www.polri.go.id di hack. Menurut pantauan MuslimDaily pada pukul 16.00 WIB tampilan website tersebut masih di penuhi latar belakang berwarna hitam dengan gambar dua orang mengibarkan bendera hitam.

Di bawah bendera hitam tersebut terdapat video dari youtube. Dan inilah pesan yang tertulis di website Polri yang beralamat di http://www.polri.go.id/backend/index.html

Sang hacker menamai dirinya k1ll@th3.tv

Tiada tuhan kecuali Allah - Muhammad hamba dan utusan Allah

Bangkitlah singa-singa Islam!

memperingati hari nakba
mengingat apa yang telah mereka perbuat kepada kaum Muslimin di negeri kaum Muslimin
mengingatkan untuk tidak lupa mendo'akan Mujahidin di manapun berada (Allahu A'lam)
harus tetap sadar akan upaya pembusukan Islam & Jihad yang dilakukan intelejen dan pejuang-pejuang anti Syari'ah Islam
kami tidak memiliki keterkaitan dengan kelompok manapun, menggunakan media ini untuk mendukung Mujahidin dan menyampaikan pesan

Bangkitlah singa-singa Islam!

Ya Allah Ya Tuhan Kami

Segala pujian dan kebesaran hanya milik Mu

Ya Allah Yang Maha Berkuasa Atas Segalanya

Yang Maha Besar Dan Maha Tinggi

Kami memohon dari Kebesaran dan Kekuatan Mu

Ya Allah berilah kemenangan kepada Mujahidin yang ikhlas di jalan Mu
Ya Allah semoga Engkau senantiasa di sisi mereka, bersama mereka

Ya Allah, Engkau berilah kemenangan kepada mereka
Berilah kekuatan kepada mereka
Ya Allah Tuhan kami

Satukan hati,pemikiran dan pandangan mereka
Ya Allah, fokuskan bidikkan senjata mereka
Gabungkan kekuatan dan hujah-hujah mereka
Ya Allah, tetapkan hati dan pendirian mereka

Ya Allah, kuasai musuh-musuh mereka
Ya Allah, pecah belahkan kesatuan musuh-musuh Islam
Ya Allah lunturkan semangat dan moral mereka

Ya Allah, lemahkan kekuatan mereka
Ya Allah, campakkan ketakutan yang amat sangat ke dalam hati mereka
Ya Allah, Tuhan kami
Nasib kami di Tangan Mu
Segala urusan kami serahkan kepada Mu

Ya Allah, Engkau Maha Mengetahui keadaan kami
Dan apa yang terjadi
Tiada satu pun terlepas dari pengetahuan Mu
Ya Allah, hanya kepada Mu kami mengadu kesengsaraan kami
Ya Allah hanya kepada Mu kami mengadu kesedihan kami, masalah kami
Hanya kepada Mu Ya Allah

Hanya kepada Mu Ya Allah, kami mengadu ketidakadilan
Dan kezaliman kaum yang menindas
Hanya kepada Mu Ya Allah,
Kami mengadu kekejaman orang-orang yang jahil

Hanya kepada Mu Ya Allah
Kami mengadu akan penindasan dan penipuan dari agen penjajah
Hanya kepada Mu Ya Allah
Kami mengadu ketidakadilan dan kekejaman orang-orang
Pendendam Nasrani

Ya Allah, zaman gelap penjajahan dan kezaliman telah berpanjangan
Ya Allah, zaman gelap penjajahan dan kezaliman telah berpanjangan
Ya Allah, zaman gelap penjajahan dan kezaliman telah berpanjangan
Ya Allah,
Kebencian dan dendam kesumat golongan yang tidak beriman kepada Mu
Sangat mendalam
Begitu juga dengan pembelot agama dan agen penjajah

Ya Allah, Ya Allah
Kirimkan bantuan pertolongan dari Mu
Kirimkan bantuan dari Mu untuk menegakkan kebenaran
Agar dapat kami bangkit dari penghinaan ini
Agar dapat kami bangkit dari fitnah ini
Agar dapat kami musnahkan musuh-musuh Islam
Ya Allah

