Yahoo berencana untuk berinvestasi pada sejumlah hacker yang memiliki ide dan teknologi cemerlang. Hal ini dikatakan oleh Jeff Kinder, Senior Vice President for Media Products and Solutions, kepada situs MacWorld, di sela-sela pelaksanaan Yahoo Open Hack Day di Bangalore, India.
Selama ini, hacker dan ajang “Yahoo Open Hack Day” memang selalu menjadi momentum penting bagi Yahoo. Namun Yahoo memang tidak memiliki model pendanaan yang baku bagi para hacker yang mengikuti ajang Yahoo Open Hack Day.
Yahoo Meme, salah satu layanan mikroblog Yahoo yang ditransformasikan, dari semula hanya merupakan ide internal Yahoo, menjadi sebuah produk di platform yahoo, setelah acara Open Hack Day di Brazil, pada akhir 2008.
Setelah application programming interface (API) milik Yahoo dibuka bagi para hacker di acara tadi, “dalam waktu singkat, komunitas developer benar-benar sangat membantu untuk menjadikan seperti produk yang ada saat ini,” kata Kinder.
Kini layanan Yahoo Meme telah tersedia di berbagai negara meliputi Brazil, Filipina, Indonesia, Mexico, Taiwan, dan India. Selain itu, Koprol, startup asal Indonesia yang menyediakan layanan jejaring sosial berbasis lokasi, juga diakuisisi oleh Yahoo pada Mei lalu, setelah memamerkan teknologinya di acara Open Hack Day tahun lalu.
Ajang Open Hack Day sendiri, awalnya adalah sebuah acara internal bagi developer di Yahoo. Belakangan, Hack Day menambah jumlah peserta mereka yang berasal dari berbagai negara, termasuk para developer dari London, Brazil, Taiwan, Jakarta, dan Bangalore.
Untuk acara di Bangalore, Open Hack Day diikuti oleh sekitar 1.800 pendaftar, yang mana 500 di antaranya diseleksi. Di acara itu, ada 123 proyek hack, sehingga menjadikan ajang itu sebagai acara Open Hack Day terbesar yang selama ini diselengarkan oleh Yahoo, kata Kinder.
Selengkapnya >>>
Yahoo Akan Danai Para Hacker
Wah, Hacker Bisa Bikin ATM ‘Muntahkan’ Uang
Seorang peneliti keamanan menunjukkan sebuah cara membobol mesin ATM. Efek pembobolan itu, ATM bisa ‘memuntahkan’ seluruh uang di dalamnya ala mesin jackpot.
Hal itu didemonstrasikan oleh Barnaby Jack, seorang peneliti keamanan dari IOActive, dalam konferensi keamanan Black Hat yang digelar di Las Vegas.
Seperti dikutip detikINET dari TheRegister, pembobolan dilakukan Jack pada dua mesin ATM yang paling banyak digunakan di dunia. Satu buatan Tranax Technologies dan satu lagi dari Triton Systems.
Dalam pembobolan mesin Tranax, Jack menunjukkan bagaimana ia bisa ‘masuk’ ke mesin itu lewat internet. Setelah di dalam, Jack bisa melihat password admin dan nomor-nomor PIN.
Nah, yang lebih seru, Jack menunjukkan bagaimana ia bisa membuat mesin itu ‘muntah’. Lembar demi lembar uang keluar dari mesin ATM yang dibobolnya bagaikan mesin judi jackpot.
Di mesin Triton, Jack menunjukkan bahwa kunci mesin itu bisa dibeli dengan mudah di internet. Setelah membuka mesinnya, Jack bisa memasang program jahat lewat USB Flashdisk.
Demo yang dilakukan Jack tadinya akan ditunjukkan pada 2009. Namun hal itu dibatalkan karena kedua produsen mesin belum memiliki patch untuk mencegah serangan itu.
Kini, Jack mengatakan, Tranax dan Triton telah mengeluarkan patch untuk menutup celah yang didemokannya. Namun ia yakin bahwa ia bisa menemukan celah keamanan lainnya, bahkan pada mesin produksi perusahaan yang lain.
“Setiap ATM yang saya teliti, saya menemukan kelemahan fatal yang memungkinkan saya untuk menyedot uang dari mesin itu,” tukasnya.
Selengkapnya >>>
‘Samurai Cyber’ Latih Jawara Keamanan TI Indonesia
Para jawara keamanan cyber Indonesia mendapat tamu khusus beberapa waktu lalu, yakni kedatangan tamu ahli kemanan TI asal Jepang. Sang Samurai cyber pun melatih para jawara lokal.
IGN Mantra, Analis Senior Keamanan Informasi Internet Traffic Monitooring ID-SIRTII mengatakan, si Samurai Cyber kali ini memberikan pelatihan gratis dalam bentuk training bertajuk ‘Malware Analysis Training’ di ID-SIRTII.
