Saat Police Line mengunjungi situs pemerintah provinsi Banten, ternyata tampilan situs sudah berubah (deface).
Alih-alih menampilkan informasi seputar provinsi Banten, pelaku hacking menuliskan kekesalan mereka terhadap pendukung sepakbola di Indonesia, khususnya pendukung Persita Tangerang.
“Teman kami, sahabat kami contoh dari satu atau mungkin ratusan korban dari anarkisme pendukung persita. Tetapi bukan hanya persita, tetapi hampir semua supporter sepakbola indonesia melakukan tindakan anarkisme. Apa tindakan anda sebagai pemimpin propinsi ini? Kami juga menyukai sepak bola, dan kami tidak melarang datangnya supporter sebagai penyemangat pemain di lapangan hijau, tetapi bukan anarkisme yang kami harapkan.
Tahukah anda bahwa supporter yang anarkis tersebut masih dibawah umur? Mungkin masih sekolah SD, SMP ataupun SMA? Mereka itu adalah penerus penerus propinsi ini. Mereka memang sedang senang-senangnya untuk menunjukkan bahwa mereka kuat, berani dan hebat. Kalau menunggu mereka sadar bahwa mereka adalah penerus penerus, kapan propinsi ini akan bangkit? Kami mengharapkan anda yang bertindak, dan tidak menunggu.
Kami sangat berharap anda sebagai penguasa bisa memberikan perintah untuk menertibkan supporter yang anarkisme tersebut, atau agar mereka jera hukum saja dengan hukuman yang seberat beratnya agar yang lain jera, dan banten menjadi contoh dari propinsi propinsi lain di Indonesia. Kondisi ini sangat kritis, mau dibawa kemana propinsi ini kalau pemimpinnya tidak peduli dan generasi muda anarkis. Perbantukan aparat kepolisian untuk mengawasi para supporter, kalau perlu perbantukan ABRI jika masih kurang personilnya.
Maaf atas cara kami dalam menuangkan keluhan kami, dan supaya anda tau bahwa propinsi ini memiliki sumber daya manusia yang tidak kalah dengan sumber daya manusia propinsi lainnya.
Untuk Teman kami, Sahabat Kami Dwi, Iksan, Adi dan kawan kawan, semoga cepat sembuh,” demikian tulis peretas situs tersebut.
Di situs tersebut, peretas juga memuat berita seputar keterlibatan supporter persita dalam tawuran dengan mahasiswa STMIK Rahardja saat ratusan pendukung klub sepak bola tersebut meninggalkan stadion, usai pertandingan melawan Persipasi Bekasi, Jumat lalu dan menyebabkan empat orang luka-luka.
Share
Pendukung Persita Berulah, Web Banten Dihack
Label:
Aksi Nekat,
Cyber Crime,
Cyber War,
Fenomenal,
Hacker,
Hacking,
I-net,
Indonesian,
Kejahatan,
Komputer,
Kriminal,
Security,
Situs,
Spam,
Tak Disangka,
Website
-
Alam semesta menyimpan banyak misteri yang belum diketahui manusia. Sebuah objek baru yang aneh dan misterius ditemukan di luar angkasa. Obj...
-
Ericsson memberikan dukungan penuh kepada Indosat untuk melakukan modernisasi jaringan telekomunikasi melalui teknologi canggih untuk mening...
-
Percaya atau tidak, seorang bocah kelas III SD di Cipinang Muara, Jatinegara, Jakarta Timur, dilaporkan telah menyekap enam rekannya di dala...
-
Dua hacker Jerman berhasil mengakses komputer milik lebih dari 50 artis pop terkemuka, termasuk Justin Timberlake dan Lady Gaga. Mereka beru...