Ya Allah, tumpaskanlah segala unsur ketidakadilan dan sumber penindasan
Ya Allah, tumpaskanlah segala unsur ketidakadilan dan sumber penindasan
Ya Allah, arahkan kekuatan Mu untuk memusnahkan kekuatan Amerika
Negara pusat kekufuran, pusat fasad
Ya Allah, arahkan kekuatan Mu untuk memusnahkan kekuatan Amerika
Negara pusat kekufuran, pusat fasad
Ya Allah, Engkau Maha Mengetahui keadaan mereka
Yang menyebarkan segala fasaad di atas muka bumi Mu

Ya Allah, mereka membunuh makhluk Mu dan para hamba Mu
Ya Allah, mereka menghina agama Mu
Ya Allah, Engkau Maha Berkuasa atas mereka
Arahkan kekuatan Mu, musnahkan mereka

Ya Allah ,arahkan kekuatan Mu, musnahkan mereka
Ya Allah, kirimkan ke atas mereka angin ribut kaum ‘Aad
Ya Allah, kirimkan ke atas mereka jeritan kaum Thamud
Kirimkan ke atas mereka badai kaum Noh

Ya Allah, kirimkan ke atas mereka
Balasan Mu yang datang dari langit dan yang keluar dari bumi
Ya Allah, jadikan perpecahan dalam negara mereka
Ya Allah, jadikan mereka berpecah belah
Lemahkan kekuatan para penjajah

Ya Allah, Ya Hayyu Ya Qayyum
Yang Maha hidup, Yang Maha Berdiri Sendiri
Ya Allah, jadikanlah mereka berada di dalam genggaman para Hamba Mu
Ya Allah, jadikanlah mereka berada di dalam genggaman para Hamba Mu

Ya Allah, jadika badai taufan yang berterusan untuk mereka
Ya Allah, jadika badai taufan yang berterusan untuk mereka
Ya Allah, bebaskan saudara Islam kami yang di tawan
Ya Allah, bebaskan saudara Islam kami dan kuatkan mereka
Ya Allah, teguhkan Iman mereka

Jadikan pelbagai cara untuk membantu mereka
Ya Allah, tangani orang yang menyeksa mereka
Ya Allah, tangani orang yang menyeksa mereka

Ya Allah, tangani orang yang menyeksa mereka
Hapuskan cengkaman mereka dengan Keagongan dan Kekuasaan Mu
Ya Allah, jadikan rencana musuh-musuh Islam sebagai

Penyebab kehancuran mereka dan berbalik kepada mereka
Ya Allah, Tuhan Seru Sekalian ‘Alam

Yang Maha Hidup, Yang Maha Berdiri Sendiri
Yang Memiliki Kebesaran dan Kemuliaan
Yang Maha Mendengar Doa, Yang Maha Dekat dan Yang Maha Mengabulkan doa
Kepada Mu kami memohon, kami yakin akan janji-janji Mu
Dan penerimaan Mu akan doa-doa kami
Dan kata-kata Mu adalah benar semata

Sesungguhnya Engkau telah berfirman:
“Berdoalah kepada Ku dan aku perkenankan doa kamu”
Ya Allah, perkenankan semua doa kami ini
Ya Allah,Yang Maha Hidup, Yang Maha Berdiri Sendiri

Yang Maha Perkasa
Yang Maha Menguasai segala yang berada di langit dan di bumi
Ya Allah, selamatkan Al-Aqsa dari kekejaman Yahudi
Ya Allah, selamatkan Al-Aqsa dari kekejaman Yahudi

Bebaskan Al-Aqsa dari cengkaman setiap Kafir yang dengki
Ya Allah, dapatlah kami melihat kebebasan Al-Aqsa
Dan musnahkan Yahudi pendengki
Wahai Tuhan Yang Memiliki Kemuliaan dan Kebesaran

Ya Allah, semua makhluk Mu adalah hina dan lemah di sisi Mu
Kerana Engkau Maha Mulia dan Maha Gagah
Ya Allah, Tuhan Pencipta kami
Yang menjadikan manusia dari satu jiwa
Ya Allah, Tuhan Yang Maha Tinggi Kedudukannya