Mereka yang dilatih berasal dari berbagai institusi penting di Indonesia seperti dari kepolisian RI, Kementerian Komunikasi dan Informatika, Internet Service Provider dan para peneliti kampus.
Siapakah si Samurai Cyber ini? Dia adalah Takayoshi Shiigi, Manager dan Analis Senior dari Analysis Center JPCERT/CC yang sudah bekerja di bidang cyber security selama 13 tahun.
Shiigi mengatakan bahwa orang Indonesia sangat mudah untuk diajak bekerja sama dan cepat mengerti dalam menggali ilmu-ilmu analisis malware. “Seberat apapun materi yang diberikan, orang-orang Indonesia tetap bertahan dan ingin menguasai ilmu-ilmu pertahanan cyber ini,” kata Mantra, menggambarkan penilaian Shiigi.
Keisuke Kamata, Deputy Director of Global Coordination Division JPCERT/CC juga mengatakan, sepertinya analisis malware adalah ilmu baru bagi orang-orang Indonesia. Makanya mereka begitu antusias untuk dapat menguasainya.
Memang di Jepang, ilmu analisis malware sudah dipelajari di bangku kuliah sejak beberapa tahun lalu. Sementara penelitian di Jepang untuk bidang malware jauh lebih dalam untuk menangkis berbagai serangan cyber hacking.
“Kamata dan pemerintah Jepang sangat fokus terhadap berbagai penelitian dan pekerjaan menangkis serangan cyber hacking termasuk berbagai malware yang dikirim dari negara-negara lain, sehingga perlu kerja sama lebih lanjut dengan negara lain yang ingin bersama-sama menghalau serangan cyber,” tutur Mantra.
Pemerintah Jepang pun berjanji akan memberikan berbagai pelatihan gratis bidang cyber security dan instruktur terbaik kepada putra putri Indonesia yang memang ingin fokus untuk memperkuat pertahanan informasi negara Indonesia baik sekarang dan di masa-masa yang akan datang.
Selengkapnya >>>
Indonesia Pengakses Situs Porno Tertinggi
Menteri Komunikasi dan Informatika Tifatul Sembiring mengungkap data mengkhawatirkan. Belanja akses situs porno dari Indonesia ternyata mencapai US$3.673 per detik atau setara dengan Rp33 juta lebih setiap detiknya.
“Ini sangat mengkhawatirkan,” katanya, saat menghadiri Hari Koperasi Nasional di Surabaya. Menurutnya, untuk kategori pengakses situs porno, Indonesia termasuk yang terbesar di dunia.
Mengacu pada data Kementerian Kominfo, pengakses situs-situs porno itu bervariasi, termasuk kalangan siswa. Pengakses dari kalangan siswa SMP mencapai 4.500 pengakses, sedangkan 97,2 persen siswa SMU diperkirakan pernah mengakses situs esek-esek ini.
Akibatnya kepada perilaku seks bebas di kalangan siswa, kata Tifatul, pun serius. Sekitar 62,1 persen siswa mengaku pernah melakukan hubungan seks dan 21,2 persen pernah melakukan aborsi. “Saat ditanya, mereka mengaku terbiasa mengakses situs porno di Internet,” kata Tifatul.
Untuk itu, dalam waktu dekat Kementerian Komunikasi dan Informatika akan segera memblokir berbagai situs porno.
Masalahnya, masih kata Menteri Tifatul, memblokir situs porno lokal sangatlah mudah, bisa langsung ditutup dengan mengacu pada UU Anti Pornografi. Untuk situs dari luar negeri perlu upaya khusus. Yang ini akan diblokir antara lain melalui 300 Internet Service Provider (ISP) yang terdaftar di Kementerian Kominfo.
Untuk ini, Kementerian Kominfo telah membahasnya dengan pengelola ISP dan Asosiasi Pengusaha Warnet Indonesia. Diharapkan, satu bulan ke depan langkah ini sudah bisa efektif menekan peredaran materi porno di Internet.
Yang jadi target Tifatul bukan hanya situs porno, tapi juga termasuk “situs bermuatan SARA dan konten negatif lainnya.” Termasuk berbagai laman yang berisi materi-materi penuh tindak kekerasan, perjudian dan penipuan.
Selengkapnya >>>
Demo Jebol Mesin ATM Lewat Internet
Seorang peneliti keamanan menunjukkan sebuah cara membobol mesin ATM. Efek pembobolan itu, ATM bisa ‘memuntahkan’ seluruh uang di dalamnya ala mesin jackpot. Hal itu didemonstrasikan oleh Barnaby Jack, seorang peneliti keamanan dari IOActive, dalam konferensi keamanan Black Hat yang digelar di Las Vegas.
Pembobolan dilakukan Jack pada dua mesin ATM yang paling banyak digunakan di dunia. Satu buatan Tranax Technologies dan satu lagi dari Triton Systems. Dalam pembobolan mesin Tranax, Jack menunjukkan bagaimana ia bisa ‘masuk’ ke mesin itu lewat internet. Setelah di dalam, Jack bisa melihat password admin dan nomor-nomor PIN.
