SAN FRANSISCO - 40 persen dari total akun Facebook yang ada diperkirakan memberikan informasi identitas palsu. Akun tersebut ditengarai dibuat oleh penjahat internet.
Dari sekira 400 juta pengguna internet didunia, 160 juta akun yang ada di jejaring sosial tersebut diperkirakan dibuat oleh spammer dan penyebar malware. Akun-akun palsu tersebut dibuat untuk menginfeksi pengguna dengan spam dan virus berbahaya yang disebar.
Hal ini disampaikan peneliti jaringan keamanan dari penyedia layanan teknologi Cloudmark yang berbasis di Eropa, Neil Cook. Menurutnya, akun palsu di Facebook berjumlah 20 hingga 40 persen dari total akun yang ada di jejaring sosial tersebut.
Cook menjelaskan, sekali membuat profil palsu, pembuat virus akan mendorong pengguna untuk mengklik link yang menghantarkan pengguna ke situs-situs berbahaya, dengan memasukkan link tersebut ke wall atau blog pengguna lain.
Cara lain adalah dengan menawarkan pengguna untuk mengunjungi halaman profil mereka melalui permintaan teman atau pesan pribadi. Halaman profil itu akan menghubungkan pengunjung ke situs malware.
"Jaringan sosial sangat kolaboratif sehingga besar kemungkinan bagi para spammer dan pembuat virus untuk menyerang. Dimana ada jejaring sosial yang cukup besar, maka di situlah spammer akan menyerang," kata Cook, seperti dikutip melalui Yahoo News, Selasa (11/5/2010).
Cook juga memprediksi, spam melalui SMS menyebar dari China dan negara-negara Asia lainnya akhirnya akan merembes ke pasar Inggris.
Share
40% Identitas Pengguna Facebook Palsu
Label:
Facebook,
Tak Disangka
-
Saya ingin berbagi ilmu dengan teman2 sekalian yang ingin belajar Networking dan Server. Banyak orang yang bertanya kepada saya apa sih yang...
-
Tentu kalau mendengar berita soal account profile Facebook teman kita yang di hack, itu hal yang biasa. Tapi kali ini ada hal yang jauh lebi...
-
Ratusan ribu dokumen rahasia Amerika Serikat yang terdiri dari catatan diplomatik dan rahasia perang hilang. Siapa sangka bahwa semua dokume...
-
Tekanan yang terus menerus dialami oleh WikiLeaks dan pendirinya, memicu aksi balas dendam yang dilakukan oleh para hacktivist (aktivis hack...
-
Badan Intelijen Amerika Serikat (AS) memprediksi jika negara tersebut tidak akan menang jika cyberwar benar-benar terjadi saat ini. Hal ini ...
-
Perang internet (cyber war) yang gencar akhir-akhir ini menyangkut sepak terjang WikiLeaks telah membuat prihatin suatu lembaga Perserikatan...