Yang Maha Gagah Perkasa
Kami memohon ke hadrat agar Engkau berikan kemenangan
Kepada Islam dan Umat Islam sedunia
Ya Allah, Tuhan Yang Maha Hidup Yang Maha Berdiri Sendiri

Ya Allah, lindungi dan pelihara para ulamak yang bekerja keras
Ya Allah, lindungi dan pelihara para ulamak yang bekerja keras
Tetapkan pendirian dan iman mereka yang tetap ikhlas mengajak manusia ke jalan Mu
Tinggikan derajat mereka yang sentiasa mengajak manusia mengerjakan makruf
Dan mencegah melakukan mungkar

Dan cucuri rahmat Mu dan keberkatan ke atas Muslimin
yang menyertai dan mendukung usaha baik mereka
Ya Allah, Yang Maha Hidup dan Maha Berdiri Sendiri
Yang Memiliki Kebesaran dan Kemuliaan
Ya Allah, Engkau sediakan balasan terhadap kejahatan mereka
Hinakan kehormatan mereka, jejaki pusat mereka
Bagi mereka yang Engkau tidak mahu member hidayah Mu

Ya Allah, jadikan kesengsaraan sebagai nasib mereka
Ya Allah, jadikan kesengsaraan sebagai nasib mereka
Jadikan bala bencana pada hidup mereka
Tukarkan kesihatan mereka menjadi sakit
Gantikan kekuatan mereka menjadi kelemahan

Tukarkan kekayaan mereka menjadi kemiskinan
Kekuasaan mereka menjadi tak terdaya
Selengkapnya >>>

HAH! Situs Polri di-HACK???

Ketika situs Polri dibuka, situs akan otomatis mengarahkan ke sebuah alamat http://www.polri.go.id/backend/index.html. Namun dalam pantauan Police-Line, Senin (16/5/2011), situs Polri tersebut tidak bisa diakses sama sekali alias blank. Hanya saja, link itu masih bisa diakses dengan cara mengetik link tersebut langsung.


Di alamat tersebut, barulah terlihat bahwa situs lembaga penegak hukum tersebut telah diretas. Di situ hanya ada latar berwarna hitam dengan sebuah foto dua orang berbaju khas kearab-araban mengibarkan bendera. Ada juga tulisan sebuah kalimat "Tiada tuhan kecuali Allah - Muhammad hamba dan utusan Allah". Selain itu ada juga tulisan "Bangkitlah singa-singa Islam!" yang terletak di bawahnya.

Selanjutnya di bawah foto dan tulisan terdapat link video yang telah dipublikasi di situs Youtube dengan judul 'Doa Hamba Allah yang Prihatin dengan Kondisi Umat Islam'.

Doa tersebut diambil dari doa Syaikh Muhammad Al-Mohaisany, Imam Masjidil Haram, Mekkah. Di bawah link video tersebut terdapat arti doa tersebut dalam bahasa Indonesia.
Selengkapnya >>>

Facebook Mesin Spionase AS

Pendiri situs pembocor rahasia WikiLeaks, Julian Assange, ternyata tak mempercayai jejaring sosial. Dia bahkan mengatakan bahwa Facebook dan Twitter bukan alat yang bisa berguna untuk melangsungkan 'revolusi politik'.



Seperti dilansir situs Silicon Alley Insider, dalam sebuah wawancaranya dengan situs RT, Assange tegas-tegas mengatakan Facebook adalah "mesin mata-mata menakutkan yang pernah ditemukan".

"Facebook adalah database tentang orang yang paling komprehensif, lengkap dengan rekan-rekan mereka, nama-nama mereka, lokasi-lokasi mereka, serta komunikasi terhadap masing-masing mereka," ujar Assange.

Semuanya, Assange menambahkan, bisa diakses oleh agen intelijen AS. Sebab, kata Assange lagi, Facebook, Google, Yahoo, semua organisasi papan atas itu, membuat situs mereka dengan antarmuka yang bisa digunakan oleh intelijen AS.

"Sekarang, apakah berarti Facebook memang dijalankan oleh intelijen AS? Tidak, tidak seperti itu, Tapi sederhananya, intelijen AS mampu melakukan tekanan politik maupun hukum kepada mereka," kata Assange.