Nah, yang lebih seru, Jack menunjukkan bagaimana ia bisa membuat mesin itu ‘muntah’. Lembar demi lembar uang keluar dari mesin ATM yang dibobolnya bagaikan mesin judi jackpot.
Di mesin Triton, Jack menunjukkan bahwa kunci mesin itu bisa dibeli dengan mudah di internet. Setelah membuka mesinnya, Jack bisa memasang program jahat lewat USB Flashdisk.
Demo yang dilakukan Jack tadinya akan ditunjukkan pada 2009. Namun hal itu dibatalkan karena kedua produsen mesin belum memiliki patch untuk mencegah serangan itu.
Kini, Jack mengatakan, Tranax dan Triton telah mengeluarkan patch untuk menutup celah yang didemokannya. Namun ia yakin bahwa ia bisa menemukan celah keamanan lainnya, bahkan pada mesin produksi perusahaan yang lain.
Selengkapnya >>>
Penjahat Cyber Manfaatkan Pencarian Google
Jaman dulu, orang hanya perlu menghindari situs Web jahat atau mencurigakan untuk menjaga agar komputer tidak terinfeksi dan informasi tidak dicuri. Namun kini, malware tidak lagi eksklusif menuju situs-situs jahat. Situs-situs resmi pun dapat dengan mudah terinfeksi dan meneruskan ancaman kepada pengunjung situs yang tidak menyadarinya.
Seperti kasus yang baru-baru ini terjadi. Symantec Security Response mengamati situs-situs web terinfeksi yang menyusupi komputer pengunjung situs dan menjadikannya bagian dari botnet (kumpulan komputer yang telah diambil alih oleh penjahat cyber).
Botnet tersebut akan memanipulasi hasil pencarian Google, menginjeksi iklan-iklan dan link-link tanpa diketahui oleh pengguna yang terinfeksi. Nah, malware tersebut seperti telah mengalirkan dolar dari Google dengan cara menginjeksikan iklan-iklan dan link-link untuk pencarian tertentu. Pada akhirnya, pengguna yang terinfeksi akan menerima link pengganti yang mengarah ke situs web jahat dan palsu dalam pencarian di Google.
Pada tahun 2008, Symantec mengamati serangan Web dari 808.000 URL unik. Dari banyak URL tersebut, banyak di antaranya yang merupakan situs web yang umum diakses, seperti: situs berita, travel, ritel online, game, real estat, pemerintah dan sebagainya. "Jadi, keyakinan umum bahwa kita akan aman bila hanya mengunjungi situs-situs yang baik tidak berlaku lagi," kata Ronnie Ng (Manager, System Engineering, Indonesia, Symantec).
Lalu, bagaimana agar keamanan komputer selalu terjaga. Symantec memberikan beberapa tips seperti berikut ini:
Pertama. Menjaga agar software keamanan selalu up-to-date. Software yang dimaksud di sini meliputi sistem operasi (misal: Windows), aplikasi, web browser dan software plug-in. Untuk lebih praktisnya dan bila memungkinkan, pengguna sebaiknya mengaktifkan update software otomatis, sehingga ketika update terbaru dirilis, akan otomatis diunduh atau diinstall ke dalam komputer.
Tips yang kedua: Selalu berhati-hati. Merujuk sifat ancaman saat ini, konsumen memerlukan peringatan sebelum mengunjungi sebuah situs yang terinfeksi. Fakta membuktikan, hampir 60% dari situs tidak aman diidentifikasi oleh Norton Safe Web.
Dari hasil penelitian diketahui situs tersebut memiliki ancaman yang dapat menginfeksi PC tanpa pengguna perlu mengunduh atau menginstal file. Untuk amannya, dapat mencoba Norton versi 3 yang kini meliputi Norton Safe Web, yang mampu memberikan perlindungan online bagi Anda, baik ketika browsing atau melakukan pencarian.
Selengkapnya >>>
-
Genderang perang antar hacker Indonesia dengan Malaysia rupanya telah ditabuh. Setelah, sebelumnya dua kelompok dari yadoyy666 (Indonesia) d...
-
Para hacker menggunakan keahliannya dalam komputer untuk melihat, menemukan dan memperbaiki kelemahan sistem keamanan dalam sebuah sistem ko...
-
Terorisme cyber merupakan aktivitas para teroris di dunia maya. Kehadiran kelompok teroris dengan menggunakan internet sebagai kendaraannya ...
-
Hacker memperingatkan, situs resmi milik Universitas Trisakti ternyata dapat dengan mudah ditembus dari luar, termasuk situs-situs seluruh f...
-
Sophos, perusahaan spesialis IT memperingatkan bahwa hacker berusaha mengeksploitasi masalah yang terjadi pada produk antivirus McAfee yang ...
-
Situs mikroblogging Twitter diduga sempat jadi korban aksi pihak yang menamakan diri 'Turkish Hackers'. Pada saat kejadian, situs ya...