Jadi, setiap kali kita menambahkan seseorang ke dalam daftar teman, kata Assange, kita mempermudah pekerjaan intelijen AS dalam membangun database yang lengkap, dengan gratis.

"Sangat mahal untuk mereka (intelijen AS) untuk merekam data setiap orang satu per satu, jadi mereka membuat agar proses ini dilakukan secara otomatis.
Selengkapnya >>>

Hacker Jual Murah Situs Pemerintah AS

Ternyata, di kalangan para peretas (hacker), situs-situs pemerintahan AS dihargai begitu murah. Menurut laporan terbaru dari firma keamanan komputer Imperva, kontrol terhadap situs-situs pemerintahan AS diperjualbelikan mulai dari harga US$33-US$499 (Rp 300 ribu sampai Rp 4,5 juta).



Seperti dikutip dari situs ComputerWorld, pada sebuah forum 'bawah tanah' yang merupakan pasar gelap di kalangan hacker, Imperva menemukan adanya jual beli beberapa situs web pemerintah AS, termasuk situs milik kalangan militer.

Di antaranya adalah situs Pharmacoeconomic Center milik Departemen Pertahanan AS yang menganalisa penggunaan obat-obatan bagi militer, dan veteran AS. Lalu ada situs negara bagian Utah AS dan Michigan, situs pemerintahan Italia, maupun beberapa situs universitas di AS.

Tak hanya menjual situs pemerintah, para peretas juga mengobral beberapa informasi rahasia yang mereka curi dari berbagai situs hanya seharga US$20 (180 ribu) untuk 1000 informasi rahasia tadi.

Biasanya informasi ini diperlukan para spammer atau penipu online untuk melancarkan aksi-aksinya. Sejauh ini, Bar-Yosef mengatakan ada sekitar 16 situs pemerintahan dan 300 ribu data rahasia orang yang diperjualbelikan di forum itu.

Hacker Jual Murah Situs Pemerintah AS
Situs negara bagian, departemen pertahanan, dan militer AS dijual murah oleh para peretas.
SENIN, 24 JANUARI 2011, 12:24 WIB Indra Darmawan

Hacker menjual murah kontrol terhadap situs-situs pemerintahan AS (identityfraudnews.com)
BERITA TERKAIT
China, Surga Bagi Para Hacker
Intelijen AS Interogasi Hacker Wikileaks
Situs ITS Punya Celah
Hacker Pembobol 114.000 Data iPad Dicokok FBI
Hacker Penjebol Email Palin Dibui 20 Tahun

Ternyata, di kalangan para peretas (hacker), situs-situs pemerintahan AS dihargai begitu murah.
Menurut laporan terbaru dari firma keamanan komputer Imperva, kontrol terhadap situs-situs pemerintahan AS diperjualbelikan mulai dari harga US$33-US$499 (Rp 300 ribu sampai Rp 4,5 juta).
Seperti dikutip dari situs ComputerWorld, pada sebuah forum 'bawah tanah' yang merupakan pasar gelap di kalangan hacker, Imperva menemukan adanya jual beli beberapa situs web pemerintah AS, termasuk situs milik kalangan militer.
"Anda bisa membeli akses administrator situs-situs tersebut dengan mudah," ujar Noa Bar-Yosef, Senior Security Strategis Imperva. Padahal, semua itu adalah situs penting.
Di antaranya adalah situs Pharmacoeconomic Center milik Departemen Pertahanan AS yang menganalisa penggunaan obat-obatan bagi militer, dan veteran AS. Lalu ada situs negara bagian Utah AS dan Michigan, situs pemerintahan Italia, maupun beberapa situs universitas di AS.
Tak hanya menjual situs pemerintah, para peretas juga mengobral beberapa informasi rahasia yang mereka curi dari berbagai situs hanya seharga US$20 (180 ribu) untuk 1000 informasi rahasia tadi.
Biasanya informasi ini diperlukan para spammer atau penipu online untuk melancarkan aksi-aksinya. Sejauh ini, Bar-Yosef mengatakan ada sekitar 16 situs pemerintahan dan 300 ribu data rahasia orang yang diperjualbelikan di forum itu.

Bar-Yosef memperkirakan, hacker mampu mencuri data rahasia tersebut menggunakan serangan yang disebut SQL Injection. Biasanya laman web yang menyediakan boks pencarian atau form pengisian, bisa diserang, karena boks tersebut akan berhubungan langsung dengan database.

Menurutnya, tidak perlu keahlian teknis yang mendalam untuk melakukan hal itu. Bahkan hacker pemula yang biasa disebut dengan istilah 'script kiddies', bisa melakukan serangan jenis ini.

Namun, serangan SQL Injection bisa berakibat fatal. Misalnya pada kasus jebolnya sistem pembayaran milik perusahaan Heartland dan 7-Eleven oleh peretas bernama Albert Gonzalez.
Selengkapnya >>>

Waspadai Situs Tak Dikenal

Microsoft mengaku adanya celah keamanan di browser Internet Explorer yang menyebabkan terjadinya serangan cracker (hacker jahat) terhadap para pengguna Internet Explorer 6.Oleh karenanya, Microsoft menyarankan beberapa tip agar pengguna terhindar dari program-program jahat yang ingin mengeksploitasi celah keamanan tersebut.

"Kami menyadari akan adanya serangan terbatas terhadap kelemahan yang terdapat di IE 6. Hingga saat ini kami belum menemukan kasus yang sama terjadi di IE 7 maupun IE 8," kata Public Relation Manager Microsoft Indonesia Mona Monika kepada VIVAnews melalui surat elektronik.

Sementara program tambalan belum tersedia, Microsoft menyarankan pengguna IE untuk melakukan penyetelan keamanan Internet di browser IE ke tingkat tinggi. "Berdasarkan investigasi kami, pengguna perlu melakukan setting internet Zone Security ke level High, sehingga akan memproteksi pengguna dari masalah ini," kata Mona.

Ia menerangkan, penyetelan Internet Zone Setting dapat ditemukan di bagian Tools, lalu ke Internet Options kemudian ke mengubah tingkat Security ke opsi 'High'. Hingga kini, Microsoft memang belum mengeluarkan program tambalan (patch) untuk mengatasi celah keamanan pada browser Internet Explorer tersebut.

Namun, Mona menjelaskan, Microsoft sedang melakukan investigasi secara aktif atas serangan yang telah terjadi, bahkan bekerja sama dengan Google, serta para peminpin mitra bisnis untuk mengatasi hal tersebut.

Celah keamanan di IE ini sendiri mulai mengemuka sejak Google mengaku mendapat serangan dari para peretas asal China dan mengancam untuk hengkang dari negara Panda itu.

Serangan-serangan hacker China juga memanfaatkan celah keamanan Internet Explorer ini dan berupaya mencuri informasi dari akun Gmail aktivis-aktivis HAM negara itu. Akibat celah tersebut, Jerman dan Perancis menganjurkan warganya tak menggunakan Internet Explorer.

Menurut Microsoft, dengan celah keamanan ini, seorang cracker dapat menyembunyikan program jahat di sebuah website - baik personal maupun website umum - yang mengijinkan user generated content.

Bila Seorang pemakai internet mengakses website tersebut, maka sang cracker bisa mengakses komputernya dari jauh. Salah satu hal yang dapat dilakukan oleh sang cracker adalah pencurian ID. "Oleh karena itu, disarankan pengguna untuk berhati-hati dalam melakukan browsing ke website-website yang tidak dikenal." kata Mona.

Apalagi kode-kode eksploit yang bisa memanfaatkan celah keamanan IE, telah beredar di situs-situs, milis-milis, forum, milik komunitas peretas.
"Kami sedang melakukan investigasi yang sangat aktif serta melakukan kerjasama dengan berbagai pihak guna melindungi pelanggan dan pengguna produk kami," Mona melanjutkan.
Selengkapnya >>>

Trojan di Balik Pengecas Baterai Energizer

Sebuah trojan dilaporkan mengancam komputer pengguna yang menggunakan pengecas baterai USB Energizer Duo. Keberadaan trojan itu berhasil dideteksi berkat analisa dari perusahaan keamanan komputer Symantec.

Menurut Symantec, trojan telah aktif selama sekitar tiga tahun menginfeksi komputer-komputer Windows. Trojan itu dapat masuk ke komputer melalui software yang digunakan untuk pengecas baterai Energizer tersebut.
Trojan adalah program yang beroperasi secara sembunyi-sembunyi dalam sebuah komputer, dan memberikan celah kepada komputer lain untuk bisa mengakses komputer yang terkontaminasi secara remote.

Temuan trojan ini membuat Energizer untuk mengumumkan penghentian pemasaran produk pengecas baterai dan memindahkan situs yang menyediakan unduhan software bagi pengecas baterai. Energizer bahkan menghimbau kepada konsumen untuk meng-uninstal software versi Windows yang telah mereka unduh.

Energizer tidak menjelaskan bagaimana backdoor trojan bisa masuk ke dalam software. Namun, menurut US-CERT (badan keamanan komputer resmi AS), software installer untuk pengecas baterai Energizer Duo menempatkan file UsbCharger.dll pada direktori aplikasi dan file Arucer.dll pada direktori Windows system32.

Ketika software UsbCharger mengeksekusi, maka software memanfaatkan komponen UsbCharge.dll, UsbCharger.dll mengeksekusi Arucer.dll, dan mengkonfigurasi Arucer.dll untuk mengekskusi secara otomatis, saat Windows mulai dinyalakan.

Masalahnya, Arucer.dll adalah backdoor (pintu masuk) yang membolehkan sistem remote yang tak berwenang, mengakses ke ddalam komputer melalui TCP port 7777.
"Penyerang akan mampu mengendalikan sistem dari jarak jauh, termasuk kemampuan untuk mengumpulkan daftar direktori, mengirim dan menerima file, dan mengeksekusi program," kata US-CERT.

Untuk menangkal trojan ini, pengguna dapat masuk ke direktori Windows system32, kemudian menghapus Arucer.dll. Namun sistem perlu direstart sebelum file secara resmi dihapus. Cara lain, pengguna bisa mengenyahkan software UsbCharger secara keseluruhan.

Arucer.dll akan tetap tersimpan pada direktori system32, tapu mekanisme untuk mengeksekusi kode di DLL tidak akan ada lagi. Cara terakhir, adalah memblok akses [port] 7777/tcp agar koneksi luar ke backdoor bisa dihindari.
Selengkapnya >>>

Karyawan Google Sebar Exploit di MS Windows

Seorang karyawan Google dikecam karena secara sengaja merilis kode program yang bisa mengeksploitasi celah keamanan yang dimiliki platform Windows.

Tavis Ormandy, seorang karyawan Google, mendapat kecaman dari banyak orang, karena menyebarkan program yang berbahaya bagi komputer Windows XP dan Windows Server 2003.

Seperti dikutip dari The Register, lubang itu ditemukan pada browser Internet Explorer namun bisa berfungsi juga pada browser lainnya. Bahkan lubang ini bisa lebih cepat menginfeksi bila pengguna sedang menyalakan Windows Media Player.
Cacat ini ditemukan oleh Ormandy, pada Windows Help Centre. Lubang terletak pada Bantuan (Help) yang menggunakan daftar putih (white list) berisi laman-laman web yang diperbolehkan untuk diakses.

Masalahnya, dengan adanya white list itu, memungkinkan seseorang untuk menambahkan link-link URL yang bisa mengarahkan pengguna ke laman berbahaya, ke dalam daftar white list itu.

Langkah Ormandy merilis kode jahat yang bisa menginfeksi sistem Windows itu, ditempuh hanya lima hari setelah ia melaporkan celah keamanan itu kepada pihak Microsoft.

Umumnya, saat menerima laporan tentang adanya celah keamanan, Microsoft akan merespon dan menyiapkan tambalan terhadap lubang itu.
Belakangan Ormandy menganggap Microsoft tidak akan mengeluarkan tambalan, seperti yang diharapkan.

Oleh karenanya, kemudian ia sengaja mengedarkan kode software yang bisa memanfaatkan celah keamanan tersebut. Semuanya dengan tujuan agar Microsoft memperhatikan notifikasi darinya.

Namun, aksi Ormandy mendapat kecaman tajam karena ia adalah karyawan Google, yang merupakan rival utama Microsoft.
Selengkapnya >>>